Gowa Peringati Hari Anak Secara Virtual di Peace Room A’Kio

KabarMakassar.com — Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Gowa tahun 2020 dilakukan secara berbeda yakni melalui virtual Aplikasi Zoom, yang dipusatkan di Peace Room A’Kio, Selasa (4/8).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, saat ini Indonesia sedang berjuang untuk terlepas dari pandemi sehingga seluruh kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dilakukan secara virtual.

Menurut Adnan, dalam keadaan seperti ini para anak di Gowa harus fokus mengembangkan kemampuan, dan menggali potensi diri sehingga bisa membawa daerah kearah yang lebih baik.

“Yang akan menjadi penerus nantinya adalah para anak, jadi manfaatkan waktu sebaik mungkin ditengah pandemi ini untuk mengasah kemampun yang ada dalam diri kita,” ungkapnya.

Selain itu, Adnan mengajak para anak untuk selalu bergembira walaupun Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa sedang berjuang untuk terlepas dari pandemi Covid-19.

“Sesuai tema hari ini bergembira dari rumah, jadi meskipun kita disituasi yang sulit ini, hati harus selalu bergembira karena bergembira salah satu cara meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh kita,” ungkapnya.

Adnan tak menampik, saat ini banyak anak yang merindukan suasana sekolah, bermain dengan teman. Kendati demikian, dirinya mengingatkan agar anak selalu berkomitmen melindungi diri, keluarga dan orang disekitar karena Gowa merupakan zona merah penularan covid-19.

“Mari kita tunjukan kebersamaan, kerjasama untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan sehingga kita bisa segera melaksanakan kegiatan untuk memenuhi hak anak kita di wilayah Kabupaten Gowa,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaidah menagatakan peringatan kali ini berbeda dengan peringatan Hari Anak Nasional pada tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan karena adanya pandemi Covid-19 di tengah-tengah masyarakat khususnya pagi pelajar.

Tak hanya itu, Kawaidah membeberkan kegiatan ini diikuti oleh ratusan anak yang tesebar di enam kecamatan yakni Somba Opu, Pallangga, Bajeng, Barombong, Bontomarannu dan Tinggimoncong.

“Selain peringatan ini ada beberapa rangkaian peringatan hari anak seperti diskusi online, pembuatan film pendek, dan pembagian masker dan hand sanitizer pada beberapa kecamatan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui kegiatan ini turut diikuti Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Sekretaris Daerah, Muchlis, Wakil Ketua TP PKK Gowa Mussadiyah Rauf, dan para SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Bupati Gowa Tinjau Kesiapan Pembukaan Pos Pelayanan Publik

KabarMakassar.com — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa, Yeni Andriani dan Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola mengecek kesiapan pembukaan Pos Pelayanan Publik di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gowa, Senin (3/8).

Bupati Adnan mengatakan kehadiran Pos Pelayanan Publik sebagai langkah awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk terus meningkatkan dan tetap bisa memberikan kemudahan pelayanan kepada Masyarakat.

Nantinya Pos Pelayanan Publik ini akan menggabungkan pelayanan di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Gowa dan instansi vertikal lainnya. Sementara untuk awal hanya akan menggabungkan 3 (tiga) instansi, yaitu DPM-PTSP, Kejaksaan dan Polres Gowa.

Lanjut Adnan kehadiran Pos Pelayanan Publik langkah awal sebelum adanya pembangunan Mall Pelayanan Publik. Agar Kabupaten Gowa tetap bisa mempertahankan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang saat ini memiliki peringkat B.

“Untuk awal agar kita bisa mempertahankan B dan naik BB kita buat dulu Pos Pelayanan Publik yang akan ditempatkan di kantor PTSP. Pelayanannya 3 (tiga) dulu yaitu PTPS, Kejaksaan dan Kepolisian, mudah-mudahan ini bisa membuat Kabupaten Gowa meraih peringkat BB,” kata Bupati Adnan.

Sementara untuk pembangunan Mall Pelayanan Publik, Adnan merencanakan akan dibangun tahun 2021 mendatang. Adnan menyebutkan ini adalah satu satu poin untuk mendapatkan penilaian SAKIP.

“Sehingga saya minta TAPD yang diketuai oleh pak Sekda untuk bisa mempersiapkan ini dan merencanakan pada penganggaran tahun depan untuk membuat Mall Pelayanan Publik menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Saya minta dipersiapkan dari sekarang sehingga pada saat pembahasan APBD pokok 2021 sudah ada di dalamnya,” ujar Adnan.

Mall Pelayanan Publik ini akan diintegrasikan dengan semua pelayanan baik yang berada dilingkungan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa maupaun dengan pelayanan di instansi vertikal lainnya seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Agama serta Kementerian Agama Kabupaten Gowa.

“Sehingga tidak ada lagi pelayanan di kantor masing-masing, semua akan menjadi satu,” tambah Adnan.

Sementara itu, Kepala DPM-PTSP Kabupaten Gowa, Indra Setiawan Abbas menyebutkan beberapa pelayanan yang akan hadir dalam Pos Pelayanan Publik ini seperti pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), SIM, lapaoran hilang, bayar tilang dan pelayanan PTSP sendiri.

Pembagian Daging Kurban di Gowa Diantar ke Rumah Warga

KabarMakassar.com — Selain Shalat Idul Adha, pelaksanaan Idul Adha juga tidak lepas dari berqurban. Begitupun dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa juga akan melaksanakan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha ini.

Sementara untuk, pembagian daging qurban di Kabupaten Gowa akan diantar langsung ke rumah masyarakat. Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan salah satunya menghindari terjadinya kerumunan.

“Kurban tetap dilaksanakan, tetapi tidak ada yang berkumpul. Langsung diantar di rumah-rumah orang-orang yang membutuhkan dan berhak menerima daripada daging qurban tersebut,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan usai Shalat Idul Adha, Jumat (31/7).

Sementara untuk jumlah hewan qurban, Adnan menyebutkan ada 52 ekor berdasarkan laporan terakhir yang masuk dari panitia.

“Dari ASN dan laporan dari kecamatan belum masuk tetapi jumlah yang ada sampai hari ini sebanyak 52 ekor yang terlapor hingga tadi pagi,” sebutnya.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Pembinaan Sosial Spiritual Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H Najamuddin mengatakan bahwa hewan qurban ini merupakan sumbangan dari beberapa pihak.

“Hewan qurbannya ada dari Menteri Pertanian RI, Bapak Bupati Gowa, Telkomsel dan Polres Gowa. Jadi nanti kita paketkan per kilo yang akan diantar oleh panitia qurban ke masyarakat yang berhak,” ungkapnya.

Mentan SYL Shalat Idul Adha 1441 H di Gowa

KabarMakassar.com — Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo (SYL) melaksanakan shalat Idul Adha 1441 Hijriah di Ruang Terbuka Hijau RTH Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa Kabupaten Gowa, Jumat (31/7).

Dalam sambutannya Mentan SYL yang juga mantan Bupati Gowa ini mengaku bahagia bisa ikut melaksanakan Shalat Idul Adha di Kabupaten Gowa. Karena menurutnya lebaran Idul Adha tahun ini bisa dilaksanakan di kampung halaman bersama keluarga.

“Terutama kita semua yang menajdi keluarga saya sebagai orang Gowa. Saya merasa ini menjadi berkah tersendiri melihat kondisi keadaan Gowa dari hari ke hari makin baik,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah Idul Adha.

Lanjutnya, pelaksanaan Idul Adha tahun ini kata SYL berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini dilaksanakan ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19. SYL menyebutkan bahwa Covid-19 ini merupakan ujian untuk kita semua.

“Ini adalah ujian untuk kita keluar sebagai orang yang kuat. Kita harus banyak mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi, vitamin dan banyak berolahraga,” jelasnya.

Olehnya itu, cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi Covid-19 ini adalah memperbaiki keimanan, kedekatan terhadap sesama dan mengikuti protokol kesehatan serta anjuran pemerintah.

“Kita adalah anak pemerintah anak negara. Oleh karena itu, kita harus mendengarkan apa anjuran pemerintah seperti menggunakan masker dan jaga jarak. Jangan anggap Covid-19 ini sebagai hal biasa-biasa saja,” harapnya.

Namun mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dua periode ini yakin bahwa dengan kultur yang dimiliki masyarakat Gowa bisa keluar dan melewati tantangan ini.

“Kita harus menjadi pemenang dari semua tantangan dan masalah kehidupan. Karena orang Gowa, Bugis-Makassar sudah teruji kehidupannya, teruji dia punya genetika dan ini bawaan dari lahir,” tandasnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha ini juga dihadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, jajaran Forkopimda dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Peringatan Satu Tahun Meninggalnya IYL Dilakukan Secara Virtual

KabarMakassar.com — Peringatan satu tahun meninggal Mantan Bupati Gowa dua periode (2005-2015), Ichsan Yasin Limpo (IYL) dilakukan Dzikir, Doa dan Yasinan bersama secara virtual melalui aplikasi zoom, Kamis (30/7) malam.

Mewakili keluarga almarhum IYL, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa sosok Sang Punggawa (sapaan IYL) bukan hanya sebagai keluarga, tetapi juga sebagai sahabat dan teman.

Olehnya itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf jika selama hidupnya, almarhum IYL pernah melakukan kesalahan. Kakak dari IYL ini juga berharap keluarga, sahabat dan masyarakat Kabupaten Gowa untuk tetap mendoakan almarhum IYL.

“Tentu saja ini akan menjadi hal yang berarti almarhum di sana di tempatnya. Do’a-do’a kita pasti akan memberikan dia ketenangan. Kalaupun ada salah, khilaf dan mungkin ada hal yang tidak berkenan selama ini, pengampunan kita akan membawanya dia ke tempat-tempat yang lebih damai,” ucap SYL.

Sementara itu, Ustadz Usman Jasad dalam ceramahnya mengatakan bahwa kebahagiaan di dunia dan di akhirat dibagi menjadi empat golongan. Yaitu orang yang bahagia dunia dan di akhirat, kemudian orang yang bahagia di dunia tapi sengsara di akhirat.

Selanjutnya golongan manusia sengsara di dunia dan bahagia di akhirat dan golongan yang terakhir sengsara di dunia dan sengsara di akhirat. Namun menurut Ujas sapaan Usman Jasad, dirinya yakin bahwa almarhum IYL ada orang yang termasuk dalam golongan yang pertama yaitu orang yang bahagia di dunia dan akhirat.

Ia menjelaskan bahwa golongan yang pertama ini adalah orang yang selam hidup di dunia kaya harta, kaya ilmu, kaya kekuasaan dan rajin beribadah dan selalu memikirkan kepentingan orang banyak. Inilah yang menurut Ujas ada pada sosok Almarhum IYL.

“Saya yakin hal tersebut, saya ini adalah seorang ustadz. Yang telah lama mendampingi beliau turun ke desa-desa, kecamatan-kecamatan sehingga tahu persis gagasan dan ide-ide besar dari beliau,” ujarnya.

Ujas yang juga akademisi UIN Alauddin Makassar ini menyebutkan bahwa beberapa ide-ide dan gagasan almarhum IYL yang sangat luar biasa dan hingga saat ini masih dirasakan adalah program Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah, Kesehatan dan Pendidikan Gratis.

“Inilah warisan amal jariah yang beliau tanamkan sehingga saya yakin almarhum ayahanda Ichsan Yasin Limpo masuk dalam golongan orang yang bahagia di dunia dan di akhirat,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa apa yang dilakukan oleh almarhum IYL semasa hidupnya sudah sesuai dengan hadits Rasulullah Saw yaitu sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain.

“Tak terhitung kebaikan yang beliau tanam, tak terhitung kebajikan yang beliau tebarkan, tak terhingga amal jariyah yang beliau tinggalkan kepada kita semua dan saya yakin itu akan mengantarkan beliau tenang di alam kubur,” tambahnya.

Kegiatan ini turut diikuti Kapolda Sulsel, Anggota DPRD Sulsel, Pj Walikota Makassar, Bupati Gowa, Wakil Bupati Gowa, Forkopimda Kabupaten Gowa, Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa, seluruh saudara, kerabat, keluarga dan sahabat almarhum serta masyarakat Kabupaten Gowa.

Peringatan Hari Anak di Gowa Digelar Secara Virtual

KabarMakassar.com — Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Gowa akan dilakukan secara virtual melalui zoom pada Selasa 4 Agustus 2020 mendatang.

Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham saat menemui Bupati Gowa bersama Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua (FAHASTA) di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu, (29/7).

Ia mengatakan peringatan kali ini berbeda dengan peringatan Hari Anak Nasional pada tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan karena adanya pandemi Covid-19 di tengah-tengah masyarakat khususnya pagi pelajar.

“Jadi ditengah penyebaran ini peringatan hari anak akan dilakukan secara virtual dengan tema nasional Anak Terlindungi, Indonesia Maju #bergembira dari rumah,” ungkapnya.

Selain itu, Kawaidah membeberkan pada peringatan ini akan diikuti oleh ratusan anak yang tesebar di enam kecamatan yakni Somba Opu, Pallangga, Bajeng, Barombong, Bontomarannu dan Tinggimoncong.

Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku akan turut membawakan materi kepada para anak, sehingga pihaknya mengimbau agar tidak ada kegiatan berkumpul namun semuanaya dilakukan secara virtual.

“Anak-anak saat ini masih belajar dari rumah, apalagi Kabupaten Gowa merupakan zona merah penularan covid jadi peringatan dilakukan secara virtual, insyaallah saya akan ikut,” pungkasnya.

Lurah Paccinongan Gowa Sambut Baik Peserta KKN-E Unifa

KabarMakaasar.com — Universitas Fajar (Unifa) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Enterpreneur (KKN-E) angkatan XIV. Pelepasan KKN-E itu dilaksanakan secara virtual, Senin (27/7) kemarin.

Salah satu wilayah yang menjadi penempatan yakni Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Pada daerah ini, Unifa menerjunkan 3 mahasiswa dengan masa abdi 40 hari.

Terkait hal itu, Lurah Paccinongan, Andi Pangeran Subair mengaku menyambut baik KKN-E Unifa di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa dapat melakukan pengabdian dan memberikan program edukasi kepada masyarakat.

“Saya minta agar mahasiswa bisa lebih banyak melakukan edukasi kepada masyarakat dan juga sosialisasinya bisa langsung ke masyarakat agar dapat langsung dapat dirasakan dampaknya,” kata Pangeran, Selasa (28/7).

“Mahasiswa kan hanya 3 orang, jadi buat program yang mudah saja karena jangan sampai membebani para mahasiswa ini. Apalagi kan, kita ini juga pernah seperti mereka,” tambahnya.

Sementara itu, mahasiswa KKN-E Unifa, Muh. Zultamzil berharap dapat cepat beradaptasi dengan masyarakat. “Kita ini sosialisasi dulu sehingga bisa beradaptasi, khususnya di RT 2 Bontotangnga,” kata Zultamzil.

Apalagi, kata dia, dirinya bersama teman-temannya baru diterima oleh pemerintah setempat. Ia mengaku pemerintah setempat juga sangat menyambut dengan sangat baik.

“Alhamdulillah, Pak Lurah sambut baik kami. Sore ini kami langsung melakukan observasi untuk sosialisasi dan mencari tahu kebutuhan masyarakat, agar bisa disinkronkan dengan program,” pungkasnya.

RTH Syech Yusuf Dijadikan Tempat Sholat Idul Adha

KabarMakassar.com — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah menetapkan pelakasanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriyah tahun 2020 jatuh pada Jumat (31/7) mendatang. Hal ini berdasarkan hasil sidang isbat (penetapan) yang digelar di kantor Kemenag, Selasa (21/7) lalu.

Sementara itu, pelakasanaan shalat Idul Adha untuk tingkat Kabupaten Gowa akan dilaksanakan di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya Sungguminasa.

Hal ini berdasarkan arahan dari Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memimpin Coffee Morning, Senin (20/7) lalu yang meminta agar pelaksanaan shalat Idul Adha di seluruh wilayah Kabupaten Gowa dilaksanakan di lapangan atau ruang terbuka.

Meskipun dilaksankan di ruang terbuka, pelaksanaan shalat Idul Adha kata Bupati Adnan haru tetap mengikuti protokol kesehatan untuk meminimalisir terjadinya penularan Covid-19. Hal ini mengingat kasus Covid-19 di Kabupaten Gowa masih cukup tinggi.

“Resiko penularan di ruang terbuka jauh lebih rendah dibandingkan dengan di ruang tertutup,” kata Adnan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelola Ruang Terbuka (RTH) Hijau Syekh Yusuf dan Syekh Yusuf Discovery Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, Hj. Marhani Usman berharap masyarakat yang ikut shalat Idul Adha agar menjaga kebersihan. Pihaknya sudah menyiapkan tempat sampah di sekitar pelakasanaan shalat Idul Adha.

“Kami membuka Ruang Terbuka Hijau ini hanya sebagai pelaksanaan tempat shalat Idul Adha dengan mengedukasi masyarakat bahwa pada hari itu kita harus tetap menjaga kebersihan,” ujar Marhani, Jumat (24/7).

Walaupun sudah digunakan untuk shalat Idul Adha, namun dirinya menyebutkan bahwa RTH ini belum bisa digunakan untuk kegiatan lainnya, seperti aktivitas olahraga dan lain-lain.

“Setelah itu kami akan tutup kembali sampai semua fasilitas yang ada di lapangan di Lapangan Syekh Yusuf dan Syekh Yusuf ini semuanya siap dan setelah adanya peresmian,” tambahnya.

Bantu Korban Bencana Masamba, Pemkab Gowa Kirim 4 Truk Bantuan

KabarMakassar.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melepas empat truk bantuan peduli korban banjir bandang untuk masyarakat Kabupaten Luwu Utara yang berasal dari Pemkab Gowa, masyarakat dan organisasi sosial, Kamis (23/7).

Adnan mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan panggilan nurani untuk membantu sesama yang tertimpa musibah di Luwu Utara khususnya di daerah Masamba.

“Bantuan yang kita berikan ini berasal dari seluruh elemen Kabupaten Gowa baik dari pemda, pramuka, organisasi sosial, hingga masyarakat. Bantuan ini tidak melihat berapa besar bantuan itu tetapi yang terpenting merupakan wujud nyata bahwa kita peduli dengan sesama,” ungkapanya, di Halaman Rujab Bupati Gowa, Kamis (23/7).

Masih lekat diingatan Pemkab Gowa terkait banjir dan longsor yang menimpa Kabupaten Gowa tahun lalu dan bantuan terus berdatangan, sehingga ketika daerah lain tertimpa musibah dirinya merasa terpanggil untuk membantu sesama.

Kendati demikian, dirinya menghimbau agar ketika menyalurkan bantuan tetap menerapkan protokol kesehatan khususnya wajib menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan agar ketika kembali ke Kabupaten Gowa bisa tetap sehat.

“Mudah-mudahan kita semua yang berangkat ke Masamba membawa bantuan diberikan keselamatan, dan saya titip tetap menjaga protokol kesehatan meskipun kita semua membawa misi kemanusiaan tetapi saya berharap tetap menjaga diri agar tidak tertular covid-19,” harap orang nomor satu di Gowa itu.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Ikhsan Parawansah mengatakan hari ini pihaknya bersama beberapa relawan, organisasi sosial masyarakat, pramuka kwarcab Gowa, akan menyalurkan bantuan tersebut ke Luwu Utara.

“Bantuan kemanusian untuk saudara kita ke Luwu Utara itu beruapa bantuan kebutuhan dasar seperti air minum, beras, makanan siap saji, tenda, kelengkapan bayi, obat-obatan, dan kelengkapan lainnya yang dibutuhkan masyarakat Lutra saat ini,” ungkapnya.

Terkait penyaluran bantuan tersebut, Ikhsan mengaku akan membawa ke posko induk penanganan banjir di Masamba sesuai protap kebencanaan yang berlaku.

“Sesuai protap kebencanaaan kami bawa ke posko induk dan menyampaikan ini bantuan dari seluruh masyarakat, nanti pihak sana yang akan mendistribusikan,” pungkasnya.

Adapun bantuan tersebut berasal dari beberapa SKPD Gowa yakni Dinas Sosial, PPKB, BKPSDM, Gerakan Pramuka Kwarcab Gowa, Kantor Lurah Limbung, Kalebajeng, Maccinibaji, Mata Allo, Tubajeng, Panyangkalang Kecamatan Bajeng, Solidaritas Gowa Community, dan masyarakat Kabupaten Gowa.

Anjuran Berkurban Idul Adha dari Ustad Abdullah Renre

KabarMakassar.com — Jelang Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1441 Hijriah yang jatuh pada tanggal 31Juli 2020 mendatang, Ustad Dr KH Abdullah Renre MA menyampaikan mengenai kurban yang identik dengan perayaan tersebut.

Hal itu dikatakannya saat menjadi penceramah pada Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah yang dilakukan Pemkab Gowa melalui via zoom di Peace Room A’Kio, Jumat (17/7).

Ustad yang juga dosen UIN Alauddin mengatakan udhiyah disebut juga kurban yang merupakan apa yang disembelih pada hari penyembelihan untuk disedekahkan kepada fakir miskin, dinamai dengan itu karena dilakukan pada hari adha dan waktu dhuha.

Menurutnya udhiyah dan memberikan bantuan sosial sebaiknya dibedakan meskipun dalam islam berbagi kepada saudara yang terkena musibah sangat dianjurkan.

“Dalam Islam ada atau tidak ada musibah udhiyah tetap terlaksana, sehingga jika melakukan udhiyah dan bansos lebih baik dibedakan tetapi tidak ada salahnya saat memberikan bantuan sosial kepada saudara yang terkena musibah udhiyah itu bisa diikutkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu dirinya juga mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan selalu menggunakan masker hingga menjaga kebersihan diri karena Islam selalu mengajarkan mengenai kebersihan.

“Dimasa pandemi ini protokol kesehatan saat penting, jadi tetap jaga jarak dan menggunakan masker serta selalu cuci tangan,” ungkapnya.

Ia berharap apa yang menjadi syariat islam untuk selalu ditatati, dijalani dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.