Pascaidulfitri, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Takalar Meningkat

KabarMakassar.com — Pascaidulfitri, jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Takalar mengalami peningkatan. Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Takalar, per hari ini, Rabu (3/6), jumlah total kumulatif pasien yang dterkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang, dan tersebar pada 9 kecamatan di Takalar.

Dari jumlah tersebut, satu diantaranya tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS), delapan orang diisolasi, dan 6 orang telah dinyatakan sembuh.

“Satu orang dirawat RS Labuang Baji, yaitu salah satu kapus PKM di Gowa, tapi beralamat di Polut. Ada lagi 1 orang yang dinyatakan positif yaitu anak dari salah satu pasien positif Covid-19 di Bulukunyi,” terang Ketua Harian Tim Gugus ugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Takalar, dr. Rahmawati.

“Kita mengambil tindakan penanganan dengan melakukan isolasi terhadap pasien yang positif tapi tidak membutuhkan perawatan. Pasien kita isolasi di Hotel Harper Perintis Makassar,” sambungnya.

Sementara untu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Takalar saat ini sebanyak 31 orang. 8 diantaranya dirawat; 20 dinyatakan negatif Covid-19; dan 3 meninggal (hasil swab negatif). Sedangkan Kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjadi penambahan 5 orang, sehingga menjadi 57 orang (14 proses pemantauan; 43 selesai pemantauan/negatif).

“Dari data grafik menunjukkan terjadi peningkatan kasus penyebaran Covid-19 di daerah kita (Takalar). Baik Kasus Positif, PDP, ODP maupun adanya OTG di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, Mari kita bersama-sama mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan melaksanakan imbauan dari pemerintah dan protokol kesehatan,” pungkas dr. Rahmawati.

Bupati Takalar Serahkan Bantuan Sosial di Desa Massamaturu

KabarMakassar.com — Sebanyak 568 Kepala Keluarga (KK) di Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Utara mendapat bantuan sosial terdampak covid-19.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan Taruttuka dan secara simbolis diberikan oleh Bupati Takalar Takalar, H. Syamsari Kitta.

Kepala Desa Massamaturu, Lukman Nyau menjelaskan bahwa dari warga yang mendapat bantuan terbagi menjadi beberapa yakni penerima kategori yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemensos, BLT Dana Desa, dan BPNT.

“Penerima BLT Kemensos sebanyak 160 KK, BLT Dana Desa 165 KK, BPNT Baru 75 KK, BPNT Lama 83 KK, jadi jumlah KK penerima bantuan sebanyak 568 KK,” kata Lukman, Sabtu (30/5).

Kata dia, jumlah itu terbagi pada 4 dusun yakni Dusun Bulumbung I terdiri dari 92 KK, Dusun Bulubumbung II sebanyak 131 KK, Dusun Bontorannu I 190 KK, dan Dusun Bontorannu II 144 KK dan tambahan 11 KK penerima PKH non BPNT.

“Ditambah ada 11 KK yang muncul setelah pendataan dan verifikasi ulang. Kita berharap akan mendapat BLT susulan,” pungkasnya.

Bahas Inovasi Kehidupan Normal Baru, Pemkab Talakar Vicon dengan Tiga Menteri

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Takalar melakukan video conference (Vicon) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, membahas tentang inovasi daerah dalam penyiapan tatanan kehidupan normal baru (New Normal) yang produktif, di Ruang Rapat Wakil Bupati Takalar, Jumat (29/5) kemarin.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten takalar, hadir pada Vicon tersebut: Wakil Bupati Takalar, H. Achmad Dg Se’re; Dandim 1426/Takalar, Letkol Inf. Ilham Yunus; Kapolres Takalar, AKBP Budi Wahyono; Ketua Pengadilan Negeri Takalar, Arwana; dan Ketua Pengadilan Agama, Adhayani Saleng Pagesongan;

Pada kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam masa pandemi (Covid-19) ini, rata-rata daerah mengalami minus sehingga mempengaruhi ekonomi terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan adanya dijalankannya konsep atau skema kehidupan normal baru, ia berharap masyarakat mampu memulai kegiatan namun tetap aman dari Covid-19.

“Kita ketahui bersama bahwa Indonesia adalah negara besar, dan 230 kabupaten/kota diantaranya masuk dalam zona hijau. Saya tekankan bahwa dalam memulihkan negara, kita bukan berarti mengabaikan protokoler kesehatan. Presiden kita perlu menata new normal. Tiap daerah berbeda-beda dalam desain new normal dan mempunyai inovasi masing-masing serta tetap produktif dan aman dari Covid,” ujarnya.

Sri Mulyani juga menyampaikan, pemerintah pusat bakal mengadakan lomba untuk pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia dengan membuat inovasi dalam penerapan kehidupan normal baru.

“Pemerintah pusat mengadakan lomba dengan membuat membuat inovasi dalam menangani proses new normal di setiap pemda di seluruh Indonesia. Dana Insentif Daerah (DID) serta piagam penghargaan,” sebut Sri.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyampaikan bahwa dirinya sudah menerapkan protokoler kesehatan di hotel, restoran dan tempat lainnya yang menjadi sektor pariwisata.

“Di dalam lomba ini akan banyak aspek penilaian, dan diutamakan tetap pada protokoler kesehatan,” katanya.

Sementara, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, dalam lomba inovasi ini ada beberapa ketentuan yang menjadi acuan penilaian.

“Kepala daerah perlu membuat tim untuk menggarap pasar tradisional, restoran, hotel dan tempat wisata. Aspek dan bobot penilaian, yakni
kesesuaian dengan protokoler Covid-19 dengan bobot 40%, aplikatif/replikasi dengan bobot 30%, strong idea (kreatifitas, kebaharuan) dengan bobot 20%, kerjasama/kokaborasi dengan bobot 10%, ” papar Tito.

Hasil inovasi daerah tersebut, kata Tito, harus dibuat dalam bentuk video berdurasi 1 menit dan maksimal 2 menit.

“Pelayanan harus pakai masker dan sarung tangan, pelayanan terpadu satu pintu. Lomba dimulai tanggal 29 Mei 2020, pembuatan dan pengiriman video tanggal 1 sampai 8 Juni 2020, tanggal 9 sampai 12 Juni 2020 penilaian, dan pengumuman tanggal 15 Juni 2020. Bagi daerah yang tidak mengikuti lomba maka diumumkan nama daerahnya pada pukul 15.23 Wita,” jelasnya. (*)

PT IKI dan Bank Sulselbar serahkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19 di Takalar

KabarMakassar.com — PT. Industri Kapal Indonesia (IKI) Persero bersama Bank Sulselbar menyerahkan bantuan penanganan covid-19 berupa sembako dan APD serta handsanitizer di Posko Gugus Tugas Covid-19 Takalar, Rabu (27/5).

Total bantuan yang diserahkan diterima berupa sembako dari PT. IKI dan uang tunai Rp.10 juta serta APD dan handsanitizer senilai Rp.15 juta.

Direktur utama PT. IKI Edy Widarto dan Kanca Bank Sulselbar Syahrul Upe menyerahkan bantuan tersebut dan diterima oleh Bupati Takalar H. Syamsari.

“Kita apresiasi perhatian dari BUMN dan Bank Sulselbar ini tanpa melihat jumlah bantuan yang diberikan. Takalar saat ini kita berlakukan dengan model pendekatan berbasis dari desa,” kata Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta.

“Seluruh bantuan yang masuk langsung kita distribusikan pada setiap unit pelayanan masyarakat. Tetapi tetap kita simpan juga untuk stok karena kita tidak tahu kapan wabah ini akan berakhir,” tambahnya.

Syamsari juga menyampaikan bahwa Pemkab Takalar telah menyiapkan secara khusus tempat pemakaman untuk pasien covid-19 sebagai cadangan bersama dengan peti mati untuk pasien dan masih membutuhkan kesiapan untuk penggunaannya.

Sementara itu, Dirut PT. IKI Persero Edy Widarto menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan program BUMN.

“Ini merupakan program satgas Bencana BUMN wilayah Sulawesi. Kami memberikan bantuan ini pada tiga kabupaten yaitu Gowa, Takalar dan Jeneponto. Bantuan ini dibagi perwilayah, untuk wilayah ini kami bersama-sama dengan PT. POS. Semoga bantuan yang kami berikan ini bermanfaat bagi seluruh warga Takalar,” kkata Edy.

Pasien Covid-19 di Takalar Bertambah 1 Orang

KabarMakassar.com — Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Takalar bertambah satu orang. Pasien baru ini berdomisili di Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar dan meninggal beberapa hari lalu. Sehingga total pasien covid-19 di Takalar sebanyak 6 orang.

Jubir Gugus Covid-19 Takalar, Syainal Mannan mengatakan pasien positif tersebut berinisial HJ merupakan warga Jalan Pallantikan, Kelurahan Pattalassang, Takalar.

Menurutnya HJ diketahui positif dari hasil tes swab yang dilakukan oleh tim gugus Covid-19 tiga hari lalu. Kata dia, tes swab dilakukan bersama sembilan orang kerabat yang pernah kontak erat dengan korban ES.

“Untuk sementara kami mendapatkan hasil swab 6 orang yang kontak erat almarhum ES, itu ada 1 yang positif yakni HJ ibu almarhum dengan komorbid atau memiliki penyakit lain,” kata Syainal Mannan, Rabu (27/5).

Menurutnya HJ dinyatakan positif namun dalam kondisi fisik yang sehat sehingga dilakukan penjemputan oleh tim gugus covid untuk menjalani isolasi mandiri di hotel Grand Palace Makassar.

Ia mengaku jika penjemputan itu dilakukan oleh anak HJ sendiri atau saudara ES yang juga merupakan salah satu perawat di RSUD Padjonga Dg Ngalle Takalar.

“Info terbaru juga, ibu almarhum ES, juga sudah dilakukan penjemputan oleh tim gugus tadi siang, dan alhamdulillah, saat ini sudah berada di Hotel Grand Palace untuk dilakukan juga isolasi mandiri,” ujarnya.

Kapal Ramadan ACT Sulsel akan Salurkan Bantuan Sembako di Pulau Lantang Peo

KabarMakassar.com — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 melalui program Kapal Ramadan. Kegiatan itu dilepas langsung oleh Bupati Takalar, Syamsari Kitta di Dermaga Boddia, Galesong, Jum’at (22/5).

Adapun daerah yang bakal didatangi untuk berbagi yakni di wilayah Indonesia Timur, salah satunya di Pulau Lantang Peo yang terletak di Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar dengan membawa 100 paket pangan.

Dalam arahannya, Syamsari Kitta menyampaikan bahwa Pulau Lantang Peo yang berlokasi di Kecamatan Kepulauan Tanakeke dipimpin oleh camat dan membimbing masyarakat di desa sehingga desa-desa mampu bertanggungjawab untuk serius berpartisipasi di dalam memutuskan Covid-19.

“Pemerintah di tengah pandemi Covid-19, berusaha menyantuni masyarakat tidak mampu melalui dana desa ditambah dana kabupaten dengan total 10 milyar untuk pendistribusian bahan pokok ke masyarakat yang rentan,” kata Syamsari.

Menurutnya jumlah bantuan ini tidak akan cukup tapi ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat. “Dengan kehadiran ACT tentu turut membantu pemerintah untuk memberikan rasa empati dan memberikan apa yang bisa disumbangkan,” jelasnya.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Takalar, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian ACT yang telah meluangkan waktu untuk menjangkau daerah terluar dari Kabupaten Takalar,” tambahnya.

Sementara itu, Marketing ACT SulSel, Miswar mengemukakan bahwa bantuan kemanusiaan melalui program Kapal ramadan ini merupakan tahun ke dua menyambangi Pulau Lantang Peo.

“Kali ini kami kembali berbagi kebahagiaan dengan membawa 100 paket sembako untuk dibagikan ke saudara kita di Pulau Lantang Peo, dimana tahun sebelumnya kami juga telah menyambangi di pulau yang sama dengan harapan dapat mengurangi beban kebutuhan sehari-hari,” kata Miswar.

Satu Warga Desa Banggae Takalar Reaktif Covid-19

KabarMakassar.com — Satu orang warga Desa Banggae, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar berinisial SL (39) reaktif covid-19, Kamis (21/5). Hal itu pun dibenarkan oleh Ketua Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Takalar Dr Rahmawati.

Ia mengaku jika warga Banggae tersebut bekerja sebagai sopir di Kota Makassar. “Benar, mengenai ini pasiennya sudah berada di Makassar untuk dilakukan isolasi mandiri,” kata dr. Rahmawati, Kamis (21/5).

Menurutnya informasi yang diterimanya hanya sebatas hasil rapid tes tapi belum mendapatkan hasil swabnya.

“Informasi yang kami terima hasil RDT-nya yang reaktif, tapi hasil swab belum ada. Kami sudah melakukan kordinasi ke Dinas Kesehatan Provinsi dan laboratorium namun belum mendapatkan hasil positif swabnya,” ungkapnya.

Dr Rahmawati menambahkan pasien reaktif covid-19 tersebut diketahui reaktif ketika perusahaan yang tempatnya bekerja melakukan pemeriksaan rapid test.

“Pasien bekerja di Makassar sebagai sopir. Hasil pemeriksaan RDTnya yang positif. Pasien kini sudah di Hotel di Makassar untuk Isolasi mandiri,” pungkasnya.

PT Pos Indonesia Salurkan Bantuan ke Pemkab Takalar

KabarMakassar.com – Bupati Takalar, Syamsari Kitta menerima bantuan dari PT. Pos Indonesia di Posko Induk & Media Center PSC Kabupaten Takalar, Rabu (20/5).

Bantuan yang diberikan perusahaan berplat merah itu berupa beras, mie instan dan minyak goreng sebagai bentuk mengurangi beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, Manajer P2K3L, Agung Kusuma Adji mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini sebagai wujud berbagi dengan sesama di tengah pandemi Covid-19.

“Jangan dilihat dari banyaknya tetapi keikhlasan yang ada didalamnya untuk saling membantu,” kata Agung.

Sementara itu, Bupati Takalar menyampaikan terima kasih kepada PT. Pos Indonesia atas bantuannya kepada Pemkab Takalar di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu masyarakat Takalar.

“Covid tidak hanya berefek pada kesehatan tetapi juga berefek pada perekonomian, mudah-mudahan ini segera berakhir sehingga semuanya bisa normal kembali dan orang-orang yang di PHK dapat bekerja kembali dan perekonomian dapat berjalan seperti semula” kata Syamsari.

Pemacangan Batas Sementara Bendungan Pamukkulu Dilakukan Usai Lebaran

KabarMakassar.com — Pemancangan batas sementara dan Identifikasi hak-hak pihak ketiga Kawasan Hutan Produksi Tetap (HP) kelompok Hutan Komara di sekitar lokasi program strategis Nasional Bendungan Pammukkulu akan dilakukan setelah lebaran.

Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah VII Makassar, Hariani Samal mengatakan, pemasangan pancang ini dilakukan pada bagian paling luar, dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya masyarakat yang komplain terkait pemasangan pancang.

“Setelah dilakukan rapat trayek batas di lokasi bendungan Pammukkulu dan dihasilkan kesepakatan bahwa tim segera diturunkan, pada awal bulan Maret dilakukan pemancangan sementara. Kita pasang trayek paling luar tujuan untuk mengetahui ada tidaknya masyarakat yang komplain,” jelas Hasriani ketika melakukan video conference bersama Wakil Bupati dan Forkopimda Takalar, Rabu (20/5).

Selain itu, Kepala BPKH wilayah VII Makassar juga menjelaskan bahwa hutan Komara akan diusulkan untuk dikeluarkan dari kawasan hutan produksi (Out) seluas kurang lebih 17,303 hektar.

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Takalar H. Achmad Se’re menyampaikan agar pembayaran lahan masyarakat yang ada di lokasi bendungan Pammukkulu dipercepat.

“Kami dari Tim Kabupaten akan siap mendukung kegiatan pemancangan trayek batas setelah lebaran. Namun, Kita berharap juga agar pembayaran lahan warga dipercepat dan kita berdoa kepada Allah SWT semoga wabah virus Corona segera berakhir sehingga aktivitas kita bisa berjalan normal,” ujarnya.

Wakil Bupati Takalar juga menyarankan agar kepala BPKH untuk dapat mengajak Gubernur atau Wakil Gubernur Sulsel berkunjung langsung bersama ke lokasi Bendungan Pammukkulu. (*)

Salat Ied Digelar di Rumah, Bupati Takalar Minta Warganya Sabar dan Menahan Diri

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Takalar telah menetapkan pelaksanaan Salat Hari Raya Idulfitri di wilayahnya dilakukan di rumah masing-masing. Segala bentuk kunjungan ke rumah sanak saudara ditiadakan, dan dianjurkan untuk di rumah saja merayakan hari lebaran.

Hal ini berlaku bagi semu masyarakat di wilayah Kabupaten Takalar, tak terkecuali bagi Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta. Untuk tahun ini, ia bersama keluarga melaksanakan Salat Idulfitri di rumah.

Syamsari mengatakan, hal ini semata-mata dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yang menjadi momok menakutkan bagi seluruh warga di dunia.

Terlebih, saat ini kondisi Kabupaten Takalar yang semula masuk kategori atau zona terkendali, berubah menjadi zona tidak terkendali setelah adanya tambahan pasien positif Covid-19.

“Kita sama-sama bersabar dan menahan diri untuk tidak keliling ke rumah kerabat dalam rangka silaturahmi dan budaya maaf-maafan, dengan berjabat tangan ditiadakan. Allah SWT insya Allah mengetahui niat baik kita untuk saling memaafkan. Kita semua melakukan itu untuk menghindari penyebaran penyakit Covid-19 ini, dan itu jauh lebih penting menurut agama,” kata Syamsari, Selasa (19/5).

Syamsari juga mengingatkan, menjauhi mudharat lebih didahulukan daripada mengambil manfaat. Hal ini jauh lebih baik bagi seluruh ummat dan sesuai dengan ajaran agama.(*)