6 Pasien Dalam Pengawasan di Makassar Dinyatakan Sembuh

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar merilis update atau data terbaru hasil pemantauan penyebaran Virus Corona (Covid-

19) yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 yang dilakukan di wilayah Kota Makassar.

Tak ada penambahan untuk jumlah pasien positif Covid-19. Hingga Ahad (22/3) pukul 21:15 WITA, jumlahnya tetap 2 orang. 1 meninggal dan 1 lagi masih dalam perawatan. Yang bertambah hanya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Jumlah ODP tercatat sebanyak 15 orang (tidak termasuk 68 lainnya yang berada dalam pengamatan), dimana 10 diantaranya masih dalam proses pemantauan dan 5 lainnya sudah selesai pemantauan. Sedangkan jumlah PDP bertambah dari sebelumnya 14 orang menjadi 24 orang.

Yang sedikit melegakan, dari jumlah PDP sebanyak 24 orang itu, 6 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sementara 18 lainnya masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kota Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah T Azikin menuturkan, pasien PDP yang sudah dinyatakan sembuh ini adalah mereka yang sudah menjalani pemeriksaan swab nasofaring (teknik usap hidung dalam) dan hasilnya menunjukkan bahwa uang berangkutan negatif Covid-19.

“Orang atau pasien yang berstatus PDP itu betul-betul dalam pengawasan. Sejauh ini totalnya ada 24, dimana 18 dirawat dan 6 sudah dinyatakan sembuh dan pulang ke rumahnya masing-masing. Yang dinyatakan sembuh ini berarti sudah ada hasil pemeriksaan swab dan dinyatakan negatif Covid-19,” terang Naisyah.

Menurut Naisyah, hingga saat ini Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar masih terus melakukan penelusuran atau contact tracing untuk mencari sekaligus mencegah meluasnya penularan Covid-19 di Kota Makassar.

“Tim kita masih terus bekerja, dan kita berharap masyarakat juga ikut membantu dengan melakukan sosial distancing atau mengurangi aktivitas di luar rumah jika memang tidak ada keperluan yang benar-benar mendesak. Ini sangat penting dan akan sangat membantu pencegahan penularan Covid-19,” ujarnya.

Sebelimnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulasel, Ichsan Mustari juga meminta seluruh masyarakat yang ada di Sulsel agar mengikuti imbauan pemerintah untuk mengurangi aktifitas di luar rumah atau menerapkan social distancing dan isolasi mandiri jika tidak ada keperluan yang benar-benar mendesak.

Pasalnya menurut Ichsan, saat ini proses penularan Covid-19 di Sulsel bukan lagi berasal dari luar daerah, tetapi sudah local transmission (penularan terjadi di lokasi, daerah atau tempat pasien berada).

“Ini kan sekarang di Sulsel sudah local transmission, makanya kita berharap masyarakat itu benar-benar bisa mengikuti imbauan pemerintah, isolasi mandiri dan benar-benar menerapkan social distancing. Itu yang kita harapkan agar kita bisa sama-sama meminimalisir penyebaran Covid-19 ini di Sulsel,” kata Ichsan.