PMI Gowa Lakukan Penyemprotan Massal di Rumah Ibadah

KabarMakassar.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa melakukan penyemprotan desinfektan secara massal dan memfokuskan di rumah ibadah dan kantor Pemerintahan, Sabtu (6/6).

Ketua PMI Kabupaten Gowa, H. Abd Rauf Malaganni mengatakan penyemprotan massal yang dilakukan ini untuk menindaklanjuti instruksi PMI Sulsel agar seluruh kabupaten/kota melakukan penyemprotan disanifektan.

“Untuk hari ini, difokuskan ke rumah ibadah seperti masjid dan gereja. Untuk hari kedua, mengambil titik di seluruh kantor pemerintahan mulai dari kantor bupati, kantor camat, kantor desa/lurah hingga kantor pelayanan publik,” kata Abd Rauf Malaganni.

Ia mengaku hal ini dilakukan agar aktivitas new normal atau normal baru dapat berjalan dengan aman dan lancar. Tak hanya itu, penyemprotan disanifektan tersebut juga sebagai penanganan maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Apalagi, kata dia, seiring dengan aktivitas baru yang diberlakukan saat ini, jumlah kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa masih belum melandai.

“Aktivitas di rumah ibadah dan kantor perlahan mulai dibuka, makanya untuk menjaga agar tidak terjadi penyebaran covid-19 kita melakukan penyemprotan disanifektan,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa Sulsel menjadi wilayah urutan ketiga dengan kasus terbanyak di Indonesia. Sementara Kabupaten Gowa berada di urutan ketiga sebagai daerah penyebaran terbaik setelah Kota Makassar dan Kabupaten Luwu Timur.

Wakil Bupati Gowa ini mengatakan bahwa data terakhir kasus Covid-19 yaitu positif sebanyak 174 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 505 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 251 orang.

“Ini tentu sangat memprihatikan dan memerlukan upaya keras bagi kita semua untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini. Apalagi dengan diberlakukannya pelonggaran aktivitas saat ini,” tegasnya.

Ia berharap penyemprotan disinfektan secara massal ini dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab. Pasalnya, kata dia, langkah dan upaya yang dilakukan ini demi kemaslahatan bersama.

“Kami juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyemprotan massal ini,” pungkasnya.

PMI Gowa Gelar Rapat Persiapan Penyemprotan Disinfektan Massal

KabarMakassar.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa menggelar rapat persiapan jelang pelaksanaan penyemprotan disinfektan massal pada 6 dan 7 Juni mendatang, Selasa (2/6).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Gowa, H. Abd Rauf Malaganni disampingi Wakil Ketua PMI Gowa, Muh Asrul dan diikuti Pengurus PMI Kabupaten Gowa di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa.

Kr Kio–sapaan akrab H. Abd Rauf Malaganni mengatakan rapat ini untuk menindaklanjuti hasil Rapat video conference bersama dengan PMI Sulsel pada Sabtu (30/5) lalu.

“Hasil video conference PMI Sulsel beberapa waktu lalu bahwa kita akna melaksanakan penyemprotan secara massal di Sulsel. Berarti semua, salah satunya kita di Gowa,” kata Kr Kio.

Wakil Bupati Gowa ini menjelaskan bahwa penyemprotan disinfektan secara massal yang dilaksanakan akan difokuskan di kantor pemerintahan dan rumah ibadah. Terutama kecamatan yang masuk zona merah.

Penyemprotan ini, kata Kr Kio, akan melibatkan seluruh relawan PMI yang ada di kecamatan, Desa dan Kelurahan, serta elemen dan organisasi kepemudaan maupun kemasyarakatan untuk ikut berpartisipasi.

“Tidak akan mungkin kita bisa menjangkau semua. Makanya kota libatkan semua Camat, Desa dan Lurah maupun relawan kecamatan. Tanggal 6 Kita akan menyemprot rumah ibadan dan tanggal 7 kantor pemerintahan,” ujarnya.

Ia menambahkan penyemprotan ini sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Karenanya, ia berharap penyemprotan ini berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan.

“Kalau mencampur harus sesuai dengan takaran. Jangan perkiraan, kita mau ini betul efektif supaya kita tidak sia-sia melakukan penyemprotan. Ini sesuai harapan Ketua PMI Sulsel. Kita mau menggaungkan namanya PMI, karena ini acaranya PMI,” pungkasnya.

PMI akan Laksanakan Penyemprotan Desinfektan Serentak se-Sulsel

KabarMakassar.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel akan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di seluruh wilayah Sulsel. Hal ini dilakukan jelang penormalan kembali aktifitas perkantoran.

Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan mengatakan penyemprotan itu dijadwalkan pada tanggal 6-7 Juni mendatang. Kegiatan ini akan difokuskan pada kantor pemerintah, kantor pelayanan publik dan masjid.

Adnan menyebutkan sesuai edaran menteri bahwa seluruh ASN akan kembali normal berkantor pada Juni. Sehingga, sebelum mulai masuk bekerja, maka dipastikan Kantor tersebut sudah disterilkan begitupun dengan masjid.

“Kita ingin pastikan masjid ini sudah steril dari Covid-19. Sehingga ketika dibuka dengan protokol kesehatan tidak akan terjadi penyebaran Covid-19,” kata Adnan, Sabtu (30/5).

Menurutnya penyemprotan disinfektan secara massal ini juga adalah upaya PMI Sulsel dalam mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Sulsel.

“Saat ini, Sulsel berada di urutan keempat se-Indonesia berkaitan dengan penularan Covid-19. Kita sudah berada di atas Jawah Tengah yang penduduknya sebanyak 32 juta sementara kita hanya 8,8 juta, tetapi angka positif kita lebih besar,” jelasnya.

Karenanya Bupati Gowa ini berharap keterlibatan seluruh pengurus dan anggota PMI kabupaten/kota se-Sulsel sangat dibutuhkan untuk mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penularan covid-19.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Gowa, H. Abd Rauf Malaganni mengatakan seluruh pengurus PMI Kabupaten Gowa siap mendukung menyukseskan penyemprotan massal tersebut.

“Maka tentunya kami akan laksanakan sesuai dengan petunjuk Bapak Ketua PMI Sulsel,” kata H. Abd Rauf Malaganni.

Ia menyebutkan selama ini PMI Gowa sudah aktif terlibat langsung mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa.

Diantaranya, kata dia, pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Gowa beberapa waktu lalu. Membantu Pemkab Gowa melakukan penyemprotan serentak, melakukan promosi kesehatan pembagian masker, hand sanitizer dan menyalurkan bantuan.

“PMI Gowa telah menginstruksikan keterlibatan PMI Kecamatan untuk mendukung kegiatan percepatan penanganan Covid-19 di seluruh wilayah kecamatan dalam wilayah kabupaten Gowa melalui surat instruksi PMI Kabupaten Gowa,” pungkasnya.

Bupati dan Forkopimda Selayar Pantau Langsung Penyemprotan Desinfektan di Kota Benteng

KabarMakassar.com — Perintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar bersama TNI, Polri, Forkopimda dan Satuan Gugus Tugas bersama elemen terkait melakukan penyemprotan disinfektan dalam wilayah Kota Benteng, Selayar, Selasa (31/3). Itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

Kegiatan itu diinisiasi oleh Polres Kepulauan Selayar dengan menyiapkan tujuh ribu liter cairan disinpektan yang disemprotkan pada sejumlah ruas jalan protokol di Kota Benteng dengan menggunakan dua unit Damkar. Kemudian penyemprotan menggunakan hand sprayer di Pasar Bonea, terminal bus, pasar TPI, pusat pertokoan dan Taman Pelangi.

Kegiatan itu pun dipantau langsung Bupati Selayar, H. Muh. Basli Ali bersama Kapolres Selayar AKBP Temmangnganro Machmud, Dandim 1415 Letkol ARM Yuwono, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri dan Sekda Selayar Marjani Sultan.

“Hari ini kita melakukan penyemprotan serentak dibeberapa titik vital dalam Kota Benteng. Kegiatan ini juga sudah kita laksanakan di setiap desa. Ini semua kita lakukan bagaimana mencegah penyebaran Covid-19 di Selayar,” kata Basli Ali.

Sementara itu, AKBP Temmangnganro Machmud mengatakan penyemprotan ini dilakukan serantak diseluruh jajaran Polri bersama dengan Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat agar jangan memandang remeh terhadap Covid-19. Himbauan yang disampaikan oleh Pemkab Selayar, kata dia, agar masyarakat bisa mengerti terhadap bahaya Covid-19.

“Setelah diberikan himbauan lantas masih ada yang belum mengindahkan maka kami melakukan tindakan tegas. Ini semata-mata karena kita semua menyayangi masyarakat,” kata Temmangnganro Machmud.

Hal yang sama disampaikan oleh Sekda Selayar, Marjani Sultan. Ia mengatakan bahwa instruksi Kapolri untuk melakukan penyemprotan serentak di Indonesia adalah suatu upaya untuk mengamankan agar penyeberan Covid-19 tidak masif.

“Jadi hari ini kita turun bersama-sama dengan kepolisian melakukan penyemprotan disinpektan,” kata Marjani Sultan.

Lawan Covid-19, Pertamina Galakkan Penyemprotan Disinfektan SPBU se-Sulawesi

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) kembali melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umun (SPBU). Bahkan, hampir semua SPBU di wilayah Sulawesi kini telah dilaksanakan disinfeksi untuk mencegah penularan Covid-19.

Area SPBU rutin dilakukan penyemprotan desinfektan karena lokasi tersebut merupakan salah satu tempat publik yang paling banyak dikunjungi. Selain itu, penyemprotan disinfektan juga dilakukan agar petugas SPBU terbebas dari paparan Covid-19.

Adapun beberapa SPBU yang telah dilakukan disinfeksi oleh Pertamina yakni SPBU 74.901.15 Samratulangi dan SPBU 71.902.02 di Kota Makassar, Sulsel. Untuk wilayah Sultra, menyasar SPBU 74.935.10 Km. 2 Kolaka dan SPBU 74.935.03 Watuliu Kolaka.

Untuk Sulteng, SPBU 74.945.01 Buol, SPBU 74.943.10 Sidondo, SPBU 74.946.18 Sayo dan SPBU 74.941.07 Towua. Sementara Sulbar mencakup SPBU 74.915.03 Kali Mamuju, SPBU 74.913.99 Polewali Kota dan SPBU 74.915.09 Bulucindolo Pasangkayu.

Sedang untuk Gorontalo yakni SPBU 73.961.07 Sudirman dan SPBU 74.962.27 Bundaran. Dan untuk wilayah Sulut yakni SPBU 74.953.06 Watudambo, SPBU 74.952.11 dan SPBU 74.952.10 Maramis, dan SPBU 74.951.02 Wolter Monginsidi.

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina (Persero), Hatim Ilwan mengatakan Pertamina telah menginstruksikan kepada pengusaha SPBU untuk melakukan penyemprotan disinfektan untuk area SPBU–nya masing-masing.

“Penyemprotan cairan disinfektan di area SPBU ini merupakan salah satu bentuk usaha yang dilakukan Pertamina untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi,” kata Hatim.

Selain area SPBU, kata dia, Pertamina juga melakukan disinfeksi di area kantor dan Rumah Dinas Pekerja (RDP). Pertamina juga memberikan bantuan ke rumah sakit sebagai bentuk perhatian kepada tim medis yang berjuang menyembuhkan pasien Covid-19.

“Pertamina MOR VII ke depannya akan memberikan bantuan berupa sarana cuci tangan yang akan ditempatkan pada titik tertentu sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan tangan yang merupakan salah satu media utama penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Ia berharap usaha yang dilakukan Pertamina bisa memberikan dampak pada upaya pencegahan guna mengurangi penyebaran Covid-19. “Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.

Dinas Kesehatan Bantaeng Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Gereja

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menyisir sejumlah gereja untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga masyarakat dari bahaya virus corona (Covid-19).

Penyemprotan itu dipantau langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Hartawan Zainuddin, Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Ihsan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ritha Pasha, Kepala Kantor Kementerian Agama Bantaeng H. Muh. Yunus, Kepala Bagian Organisasi Setda Djufri Kau, serta Kepala Puskesmas Kota Bantaeng dr. Ulil Amri.

Terkait hal itu, dr Andi Ihsan mengatakan penyemprotan disinfektan ini akan terus dilakukan Pemkab Bantaeng sampai masa protokol waspada corona selesai. Kata dia, selain gereja, pihaknya juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah yang ada di Bantaeng.

“Kalau sekolah rencananya nanti hari Senin, pekan depan, ” kata dr Andi Ihsan.

Ia menambahkan bahwa proses penyemprotan desinfektan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, penyemprotan disinfektan itu bukan hanya untuk mencegah corona tapi juga untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami berharap ini berlanjut. Ini hanya pembelajaran, kami akan siapkan bahan, sisa bagaimana pengurus masjid dan sekolah bisa melanjutkannya,” pungkasnya.

Antisipasi Covid-19, Kantor Bank Sulselbar Cabang Maros Disemprot Disinfektan

KabarMakassar.com — Sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros melakukan pentyemprotan disinfektan di kantor-kantor pemerintah dan instansi daerah serta ruang publik, termasuk Kantor Bank Sulselbar Cabang Maros.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Maros, Hazjul mengatakan, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Bank Sulselbar dan Bank Sulselbar Syariah Cabang Maros komitmen untuk berkontribusi dalam mitigasi penyebaran covid-19 yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Hal tersebut dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di area kantor, baik dalam maupun luar kantor. Selain itu, penggunaan hand sanitizer, masker dan sarung tangan pada frontliner,” kata Hazjul, Sabtu (21/3).

Hazjul juga mengimbau para nasabah yang melalukan transaksi penarikan Rp3 juta ke bawah untuk menggunakan ATM Bank Sulselbar atau ATM bersama dan M-Banking untuk transaksi lainnya.

Selain ittu, kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengimbau para pegawai di lingkungan kerja masing-masing agar memanfaatkan fasilitas ATM dan Mobile Banking yang dimiliki Bank Sulselbar, serta mengoptimalkan penggunaan Oto Kas.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kesehatan, perlindungan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini, serta meridhai upaya-upaya kita dalam pencegahan penularan Covid-19,” ucapnya.