Seorang Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng, Diduga Karena Hipotermia

KabarMakassar.com– Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa kembali meregang korban jiwa, seorang pendaki bernama Anugrah Putra (31) meninggal dunia saat sedang camping di kaki  gunung tertinggi di Sulsel itu, Kamis, (2/1/2019) kemarin.

Korban Anugerah Putra merupakan warga Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu diduga meninggal dunia karena mengalami Hiportemia (Kedinginan) saat hendak mendaki dan camping di kaki gunung Bawakaraeng untuk merayakan tahun baru.

Kanit Intelkam Polsek Tinggimoncong Polres Gowa Ipda Sulaiman Tahir mengatakan korban bersama 13 orang rekannya membangun tenda di bawah kaki gunung bawakaraeng selama 2 hari untuk Camping sambil menikmati suasana alam.

“Sehari setelah melaksanakan Camping alm Anugrah Putra mengalami sakit perut di lokasi perkemahan sehingga teman-temannya meminta pertolongan kepada masyarakat setempat untuk membawa almarhum berobat ke puskesmas terdekat,” jelasnya kepada KabarMakassar.com, Kamis (2/1/2020).

Sulaiman menambahkan, bahwa saat  di tengah perjalanan menuju perkampungan warga, sakit yang diderita almarhum Anugrah Putra semakin parah sehingga meninggal dunia.

Kendati demikian, berdasarkan diagnosa Puskesmas Parigi Kabupaten Gowa, kata Ipda Sulaiman korban diduga meninggal karena hipotermia atau kedinginan akut.

“Hasil diagnosa Puskesmas Parigi, korban diduga meninggal karena hipotermia,” Jelas Ipda Sulaiman Tahir berdasarkan informasi yang  ditemukan.

Sementara itu,  Kepala Dusun (Kadus) Batu Alang, Muh Amin membenarkan informasi tewasnya salah satu warga. Dia menyebut korban berencana merayakan pergantian tahun baru 2020 di kaki gunung Bawakaraeng.

“Mulai mendaki tanggal 31 mau merayakan malam tahun baru di sana. Kabar meninggalnya ditahu tadi pagi, ada temannya yang menelpon,” ujar Muh Amin.

Hingga kini jasad Almarhum Anugrah Putra telah dibawa ke rumah duka di Kecamatan Bontomarannu untuk disemayamkan.