Pencuri Kabel Listrik PLN Ditangkap Polsek Polut Takalar

KabarMakassar.com — Pelaku pencurian kabel listrik di Kelurahan Malewang, Kabupaten Takalar berhasil diamankan personel Polsek Polongbangkeng Utara (Polut), Takalar. Sebelum diamankan pelaku bernama Ridwan (34) warga Kabupaten Gowa sempat diamuk massa.

Kapolsek Polut, AKP Hermansyah mengatakan sebelum pelaku diamankan pelaku sempat melarikan diri sehingga terjadi aksi kejar-kejaran. Menurutnya, pelaku yang menggunakan mobil Xenia miliknya terjun ke persawahan.

“Pelaku diamankan pada dini hari tadi. Aksi kejar-kejaran personel dengan petugas PLN di Jalan Poros Takalar sempat terjadi. Pelaku yang terdesak sehingga mobilnya terjun ke sawah,” kata AKP Hermansyah, Kamis (14/5).

Menurutnya pelaku yang sempat diamuk massa setelah mobilnya terjun ke persawahan berhasil diamankan. “Pelaku kita larikan ke rumah sakit RSUD Padjonga terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Diketahui, barang Bukti yang diamankan yakni kendaraan roda empat jenis Daihatsu Xenia Warna Silver dan kabel listrik dengan berat 8 kilogram diamankan polisi. Pelaku sendiri dipersangkakan dengan pasal 362 tentang pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Pencuri Mesin Pompa Air Sawah di Takalar Diringkus Polisi

KabarMakassar.com — Empat pelaku pencurian mesin pompa air bantuan pemerintah berkapasitas 23 PK yang digunakan para petani untuk mengairi sawah di Dusun Panjojo, Desa Lassang Barat, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar pada pekan lalu, akhirnya diringkus Tim Buser Polsek Polongbangkeng Utara Takalar dibantu Tim Buser Polsek Bontonompo Gowa, Selasa (11/2) malam.

Kanit Reskrim Polsek Polongbangkeng Utara, Aiptu Suaib Pasang menyebutkan, keempat warga Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar yang diringkus di rumahnya masing-masing tersebut yakni Alex Dg Ngemba (39) warga Dusun Panjo’jo Desa Lassang; Renaldi (21) warga Lingkungan Talakapanrang, Kelurahan Parangluara; Abdul Majid (21) warga Dusun Panjo’jo, Desa Lassang Barat; dan Arman (31) warga Dusun Bontorannu, Desa Massamaturu.

“Para pelaku melakukan aksi kejahatannya itu di malam hari, dengan cara membobol ruangan penyimpanan mesin pompa air tersebut. Mesin pompa air berbobot besar yang dicuri itu diperkirakan harganya berkisar di atas Rp30 juta,” kata Suaib, Rabu (12/2).

Dari hasil penangkapan keempat tersangka, lanjut Suaib, polisi menemukan barang bukti berupa satu unit mesin pompa air. Setelah diringkus,
keempat pelaku diamankan di Mapolsek Polongbangkeng Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun,” terangnya.