Lantik 62 Kades Melalui Video Conference, Ini Pesan Bupati Bulukumba

KabarMakassar.com — Pelantikan dan pengambilan sumpah 62 kepala desa se-Kabupaten Bulukumba di sembilan lokasi terpisah yang berlangsung secara virtual melalui video conference berjalan lancar dan sukses, Rabu (15/4).

Sembilan lokasi tersebut yakni di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba (9 orang kepala desa sebagai perwakilan kecamatan), dan 8 kantor kecamatan di wilayah Kabupaten Bulukumba (53 kepala dea terpilih).

Para kepala desa yang terpilih pada Pilkades sserentak bulan Maret kemarin ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 188.45-236 Tahun 2020 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa Terpilih Pada 62 Desa untuk Masa Jabatan Tahun 2020-2026 tertanggal 3 April 2020.

Pelantikan ini tidak dilakukan eperti biasanya, mengingat saat ini berda dalam kondisi tanggap darurat Covid-19. Olehnya itu, pelaksanaanya pun harus mengikuti standar protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, yakni dengan menjaga jarak dan penggunaan masker untuk para undangan.

Yang hadir dalam pelantikan di sembilan lokasi pun dibatasi dan dijaga ketat. Kepala desa yang dilantik hanya boleh membawa pendamping 1 orang. Selain itu, hadir pula perwakilan BPD 1 orang, dan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) 1 orang.

Khusus di Ruang Pola Kantor Bupati, dihadiri oleh Wakil Bupati dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta Ketua Pengadilan Negeri.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali yang melantik dan mengambil sumpah para kepala desa dari Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, dalam sambutannya mewanti-wanti para kepala desa yang baru saja dilantik untuk tidak melaksanakan pesta syukuran.

“Jika ada yang melakukan pesta, maka akan berurusan dengan pihak kepolisian,” tegas Sukri.

Sukri meminta para kepala desa yang dilantik untuk segera fokus dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Para kepala desa bisa melakukan refocusing dana desa untuk membiayai penanggulangan wabah Covid-19 seperti biaya jaring pengaman sosial bagi warga desanya yang terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Sukri juga menyampaikan beberapa pesan untuk para kepala desa yang baru dilantik. Diantaranya: Melakukan gerakan produksi masker 1.000 buah per desa yang diperuntukkan untuk warga desa dengan memaksimalkan sumber daya di desa; Melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak secara ekonomi karena wabah Covid-19, dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan; Senantiasa menghimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, jaga jarak sampai wabah ini mereda.

Sukri juga meminta kepada warga pendatang di wilayah desa masing-masing untuk isolasi diri di rumah dan berkoordinasi dengan tim medis untuk pengecekan kesehatannya.

Selain itu, Gugus Tugas Desa yang dipimpin oleh kepala desa harus senantiasa memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, gotong royong untuk bersama-sama melawan wabah Covid-19.

“Jangan sampai terjadi penolakan terhadap warga yang positif terpapar Covid-19 ataupun yang masih berstatus ODP dan PDP. Justru mereka inilah yang harus kita bantu bersama agar mereka sembuh,” ujarnya.

Terkait penggunaan Dana Desa untuk penanganan Covid-19, Sukri meminta kepala desa untuk tetap mengacu pada prinsip akuntabilitas, transparan, efektif dan efisien, serta bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat.

62 Kepala Desa di Bulukumba Dilantik Melalui Video Conference

KabarMakassar.com — Pelantikan kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bulukumba pada 5 Maret 2020 lalu, akan digelar secara serentak namun terpisah di 9 lokasi pada Rabu (15/4) mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bulukumba, Andi Kurniady mengatakan, para kepala desa terpilih tersebut akan dilantik oleh Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dari jarak jauh menggunakan video conference.

Rencananya, kata dia, sebagian kepala desa terpilih akan dilantik secara langsung oleh Bupati Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati. Sementara selebihnya akan dilantik di kantor kecamatan masing-masing melalui video conference.

“Jadi bupati akan melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Ruang Pola, dan disiarkan secara live streaming di 8 lokasi lainnya,” kata Andi Kurniady, Senin (13/4).

Menurut Kurniady, meski secara total ada 64 desa di Bulukumba yang melaksanakan Pilkades serentak, namun hanya 62 kepala desa yang akan dilantik pada 15 April mendatang.

“2 desa, yaitu Balangtarong dan Caramming belum dilantik karena penyelesaian sengketanya masih berproses atau belum selesai,” jelasnya.

Proses penyelesaian sengketa hasil pilkades di 2 desa tersebut, kata dia, terkendala adanya wabah Covid-19. Pasalnya dalam proses penyelesaian sengketa, harus ada pemanggilan saksi atas aduan yang masuk. Termasuk proses sidang dan konsultasi dengan pihak pemerintah provinsi dan pusat.

“Untuk melaksanakan kegiatan, tentunya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Terkait sarana prasarana pelantikan melalui video conference, Kurniady mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan di lokasi kantor kecamatan.

“Di Ruang Pola ada 9 orang mewakili sembilan kecamatan, selebihnya di kantor kecamatan masing-masing, kecuali dari Kecamatan Bontobahari bergabung di Kantor Kecamatan Ujungloe. Begitu pula Kecamatan Herlang, lokasi pelantikan kadesnya dipindahkan di Gedung Gema Desa Pataro,” pungkasnya.