Biang Kemacetan, Kadishub Sebut Pelataran MP Diambil Alih PD Parkir

Kabarmakassar.com — Sejumlah titik di Kota Makassar masih menjadi titik kemacetan. Hal ini pun menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Pemkot untuk menyelesaikan masalh ini.

Salah satu titik yang sering mengalami kemacetan yakni di Jalan Boulevard, tepatnya di depan Mall Panakkukang. Hal itu dikarenakan banyaknya taksi online yang tidak mematuhi rambu rambu lalu lintas.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said mengaku ikut prihatin. Ia mengatakan pihaknya sudah membicarakan hal tersebut kepada pihak PD Parkir.

“Tadi saya sudah bicara dengan Pak Direktur Operasional PD Parkir, katanya mereka sudah membicarakan dengan pihak mall bahwa pelatarannya itu diserahkan dan dikelola oleh mereka,” kata Mario, Rabu (4/3).

Karena itu, kata dia, ada kemungkinan nanti untuk kendaraan roda 4 bisa diatur. “Termasukmi itu taksi online.” ujarnya.

Ia mengatakan untuk mengurangi kemacetan tidak hanya sekedar penegakan aturan. Tapi, kata dia, dibutuhkan partisipasi dari masyrakat dengan membangun kesadaran dalam etika berlalu lintas.

Apalagi, Kota Makassar yang memiliki pertumbuhan kendaraan yang semakim signifikan dan dilain pihak sementara ruas jalan yang tidak mencukupi.

“Kalau tidak ada kesadaran dari kita semua, artinya sadar untuk memenuhi semua aturan lalu lintas, saya kira semakin sulit.” katanya.

“Saya harap teman-teman grab, gojek, angkutan umum, masyarakat umum untuk mematuhi seluruh peraturan lalu lintas agar menggunakan etika berlalu lintas dalam berkendara di jalan,” pungkasnya.

Atasi Jukir Liar, PD Parkir dan Satpol PP Bentuk Tim Terpadu

KabarMakassar.com — Keberadaan juru parkir (jukir) liar yang kerap meminta biaya parkir melebihi aturan dan tanpa karcis, kian merajela dan sudah meresahkan warga Kota Makassar.

Menyikapi hal tersebut, Dirut PD Parkir Kota Makassar Irhamsyah Gaffar mengaku pihaknya bersama dengan Satpol PP Makassar telah melakukan rapat koordinasi dan memutuskann untuk membentuk tim terpadu untuk menangani permasalahan ini dan juga sosialisasi penerapan sistem parkir online.

Menurut Irham, hal ini dilakukan untuk mematangkan program kerja direksi sekaligus memaksimalkan potensi pendapatan PD Parkir Makassar dalam menunjang PAD Kota Makassar.

“Penanganan jukir liar adalah program kerja kami. Kami akan berupaya untuk menekan keberadaan mereka, agar pendapatan PD Parkir Kota Makassar bisa lebih maksimal. Dengan begitu, tentu akan membantu tercapainya PAD Makassar sesuai target,” kata Irham, Kamis (20/2).

Menurut Irham, selain PD Parkir dan Satpol PP, di dalam tim terpadu yang nantinya dibentuk juga akan melibatakan pihak TNI-Polri serta Dinas Perhubungan Kota Makassar.

“Ini agar dalam pelaksanaannya nanti dapat lebih efektif,” ujarnya.

Irham menambahkan, sistem yang akan dijalankan oleh tim terpadu ini diharapkan dapat meminimalisir kebocoran dan menjamurnya jukir di Makassar.

“Olehnya itu, peran serta masyarakat juga dibutuhkan untuk melancarkan program tersebut dengan aktif memberikan laporannya jika menemukan jukir liar di Makassar,” ucapnya.

Sementara, Kasatpol PP Kota Makassar Imam Hud mengaku pihaknya selalu siap untuk membantu PD Parkir demi menciptakan kondisi kondusif di Kota Makassar.

“Saya pribadi tentu sangat mendukung program ini, dan Satpol PP Kota Makassar memang memiliki tugas untuk mengawal kerja-kerja pemerintahan. Olehnya itu, kapanpun personel dibutuhkan akan disiapkan,” kata Imam.