THM, Tempat Rekreasi dan Bioskop di Makassar Ditutup Sementara

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata mengeluarkan Surat Edaran nomor: 2152/S EDAR/045.1/DISPAR/III/2020 tentang Penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) dan tempat-tempat rekreasi selama dua pekan terhitung mulai tanggal 23 Maret sampai tanggal 5 April 2020.

Adapun THM dan tempat rekreasi yang diminta untuk ditutup sementara selama dua pekan keddepan yakni: Klub malam, diskotik, pub, karaoke keluarga dan eksklusif, bar dan bafe, panti pijat, refleksi dan spa, mandi uap, bioskop, bola sodok, dan arena bermain ketangkasan atau elektronik yang ada di Mal.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan, hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari upaya pencegahan penular Virus Corona (Covid-19).

“Ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Rusmayani, Senin (23/3) siang.

Menurut Rusmayani, sebagian besar para pengusaha dan pemilik tempat hiburan dan rekreasi juga sudah setuju dengan keputusan ini.

“Rata-rata mereka setuju. Tidak ada yang sampaikan keluahan ke saya,” ujarnya.

Ditanya perihal sanksi yang akan diberikan jika nantinya ada pemilik tempat usaha yang melanggar, rusmayani mengatakan, pihaknya meyakini para pengusaha akan patuh dan mengindahkan surat edaran ini.

“Mungkin juga Satpol PP akan turun melakukan pemantauan di lapangan,” terangnya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM), Zulkarnaen Ali Naru mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar, pihaknya juga mengimbau seluruh tempat-tempat hiburan untuk menutup usahanya sementara, sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan pemerintah.

“Badan Pengurus AUHM juga meminta kepada para pengelola usaha untuk sementara waktu melarang karyawan dan pekerjanya mudik sampai batas waktu dimaksud, sambil menunggu koordinasi selanjutnya dengan pihak Pemkot Makassar,” ujarnya.

DPRD Sulsel Minta Pemprov Tutup Paksa THM

KabarMakassar.com — Sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Makassar masih tetap buka ditengah mewabahnya virus corona. Hal itu pun dinilai tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.

Salah satu security THM, Edho mengaku pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung ketika hendak datang dan bertamu. Ia mengaku sampai saat ini masih aman dan menunggu perintah atasan untuk dilakukan penutupan sementara.

“Sejauh ini pengunjung belum ada yang terjangkit virus dan kita masih menunggu pimpinan, kalau dia bilang tutup yah kita tutup” kata Edho, Jum’at (20/3) malam kemarin.

“Pemeriksaannya juga kami perketat, dan ini masih aman,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel, Ince Langke mengaku telah merekomendasikan agar dilakukan penutupan paksa terhadap THM demi keselamatan bersama.

“Salah satunya rapat kemarin di Komisi E, kami sudah rekomendasi ke Pemprov untuk ditutup paksa dan diminta untuk diarahkan aparat, ini demi keselamatan umat manusia,” kata Ince Langke.

Ia mengaku jika cara ini sudah tepat untuk dilakukan sebagai langkah untuk melakukan pencegahan ditengah wabah virus corona. Kata dia, ini penting untuk menggunting penyeberannya.

“Tidak ada cara lain untuk menggunting virus, kecuali program instansi setempat untuk memutus rantai penyebaran virus ini,” pungkasnya.