Resmi Diberlakukan, Pelanggar Parkir Liar di Balaikota Nihil

KabarMakassar.com — Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said mengatakan jika penindakan bagi pelanggar parkir di sekitar Balaikota Makassar mulai diberlakukan, Selasa (2/7). Tapi, kata dia, penindakan pada hari pertama tidak ditemukan adanya pelanggaran.

“Tidak ada karena memang kita sudah kapling. Kita sudah sterilkan dan sudah sosialisasikan selama beberapa hari ini. Sehingga, pada hari ini saya liat tidak ada laporan ke kami bahwa ada pelanggaran. Terutama di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Balaikota” kata Mario.

Ia menambahkan jika nantinya ada pelanggar yang masih melakukan parkir di sekitar Balaikota yakni di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Balaikota maka akan ditindak dengan pemberian tilang hingga pengangkutan kendaraan.

“Kalau di luar jelas penindakannya akan dilakukan penggembokan setelah itu dilakukan penilangan oleh pihak lantas. Sementara untuk roda dua kalo memang ada parkir di situ kita akan angkut” tambahanya.

Ia mengaku pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian lalulintas dan satuan polisi Pamong Praja dalam penertiban dan penerapan yang tertuang dalam surat edaran Walikota Makassar terkait parkir liar ini.

“Untuk internal di dalam diawasi oleh Satpol PP, sedangkan kami akan mengawasi Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Balaikota. Nanti kita akan bekerjasama dengan ditlantas untuk melakukan penindakan,” jelasnya.

Sebelumnya, Dishub Kota Makassar sempat menertibkan dan melakukan penggembokan bagi kendaraan yang melanggar pada sosialisasi awal.

“Awal sosialisasi sudah pernah ada digembok sebanyak 2 kendaraan di Jalan Balaikota. Ada yang parkir jadi digembok. Kita berikan peringatan dengan penggembokan karena masih tahap sosialisasi jadi belum ada penindakan secara resmi,” katanya.

Parkiran di Sisi Kiri Balaikota Mulai Ditertibkan

KabarMakassar.com — Sisi kiri Kanto Walikota (Balaikota) Makassar yang biasanya dipenuhi dengan kendaraan roda dua yang terparkir di ,lokasi tersebut, Selasa (11/2), tampak lengang.

Kondisi tersebut merupakan dampak dari penataan parkir yang dilakukan oleh PD Parkir Makassar Raya dalam mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi di lokasi tersebut pada pagi dan sore hari.

“Kami harus menata dengan baik, karena kalau tidak ditata maka akan menganggu pengendara yang menuju ke Jalan Ahmad Yani,” kata Direktur Utama PD Parkir, Irham Syah Gaffar, saat ditemui di Balaikota Makassar.

Meski begitu, menurut Irham, masih ada saja beberapa oknum juru parkir (jukir) yang kerap memberikan tempat kepada pemilik kendaraan dengan berbagai alasan.

“Itu oknum jukir memberikan tempat hanya karena persoalan dia berfikir hanya mengurus berkas cepat, jadi masih dikasih tempat. Padahal kita sudah sampaikan berkali-kali agar tidak memberikan kesempatan kepada pengendara motor parkir di situ,” ujarnya.

Irham menegaskan, jika hal serupa masih terjadi, pihaknya tak segan-segan untuk mengevaluasi para jukir yang bertugas di kawasan tersebut.

“Pokoknya kita kasih sanksi tegas. Salah satunya id card dan atribut parkir,” tutupnya.