Polres Gowa Amankan 14 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika

KabarMakassar.com — Sebanyak 14 warga diamankan Satresnarkoba Polres Gowa, (5/8). Mereka ditangkap karena diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Terkait hal itu, Kapolres Gowa, AKBP Boy Samola mengatakan penangkapan 14 pelaku penyalahgunaan narkotika pada operasi yang dimulai sejak 19 Juli hingga 3 Agustus 2020. Ia mengaku pihaknya tidak akan segan menindak tegas kepada pelaku jika melakukan peredaran di wilayah hukum Polres Gowa.

“Komitmen Polres Gowa sudah jelas bahwa, akan melakukan tindakan hukum dan menumpas jika masih ada yang terus mencoba coba melakukan aksi di Gowa ini dan kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas,” kata Boy.

Sementara Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan menjelaskan berbagai modus dan motif terungkap ketika seluruh pelaku dilakukan interogasi.

“Latar belakang para pelaku umumnya telah berkeluarga dan motif melakukan aksi disebabkan masalah ekonomi yang mana para pelaku membutuhkan biaya hidup,” kata Tambunan.

Tambunan mengungkapkan sejak 19 Juli hingga 3 Agustus 2020 pihaknya berhasil menyita 15,41 gram sabu dan mengamankan terduga pelaku sebanyak 14 orang.

“Dengan jumlah barang bukti yang berhasil disita itu akan dapat menyelamatkan ratusan orang di Gowa dari bahaya narkoba,” sebut Tambunan.

Ia menambahkan barang haram itu didapatkan dan dibeli oleh para pelaku di Kota Makassar, kemudian diedarkan di Gowa dengan sasaran kalangan swasta dan buruh bangunan.

“Karena perbuatannya para pelaku di persangkakan dengan berbagai pasal yang berbeda sesuai UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 hingga 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Tripika Pattallassang Gelar Rakor Pembentukan Posko Balla Ewako

KabarMakassar.com — Tripika Kecamatan Pattallassang yakni Kepala Kecamatan (Camat) Pattallassang Bahtiar, Kapolsek AKP Chamiseng dan Danramil Lettu Hasan Basri menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) membahas tentang Pembentukan Posko ” Balla Ewako di Aula Kantor Camat Pattallassang Jalan Diponegoro Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar , Jumat (10/7).

Rakor turut dihadiri para Lurah se-Kecamatan Pattallassang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kanit Intel Polsek Pattallassang, serta mahasiswa dan mahasiswi KKP Unhas.

Camat Pattallassang Bahtiar mengatakan sangat mendukung program Balla Ewako yang diusung oleh kepolisian Republik Indonesia (Polri) utamanya Polres Takalar.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Pattallassang sangat mengapresiasi program Polri untuk pembentukan balla ewako,” kata Bahtiar kepada para tamu.

Camat berharap tiga pilar yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa dan lurah dapat bekerja sama dalam pembangunan Balla Ewako.

“Saya berharap ketiga pilar ini dapat bekerja sama dalam pembangunan Posko Balla Ewako di Kecamatan Pattallassang,” ungkap Camat.

Sementara Kapolsek Pattallassang AKP Chamiseng menuturkan Pengadaan Balla ewako sangat penting di tengah-tengah masyarakat karena merupakan tempat pertemuan atau posko dari Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Kepala Kelurahan/Desa untuk penanganan dari permasalahan yang terjadi di masyarakat.

“Disamping itu Balla Ewako bisa juga difungsikan sebagai tempat penanganan awal dan pencegahan penyebaran covid 19,” ucap Kapolsek.

Hal yang sama juga dikatakan Danramil Pattallassang Lettu Hasan Basri, menurutnya pembentukan Balla Ewako bisa sebagai tempat penanganan awal dari permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

“Masyarakat pasti akan mendukung pembentukan balla ewako apabila keberadaan Balla ewako bisa menjadi solusi dari permasalahan yang ada di masyarakat,” pungkas Danramil.

Adapun Hasil dari Kegiatan tersebut  Bahwa disepakati disetiap Kelurahan untuk Wilayah Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar akan membentuk Posko ” Balla Ewako”.

Ini Harapan Kapolres Takalar di HUT Bhayangkara ke-74

KabarMakassar.com — Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-74 tahun, Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono berharap personel Polres Takalar Introspeksi dan Retrospeksi terhadap kinerjanya.

Hal itu dikatakan AKBP Budi Wahyono ketika membacakan amanat Kapolda Sulsel saat merayakan syukuran Hari Jadi Bhayangkara ke-74 di halaman Mapolres, Rabu (1/7).

Syukuran hari jadi Bhayangkara ke-74 dihadiri Wabup Takalar H Achmad Daeng Se’re, Dandim Takalar Letkol Inf Ilham Yunus, para Camat dan lurah se-Kabupaten Takalar serta organisasi wartawan PWI Takalar dan JOIN Takalar.

“Peringatan hari Bhayangkara kali ini, merupakan momentum yang sangat tepat bagi jajaran Polri untuk melakukan Introspeksi dan Retrospeksi terhadap kinerja yang telah dilakukan selama ini, serta sejauh mana kita mampu mengemban amanah yang dipercayakan oleh
masyarakat,” ucap Kapolres Takalar, AKBP Budi.

Lanjut AKBP Budi Wahyono, prinsip hari esok lebih baik dari hari ini.

“Peringatan hari Bhayangkara hari ini dapat dijadikan sebagai batu pijatan untuk melangkah maju kearah yang lebih baik,” papar Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi-tingginya kepada jajaran Polres Takalar Polda Sulsel dalam mengawal dan menjaga keamanan serta ketertiban selama pandemi Covid-19.

Dia juga menuturkan kepercayaan publik kepada Polri semakin membaik dari waktu ke waktu sehingga Indikator politik menjadikan Polri berada di urutan ketiga (Setelah TNI dan Presiden) dengan indeks kepercayaan 79,4 persen.

“Semoga hal ini menjadi penyemangat dalam pelaksanaan tugas kita dengan tetap mengedepankan tindakan Preemtif, Preventif dan Humanis. Penegakan hukum merupakan alternatif terakhir,” harap AKBP Budi Wahyono.

Kr Kio Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Virtual di Mapolres Gowa

KabarMakassar.com — Wakil Bupati Gowa, H. Abd Rauf Malaganni menghadiri dan mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-74 secara virtual di Aula Endra Dharmalaksana, Mapolres Gowa, Rabu (1/7).

Usai mengikuti upacara, H. Abd Rauf Malaganni berharap pada usia ke-74 tahun ini Polri dan jajarannya kepolisian khusus di Polres Gowa semakin baik dan terus meningkatkan situasi yang kondusif dan aman di Gowa.

“Jika Kamtibmas kondusif maka masyarakat tentu akan ikut sejahtera aman tentram dan tentu masyarakat Kabupaten Gowa akan lebih baik kedepannya,” kata Kr Kio sapaan akrab H. Abd Rauf Malaganni.

Selain itu, Kr Kio juga berharap sinergitas antara jajaran Polri, TNI dan Pemkab Gowa tetap terjaga dan semakin baik. Terutama, kata dia, pada masa pandemi agar penyebaran Covid-19 dapat segera berlalu.

“Saya juga Muspida termasuk Polres Gowa kita bersama tetap mengingatkan selalu masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, tidak berkontak dengan siapapun dan selalu cuci tangan,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada HUT Bhayangkara secara virtual itu mengatakan kehadiran jajaran Polri sangat dibutuhkan saat ini, khususnya di masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Jajaran Polri harus ikut terlibat di dalam penerapan protokol kesehatan dan mengawasi penyaluran bantuan sosial. Lakukan tugas-tugas kemunusaian dangan humanis,” kata Presiden.

Kapolsek Pattallassang Pimpin Pelaksanaan Patroli Blue Light

KabarMakassar.com — Kepala Kepolisian Resort (Kapolsek) Pattallassang, Iptu Chamiseng pimpin langsung operasi Mobile guna mengantisipasi tindakan kejahatan di malam hari, Selasa (9/6).

Kapolsek mengatakan potensi tindak kejahatan biasanya terjadi di malam hari. Dia menyebut beberapa lokasi dilakukan di wilayah rawan kejahatan.

“operasi dilakukan dengan cara patroli Mobile di lokasi yang dianggap rawan dan berpotensi terjadi tindak kejahatan serta gangguan Kamtibmas, seperti di Pappa, Bone-Bone, dan area yang sering digunakan balapan seperti Bontomanai dan Bontosanra, ” kata Kapolsek.

Kapolsek juga menyebut operasi dilakukan atas perintasa atasan dengan cara menyalakan lampu rotator atau Blue light.

”Blue light masyarakat akan tahu ada kehadiran polisi di sekitarnya sehingga jika ada seseorang yang berniat jahat akan mencuri, merampas, menjambret, ia akan membatalkan niat jahatnya karena merasa ada kehadiran Polisi disekitarnya yang mengamankan dan mengawasi tempat tersebut dengan demikian warga masyarakat merasa aman dan nyaman,” tutup Kapolsek.

Hasil Rapid Test: 2 Warga yang Hendak Masuk ke Wilayah Gowa Reaktif Covid-19

KabarMakassar.com — Tim gabungan pengamanan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menerjunkan petugas medis dari Urkes Polres Gowa yang dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) untuk mencegah masuknya orang yang terpapar virus Corona (Covid-19) ke wilayah Kabupaten Gowa.

Alhasil, di hari kedua pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa atau tepatnya pada Selasa (5/5) sekira pukul 15.00 Wita, petugas medis yang melakukan screening berupa pemeriksaan suhu tubuh, mendeteksi gejala klinis Covid-19 dan rapid test, menemukan adanya 2 warga reaktif Covid-19.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap 198 warga yang melintas, diketahui dua warga diduga terpapar Covid-19. Untuk memastikan hal itu,

selanjutnya dilakukan pemeriksaan ulang dengan rapid test, dan hasilnya reaktif Covid-19,” terang Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan.

“Kedua orang tersebut 1 orang warga Gowa dan satu lagi warga Kota Makassar. Mereka dari Makassar hendak menuju ke Gowa,” terangnya.

Setelah kedua warga tersebut diketahui reaktif Covid-19, lanjut Tambunan, petugas Urkes Polres Gowa selanjutnya melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa untuk dilakukan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Dihubungi terpisah, Kapolres Gowa, AKBP Boy Samola membenarkan adanya dua warga yang berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan tim medis dari Urkes Polres Gowa diketahui reaktif Covid-19.

“Dua orang yang hasil rapid testnya reaktif itu telah ditangani Gugus Tugas Covid-9 Kabupaten Gowa,” kata Boy Samola.

Olehnya itu, Boy Samola menekankan agar seluruh masyarakat Gowa untuk tetap berdiam diri di rumah selamaa masa PSBB diberlakukan.

“Jangan melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak penting, agar penyebaran virus ini tidak bertambah meluas,” imbaunya.

Polres Perketat Pemeriksaan Kendaraan yang Masuk Gowa

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa secara resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Senin (4/5). Karena itu, PSBB ini akan diberlakukan sampai 18 Mei mendatang.

Akibatnya, sejumlah titik di Gowa macet karen arus lalu lintas diperiksa ketat termasuk bagi pengendara yang akan masuk di Kabupaten Gowa, baik dari arah Kabupaten Takalar maupun dari Kota Makassar menuju Kota Sungguminasa.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Satu (Kasat) Lalu Lintas Polres Gowa, AKP Mustari. Ia mengatakan, kepadatan kendaraan itu terjadi akibat adanya pemeriksaan dari petugas kepada setiap kendaraan yang mengarah ke arah Kota Sungguminasa.

“Tadi pagi memang sempat macet tapi sekarang sudah lancar,” kata AKB Mustari.

Menurutnya, kepadatan terjadi karena petugas melakukan pemeriksaan KTP kepada seluruh pengendara yang lewat serta mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker bagi yang terpaksa masih harus berada di luar rumah selama penerapan PSBB.

Untuk membatasi kendaraan yang masuk ke Kota Sungguminasa, pihaknya melakukan pengalihan arus lalu lintas yakni dari arah Takalar menuju Kota Makassar dialihkan ke Panciro atau Barombong sehingga lagi melewati Kota Sungguminasa.

“Dari arah Takalar ke Makassar dialihkan melalui Barombong, yang mau masuk ke Gowa harus lewat Barombong. Sementara kalau tidak punya kepentingan, kita arahkan putar balik. Kalaupun memenuhi syarat, kita periksa suhu dan mengingatkan untuk menggunakan masker,” tegasnya.

Menurutnya, hanya ada beberapa kendaraan maupun pengendara yang diizinkan untuk masuk ke wilayah Kabupaten Gowa yakni pengangkut kebutuhan pokok, jasa konstruksi, pegawai rumah sakit dan petugas SPBU disertai dengan pemeriksaan KTP.

“Sejumlah pelaku usaha juga diinstruksikan untuk menutup sementara usahanya, khususnya yang ada di Kota Sungguminasa. Kita harap pelaku usaha dalam hal ini pemilik toko dapat mematuhi aturan selama PSBB,” ujarnya.

“Besok kita akan turun, kalau sudah kita tegur dan ada yang masih buka, kita akan lakukan penindakan, apakah izinnya dicabut atau seperti apa. Pastinya kita akan tindaki secara tegas,” tambahnya.

Covid-19 Mewabah, Tindak Kriminal di Gowa Menurun

KabarMakassar.com — Tindakan kriminal di wilayah hukum Polres Gowa cenderung menurun selama masa pandemi virus Corona (Covid-19). Hal itu terlihat dari data jumlah kasus kriminalitas yang terjadi pada saat dilakukan analisa dan evaluasi (Anev) mingguan di bulan April 2020 ini.

“Berdasarkan data Anev mingguan April Satreskrim Polres Gowa serta Polsek jajaran dalam wilayah hukum Polres Gowa terhitung minggu ke IV (20-26 April 2020), tercatat hanya 31 kasus,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan laporan polisi (LP), kata dia, 31 kasus ini tersebar di lingkup Polres Gowa sebanyak 14 kasus, Polsek Somba Opu 8 kasus, Polsek Pallangga 1 kasus, Polsek Bontomarannu 0 kasus, Polsek Barombong 0 kasus, Polsek Bajeng 3 kasus, Polsek Bontonompo 3 kasus, Polsek Manuju 0 kasus, Polsek Bungaya 1 kasus, Polsek Biringbulu 0 kasus, Polsek Tompobulu 0 kasus, Polsek Parangloe 1 kasus, Polsek Tinggimoncong 0 kasus, dan Polsek Tombolopao 0 kasus.

“Jumlah kasus di minggu keempat April cenderung menurun dibanding jumlah kasus pada minggu ketiga April kemarin (13-19 April 2020), yakni sebanyak 41 kasus,” paparnya.

Menurut Tambunan, salah satu penyebab menurunnya angka tindakan kriminal di wilayah hukum Polres Gowa ini adalah masyarakat sedikit patuh untuk menyikapi kondisi panddemi Covid-19 yang nyaris melumpuhkan sisi ekonomi negara dan daerah.

Kondisi ini, lanjut Tambunan, membuat masyarakat lebih berhati-hati bahkan sedikit demi sedikit mulai mengurangi aktivitasnya di jalan raya.

Dari hasil tersebut, Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengapresiasi kinerja kepada seluruh jajaran serta berterima kasih kepada Warga Kabupaten Gowa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Kabupaten Gowa karena instruksi pemerintah agar tetap di rumah saja dilakukan untuk mencegah penularan virus covid-19 ini. Saya juga mengapresiasi atas kinerja seluruh jajaran dan berharap agar terus lakukan upaya preemtif dan preventif agar tindak kriminal dapat terus kita tekan,” pungkasnya.

Cafe Si Kembar di Perbatasan Gowa-Takalar Hangus Dibakar Massa

KabarMakassar.com — Cafe Si Kembar yang terletak di perbatasan Kabupaten Gowa – Takalar, hangus dibakar ratusan massa, Senin (30/3).

Selain membakar Cafe beserta perabotan di dalamnya, massa juga merusak 1 unit mobil minibus berwarna putih yang terparkir dalam Cafe tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan, peristiwa ini diduga dipicu oleh kejadian pada 22 Maret lalu.

Saat itu, kata dia, salah seorang warga Desa Tonasa, Kabupaten Takalar yang datang ke Cafe tersebut. berselisih paham dan terlibat perkelahian dengan seorang warga Desa Jipang, Kabupaten Gowa.

“Keduanya terlibat duel menggunakan badik, dan sama-sama mengalami luka tusuk,” kata Jufri.

“Keduanya sempat dirawat di rumah sakit di Makassar, tetapi warga Desa Tonasa meninggal dunia diduga karena kehabisan darah,” sambungnya.

Saat ini, lanjut Jufri, polisi sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran Cafe terebut.

“Belum ada (yang diamankan dari lokasi kejadian), namun pihak kepolisian Polres Gowa akan segera mengejar pelaku,” tegasnya.

Jelang Pilkada, Kapolres Gowa Ajak Stakeholder Minimalisir Potensi Konflik

KabarMakassar.com — Jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Gowa pada September 2020 mendatang, Kapolres Gowa AKBP Boy Samola mengajak seluruh stake holder yang ada di Kabupaten Gowa untuk bersinergi dalam meminimalisir setiap potensi konflik.

“Mari kita minimalisir setiap potensi konflik di Gowa ini dengan tindakan preemptive maupun prefentif menjelang Pilkada serentak yang akan datang,” kata Boy, saat menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Polres Gowa, di Aula Endra Dharma Laksana Mapolres Gowa. Selasa (10/3).

Dalam Rapimwil yang juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sungguminasa, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Gowa ini, mantan Kapolres Luwu Utara ini mengatakan, jika seluruh anggota dan stake holder terus bersinergi, maka hal itu akan membawa citra positif bagi Kabupaten Gowa untuk tetap berada di Zona Hijau (aman).

“Semoga pada Pilkada ini Gowa tetap berada di zona hijau seperti tahun lalu. Kedepan, kita berharap Kabupaten Gowa bisa menjadi barometer bagi kabupaten lainnya,” ujarnya.

Boy menambahkan, meski potensi kerawanan di Kabupaten Gowa (menjelang Pilkada) hingga saat ini tetap aman dan kondusif, pihaknya berharap sinergitas kepada stake holder tetap terus diperkuat.

“Saya berharap jangan underestimate (meremehkan) situasi menjelang Pilkada. Mari kita perkuat sinergitas dengan seluruh stake holder yang ada untuk saling mendukung, guna terciptanya keamanan yang tetap kondusif menjelang Pilkada yang akan datang,” pungkasnya.