Program PKK Bantaeng Jadi Perhatian Daerah Lain

KabarMakassar.com — Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng mendapat kunjungan dari PKK Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulbar. Rombongan diterima di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Rabu (29/1).

Rombongan itu dipimpin oleh ketua PKK Kecamatan Budong-budong, Hj Najir. Dalam kesempatan itu, dia menceritakan alasannya menjadikan Bantaeng sebagai daerah kaji banding selama tiga hari.

Dia mengatakan, program-program PKK Bantaeng membuat daerah lain penasaran. Tidak hanya di Mamuju Tengah, di daerah lain di Sulbar sangat ingin melihat dari dekat program yang telah dijalankan PKK Bantaeng.

“Terus terang, banyak yang penasaran di Sulawesi Barat. Kebetulan kami yang punya kesempatan untuk datang. Menurut kami, ada banyak banyak hal yang perlu ditiru di Bantaeng,” kata dia.

Dia mengatakan, ada banyak hal yang perlu dipelajari di Bantaeng. Mulai dari program-program unggulan Pemkab Bantaeng dan bagaimana cara PKK Bantaeng ikut mendukung program-program tersebut.

“Kami terharu, bisa diterima dengan baik di Bantaeng. Kami berharap, kunjungan ini bisa memberikan nilai positif untuk PKK kami di Mamuju Tengah,” jelas dia.

Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti banyak menceritakan bagaimana program-program unggulan di daerah ini. Dia mengatakan, daerah berjuluk Butta Toa ini telah menjalankan program-program unggulan dengan visi utama adalah meningkatkan SDM masyarakat Bantaeng.

Ketiga program unggulan itu adalah, bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW, asuransi pertanian dan perikanan dan gratis perlengkapan sekolah untuk setiap tahun ajaran baru.

Dia menceritakan, peran PKK adalah mendorong program-program itu berjalan dengan baik. Salah satunya yang sedang berjalan adalah bantuan perlengkapan sekolah. Di sini, PKK mendorong agar program ini dapat menggerakkan ekonomi kecil masyarakat Bantaeng.

“Proses pembuatan perlengkapan sekolah ini melibatkan orang-orang Bantaeng. Rencana bulan depan, kita akan kirim delapan orang untuk berlatih membuat sepatu dan tas. Sehingga perlengkapan sekolah ini bisa diproduksi di Bantaeng,” jelas dia.

Dia juga memperkenalkan, PKK Bantaeng juga menjadi pendorong pengakuan Bantaeng sebagai daerah layak anak. Proses ini, tidak terlepas dari kerja-kerja PKK Bantaeng.

Ketua TP PKK Sulsel Apresiasi Siswa-siswi Pinrang

KabarMakassar.com — Hari kedua kunjungan ketua TP PKK Prov Sulsel, Ny. Liest F. Nurdin beserta rombomgan yang didampingi Kadis PMD, Kadis DPLH, Kepala Biro (Karo) Administrasi Pimpinan, Karo Kesra, Kepala RS Haji, Kepala RS Dadi, Disdik dan pejabat lainnya melakukan penyuluhan ramah lingkungan, kesehatan, kanker dan menyerahkan berbagai bantuan sebagai stimulan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pinrang, Rabu (22/01/2020).

Kunjungan kerja hari ini adalah di SMK Negeri 2 Pinrang. Rombongan disambut oleh Ketua Tim Penggerak PPK Kab Pinrang beserta jajaran, kepala sekolah, guru dan perwakilan siswa dari seluruh SMA/SMK se-Kabupaten Pinrang dengan antusias dan semarak.

Pada kesempatan itu, ibu Ketua Penggerak PKK Prov Sulsel, Ny. Liest F. Nurdin meminta kepada para kepsek, para guru dan seluruh siswa untuk benar-benar menghadirkan sekolah yang berbudaya dan ramah lingkungan.

“Ada beberapa poin penting yang ditekankan meliputi MCK sekolah yakni harus bersih, tertib kelola sampah, hindari penggunaan plastik, kantin yang bersih dan makanan yang sehat, taman sekolah yang hijau, dibuat titik-titik biopori untuk peresapan air serta ruang kelas yang sirkulasi udara yang segar, kelola UKS yang baik sehingga seluruh sekolah dapat menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, ramah dan berkelanjutan,”ungkap Liest.

Liest menambahkan, bagaimana sekolah itu bisa menjadi pusat lingkungan hidup yang bersih sehat dan ramah lingkungan yang menular ke pemukiman masyarakat.

“Kalian adalah generasi pelanjut bangsa yang berkualitas yang harus dipersiapkan dengan baik dan itu kita mulai dari sekolah,” tegas Lies.

Sejumlah perwakilan sekolah diberi kesempatan dialog dengan ibu Ketua TP PKK Prov Sulsel. Tatkalah ibu Liest bertanya apakah kalian bawah thumbler, apakah kalian punya dispenser di kelas, langsung dijawab oleh anak-anak, iya sambil mengangkat thumbler masing-masing, lalu lbu Liest merespon dengan jempol dan mengatakan keren siswa Pinrang.

Liest menekankan jangan sama sekali mendekati narkoba karena kalian akan menjadi sampah masyarakat. “Hindari narkoba itu,”tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang narkoba, Adiwiyata dan pola hidup sehat oleh para narasumber yang ikut serta dalam rombongan kunjungan kerja ini.

Usia materi, Ibu Liest F. Nurdin dan rombongan selanjutnya berkeliling sekolah melakukan pengecekan kebersihan sekolah, memberikan sejumlah bantuan alat kebersihan, dispenser, thumbler, bibit pohon rambutan, mangga dan kelor sebanyak 50 pohon setiap sekolah, masing-masing di SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 11 Kab Pinrang, lalu melakukan penanama bibit pohon secara simbolis di SMK Neg 2 dan SMA Neg 11 Kab Pinrang.

Kegiatan selanjutnya rombongan PKK Prov Sulsel bergerak mengunjugi salah satu puskesmas di Pinrang. Lies berpesan agar layanan puskesmas terus ditingkatkan dengan baik, jaga kebersihan dan kekompakan seluruh unsur yang ada di puskesmas.

Sementara, Kadis Lingkungan Hidup, Andi Hasdullah yang ikut mendampingi memberikan apresiasi atas kepedulian ibu Liest Ketua Tim PKK Sulsel. “Saya kira kunjungan ini memberi dorongan dan menggugah kepekaan kita terhadap kepedulian sosial ekonomi dan lingkungan di Sulsel,”ujarnya.

Hasdullah juga memberi apresiasi atas pegelolaan sekolah Adiwiyata SMA Negeri 11 Kab Pinrang yang tertata dengan baik. Ini dapat menjadi contoh bagi yang lain, SMA Negeri 11 ini sudah tembus Adiwiyata Nasional dan meraih juara 2 terbaik sekolah sehat tingkat Provinsi Sulsel.

“Harapan kita, jumlah sekolah Adiwiyata 2020 terus bertambah dan secara nyata berkontribusi langsung untuk percepatan pembangunan yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan,”pungkasnya.