Pohon Tumbang di Poros Malino Akibat Angin Kencang

KabarMakassar.com — Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang hingga menutupi badan jalan. Kepolisian Sektor (Polsek) Parangloe terpaksa mendatangkan alat berat guna mengevakuasi pohon tersebut.

Pohon tumbang tersebut menutupi Jalan poros Malino Km 53 di Kampung Mala’lang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Tak ada korban jiwa dalam peritiwa pohon tumbang tersebut, hanya beberapa pengendara terpaksa berhenti hingga menunggu akses jalan kembali terbuka.

Kapolsek Parangloe Iptu Kasmawati mengatakan terpaksa mendatangkan alat berat Excapator membersihkan pohon tumbang tersebut agar akses jalan kembali normal.

“Kita terpaksa mendatangkan alat berat milik pengusaha H.Rewa di sekitar lokasi kejadian agar akses jalan cepat kembali normal,” katanya kepada KabarMakassar.com ketika di konfirmasi, Jumat (31/1).

Beberapa personel Polsek Parangloe diturunkan guna mengamankan jalannya evakuasi pohon tumbang serta mengatur lalu lintas. Disamping itu sembari menghimbau pengguna jalan untuk tidak terlalu mendekat.

“Kami terus pantau dan mengawasi jalannya evakuasi pohon tumbang ini agar warga tidak terlalu dekat yang bisa membahayakan keselamatannya,” ucap Iptu Kasma.

Beberapa menit kemudian akses jalan berhasil dievakuasi dan berjalan lancar. Satu persatu kendaraan roda dan roda empat sudah bisa melewati.

Pohon Tumbang, Gedung SDN 73 Paranglabbua Bantaeng Rusak

KabarMakassar.com — Angin kencang di sertai dengan hujan yang terjadi di penghujung awal tahun 2020 mengakibatkan salah satu pohon tumbang (jenis pohon kapuk) di Dusun Bisappu Desa Bonto Salluang Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng, Minggu (12/1).

Dari hasil pantauan KabarMakassar.com dilokasi, pohon tumbang tersebut menimpa dua ruang kelas proses belajar yakni kelas 3 dan kelas 5 di SDN 73 Paranglabbua Desa Bonto Salluang Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris mengatakan, sebahagian kelas yang rusak akibat tertimpa pohon dalam kondisi rusak berat dan tidak dapat gunakan lagi. Batang pohon kapuk berukuran besar tersebut ambruk tersapu angin kencang pada Minggu (12/1) sekitar pukul 16.00 Wita.

“Terkait kerusakan tersebut, aktivitas belajar siswa menjadi terganggu. untuk sementara proses belajar mengajar dialihkan ke ruang kelas yang tidak tertimpa pohon,” kata Muhammad Haris, Senin (13/1).

Muhammad Haris memastikan kejadian angin kencang dan pohon tumbang tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena sejumlah siswa yang saat itu sedang libur, namun kerugian materil ditaksir sekitar kurang lebih Rp.100.000.000,- (Seratus juta rupiah).

Sekitar pukul 19.30 WITA, Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri bersama bersama Kadis Pendidikan Pemkab. Bantaeng Muh. Haris meninjau lokasi pohon tumbang dan dalam kegiatan tersebut Kapolres Bantaeng memerintahkan kepada Kapolsek Bissapu Iptu Baharuddin, untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam hal pembersihan dan pembenahan di lokasi pohon tumbang tersebut.

Hujan Disertai Angin Kencang, Kepala BPBD Bulukumba Imbau Masyarakat Waspada

KabarMakassar.com — Memasuki tahun baru yang bertepatan dengan musim hujan acapkali diiringi dengan berbagai bencana yang melanda sebagian wilayah Indonesia. Begitupula di beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan, hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi, salah satunya terjadi di Bulukumba.

Sehingga beberapa jadwal penyeberangan kapal ferry ke Selayar mengalami penundaan. Selain itu, air setinggi betis orang dewasa juga mengenangi area parkiran di Pantai Bira.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, Andi Akrim Amir mengatakan pada dasarnya tidak ada wilayah yang aman dari bencana. Jenis potensi bencana di Bulukumba yaitu banjir, tanah longsor, abrasi dan angin kencang.

“Adapun wilayah yang potensi bencana yang kita petakan yaitu potensi tanah longsor disebagian wilayah Kecamatan Kindang yaitu Desa Kahayya, Desa Kindang dan Kelurahan Borong Rappoa,” ungkapnya.

Ia menambahkan untuk potensi abrasi pantai disepanjang pesisir Kecamatan Gantarang, Ujung Bulu, Ujung Loe, Bontobahari, Herlang, Bontotiro dan Kajang.

“Untuk potensi banjir di Kecamatan Ujung Bulu, sebagian Kecamatan Ujung Loe yaitu Kelurahan Dannuang, Desa Salemba, Desa Manyampa. Sebagian Kecamatan Bontobahari, sebagian Kecamatan Herlang yakni Desa Singa, Desa Gunturu, sebagian Kecamatan Kajang dan Bontoriro,” lanjutnya.

Sedangkan untuk bencana angin kencang berpotensi terjadi di semua Kecamatan sehingga masyarakat diharapkan selalu waspada.

“Untuk angin kencang semua kecamatan di Bulukumba berpotensi terjadi Dinda,” tutupnya ketika dikonfirmasi lewat WhattsApp, Senin (06/01/2020).

Sebelumnya Minggu (05/01/2020) santer diberitakan media online dan juga media sosial terkait banyaknya pohon tumbang di Borong Rappo, Kecamatan Kindang, Bulukumba.

Sehingga salah satu warga Kindang, Indra (17) dalam status media sosialnya selain memposting foto pohon tumbang diselingi juga pernyataan penyebab tumbangnya pohon tersebut.

“Pohon tumbang akibat banyak yang sering pacaran atau lending di area jembatan pelangi,” ungkapnya.

Angin Kencang Disertai Hujan Deras Landa Parepare, Puluhan Rumah Rusak

KabarMakassar.com — Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Parepare, akibatnya sejumlah rumah milik warga rusak dan beberapa pohon juga tumbang. Kejadian itu terjadi, Minggu (5/1).

Akibat dari hujan badai tersebut, sebanyak 28 rumah rusak dan 39 pohon tumbang yang terdata saat ini dari BPBD Parepare.

Salah satu warga di jalan Jenderal Sudirman Parepare, Munir mengatakan, rumah kakaknya diterpa atap seng dan batako yang berasal dari toko perabotan rumah yang digunakan sebagai sarang walet.

“Itu atapnya sarang walet. Terbang diterpa angin dengan rangka bajanya. Bahkan semen dan batakonya juga ikut jatuh menimpa rumah kakak saya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rusli saat dikonfirmasi membeberkan jumlah sementara 39 pohon tumbang dan 28 rumah rusak.

“Sementara pihak pemerintahan kelurahan masih melakukan pendataan dan kita dihambat dengan hujan,” ucap dia.

Saat ditemui di salah satu titik pohon tumbang, Legislator Gerindra Parepare, Kamaluddin Kadir mengimbau warga untuk tetap waspada.

“Kami harap Pemkot segera melakukan pendataan terutama data rumah warga yang rusak diterpa angin. Selanjutnya, dapat difasilitasi bantuan,” ujar Kamaluddin usai ikut membantu mengangkat pohon tumbang.

Tim BPBD Parepare tampak sigap turun melakukan pembersihan di sejumlah titik. Tak hanya pohon dan rumah warga yang rusak, juga tiang listrik ikut roboh. Akibatnya listrik padam.

Angin Kencang di Pinrang, Tiang Listrik dan Rumah Warga Rusak

KabarMakassar.com — Angin kencang di sertai hujan menyebabkan atap rumah warga rusak, tiang listrik tumbang dan beberapa pohon diruas jalan Pinrang juga tumbang, Minggu (5/1/).

Informasi yang dihimpun KabarMakassar.com di lokasi kejadian, pohon yang tumbang di area parkiran Masjid Agung Al Munawir, jalan Jendral Sudirman, Macorawalie, Kecematan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, menimpah rumah makan di yang berada tepat disamping masjid tersebut.

Saldi (38), warga Madimeng, Kecamatan Paleteang, Pinrang juga mengalami atap rumahnya terbang akibat terjangan angin kencang.

Selain itu, sejumlah Tiang listrik roboh di sejumlah titik, seperti di Jalan Ahmad Yani, Kecematan Paleteang, Pinrang. Tiang listrik terlihat patah dan membentang di bibir sungai, akibat terjangan angin kencang disertai hujan gerimis tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah tiang listrik terlihat miring di jalan Poros Pinrang – Desa Barang, Kecematan Lanrisang Kabupaten Pinrang, yang berada tepat sebelah barat kampung barang palie, kondisinya menghawatirkan pengguna jalan.


Rahman (30) warga Pinrang, Sulsel mengatakan, angin kencang yang melanda Pinrang ini terjadi sekitar pukul 17:00 Wita hingga menjelang megrib, sedikitnya beberapa atap rumah rusak dan pohon tumbang.

“Sebelumnya terlihat mendung, namun tiba – tiba angin begitu kencang. Sehingga menyebabkan beberapa atap rumah warga rusak dan pohon tumbang,” ungkap Rahman.

Sementara itu Kepala Area PLN Pinrang Rizky Ardiana, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya sudah turun langsung untuk perbaikan ke titik-titik yang terjadi gangguan, termasuk kabel putus maupun tiang listrik yang miring dan roboh.

“Tim kami sudah turun ke lokasi kejadian, guna perbaikan akibat terjangan angin. Untuk pemadaman saat ini di Pinrang sudah berangsur menyala,” singkat Rizky.

Cuaca Buruk, Pohon Tumbang Tutupi Jalan Poros Pinrang

KabarMakassar.com — Hujan di sertai angin kencang yang turun selama seharian mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Gatot Subroto, Macorawalie, Kecematan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang (2/1), pohon yang tumbang tersebut menutupi ruas jalan sehingga tertutup akses lalulintas di lokasi tersebut

Hasil pemantauan dilapangan, anggota Satlantas Polres Pinrang dan anggota Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pinrang, serta di bantu oleh warga setempat, sigap mengevakuasi pohon tumbang tersebut dengan alat seadanya.

Kasatlantas Polres Pinrang AKP Religia faradikta, SIK mengatakan bahwa “evakuasi tersebut segera dilakukan agar masyarakat pinrang dapat menggunakan fasilitas jalan dengan aman dan selamat,” ujar Fara sapaanya.

Lanjut Fara, Sebelumnya Satlantas Pinrang pernah pernah melakukan survei lokasi di beberapa titik daerah rawan pohon tumbang.

“Kita sudah survai dab berkordinasi dengan instansi terkait untuk di tindak lanjuti. Harapan kami masyarakat peka untuk sama-sama menjaga keselamatan diri dan lingkungan agar terhindar dari bencana,” jelasnya.