Geopark Maros Pangkep Bakal jadi Pariwisata Dunia

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, mendukung penuh Geopark Maros Pangkep menuju pariwisata dunia.

“Geopark ini adalah bagaimana memuliakan alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, itulah misi Geopark sebenarnya,” ungkapnya, di Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Senin (3/8).

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur bisa dilakukan, tapi yang paling penting harus dijaga adalah bagaimana tetap menjaga keaslian situs budaya dan kearifan lokalnya.

“Geopark Maros Pangkep ini sangat banyak destinasinya. Makanya saya bilang ini harus betul-betul dijaga keaslian dan kearifan lokalnya. Jangan sampai karena kita membangun kawasan wisata tapi mengubah fungsi,” tegasnya.

Ia mengaku, Geopark Maros Pangkep ini sudah memenuhi standar untuk masuk di UNESCO, tapi harus ada konsistensi dari masyarakat dan pemerintah untuk tetap menjaga keasliannya. UNESCO merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

“Iya (memenuhi standar), makanya saya bilang harus kita jaga. Jangan sampai kita mengubah fungsinya. Silahkan membangun infrastruktur apa saja tapi itu (jangan mengubah keasliannya),” katanya.

Menurut dia, langkah yang tepat untuk menjaga hal tersebut yakni dengan betul-betul menyayangi alam dengan segala upaya, dan paling penting Geopark Maros Pangkep ini juga untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sendiri.

“Makanya saya sering mengatakan bahwa kalau mau disayangi oleh alam kita harus lebih menyayangi alam itu, makanya alam ini kita harus muliakan. Alam ini dimuliakan tentu dengan segala upaya yang sudah dilakukan, termasuk bagaimana dengan alam ini dan masyarakat bisa disejahterakan,” jelasnya.

Sementara itu, Jendral Maneger Geopark Maros Pangkep, Dedi Irfan, mengaku, mendapatkan support penuh dari Gubernur Sulsel terkait diusulkannya Geopark Maros Pangkep menuju UNESCO.

“Jadi arahan dari Pak Gubernur setelah pertemuan ini, kami dari badan pengelola Geopark Maros Pangkep meminta arahan beliau terkait pengajuan Geopark Maros Pangkep yang sekarang berstatus nasional untuk menuju ke UNESCO,” urainya.

Ia berharap, Geopark Maros Pangkep ini bisa segera dijadikan pariwisata dunia, apalagi sudah ada dukungan dari Gubernur Sulsel.

“Saya kira target kita adalah bagaimana kemudian Geopark Maros Pangkep ini bisa diterima sebagai bagian dari Geopark Global eksport. Mudah-mudahan tahun depan akan ada proses assesment,” harapnya.

Meski demikian, Geopark Maros Pangkep juga harus disokong dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung sebagai kawasan wisata dunia.

“Tentu ada pembenahan yang akan kita lakukan terkait infrastruktur di dalam kawasan, kemudian informasi-informasi terkait Geopark Maros Pangkep itu sendiri, secara sosialisasi maupun di media. Saya kira itu poinnya dan Pak Gubernur memberikan support penuh terhadap Geopark Maros Pangkep menuju UNESCO,” tutupnya.

Gubernur Tugaskan Pendamping Gizi Fokus Jaga Seribu Hari Pertama Kelahiran

Kabar Makassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menugaskan seluruh tenaga pendamping gizi dan konselor stunting agar fokus menjaga 1.000 hari pertama kelahiran bayi.

Hal tersebut disampaikan Prof Nurdin Abdullah pada acara pelepasan pendamping gizi dan konselor stunting atau program Gammara’NA, di Hotel Best Western Makassar, Senin (3/8).

“Masa (1.000) itu adalah periode emas kehidupan. 1.000 hari harus mendapatkan perhatian khusus. Stunting harus mendapatkan perhatian khusus untuk kecerdasan, produktivitas dan prestasi kelak nanti pada dewasa,” ujarnya.

“Makanya penting 1.000 hari pertama itu, inilah yang coba kita dorong. Jadi jangan nanti lahir (baru ada perhatian), jadi sejak di dalam kandungan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, masalah gizi tidak bisa dijadikan sebagai alasan kuat sehingga angka stunting di Sulsel terus meningkat. Sebab, masalah yang paling penting adalah bagaimana pemahaman masyarakat harus betul-betul didampingi oleh para pendamping gizi dan konselor stunting ini.

“Pertama gizi nggak bisa menjadi alasan. Kedua memang kenapa penting pendampingan, karena pemahaman masyarakat yang anggap enteng ketika mereka hamil dan tidak betul-betul memberikan gizi yang baik kepada calon bayinya,” urainya.

“Makanya saya bilang sebenarnya kalau kita memang kreatif, tidak ada istilah mereka ekonomi lemah dan sebagainya, apalagi di desa rata-rata halamannya luas (untuk menanam sayur-sayuran), dan pemberian sayur buah (kepada ibu hamil),” sambungnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagai daerah agraris dan setiap tahunnya memberikan makan kepada 24 provinsi di Indonesia, namun masih bermasalah soal stunting, tentunya semua harus merasa malu dengan keadaan seperti ini. Olehnya itu, ia optimistis tiga tahun kedepan masalah stunting bisa ditekan.

“Provinsi ini memberikan makan untuk 24 provinsi, tapi kita masih bermasalah soal stunting. Kita malu sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah tapi masih bermasalah saol ekonomi dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

“Kita masih di atas rata-rata nasional, nah mudah-mudahan dengan pendamping ini bisa menekan, dan harapan kita dua tiga tahun kedepan stunting di Sulsel ini harus menurun,” tutupnya.

Gubernur Apresiasi Gerakan Berqurban Bukalapak

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, menyampaikan apresiasi kepada Bukalapak atas inisiatifnya dalam pencanangan gerakan teladan berqurban bersama dengan sembilan mitranya.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel sangat mendukung serta mengapresiasi pencanangan gerakan teladan berqurban yang diinisiasi oleh Bukalapak bekerjasama dengan sembilan mitranya,” ungkapnya melalui virtual, Rabu 29 Juli 2020.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Rumah Yatim, Dompet Dhuafa, Laziz NU, dan LazizMu yang telah memilih Sulawesi Selatan sebagai tempat pendistribusian hewan qurban, dan terima kasih juga kepada Bukalapak yang telah memfasilitasi mudhoi untuk tetap bisa Berqurban dalam kondisi pandemi ini,” lanjutnya.

Apalagi, Bukalapak ini membuka layanan qurban online atau fitur Buka Qurban dimana masyarakat bisa berqurban secara online.

“Ini bukti bahwa gerakan ini adalah bentuk sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, eCommerce dan lembaga-lembaga pengelola zakat, infaq, dan sedekah,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Bukalapak, M.Rachmat Kaimuddin, mengajak seluruh masyarakat untuk berqurban bersama dengan mitranya untuk membantu sesama di tengah pandemi. Berqurban sendiri merupakan sebuah amalan sunah muakad yang dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu, sebagai rangkaian dari kegiatan menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Bukalapak sebagai perusahaan teknologi selalu berupaya menciptakan inovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Terutama dalam masa pandemi seperti saat ini, BukaQurban secara khusus hadir untuk mempermudah umat islam dalam berkurban sekaligus mendorong perekonomian yang adil untuk semua melalui optimalisasi teknologi,” tutupnya.

Untuk diketahui, hadir pada virtual kali ini Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 sekaligus Ketua Umum Dewan Mesjid Indonesia, Bapak DR (HC) Drs.H.Muhammad Jusuf Kalla, Menteri Agama R.I Bapak Jend.TNI (Purn) Fachrul Razi, Wakil Gubernur Jawa Timur Bapak Dr.H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Bupati Purbalingga Ibu Dyah Hayuning Pratiwi, CEO Bukalapak Bapak M.Rachmat Kaimuddin, Direktur Bank Syariah Mandiri Anton dan Seluruh Mitra Bukalapak.

BBJN Sulsel Bahas Progres Jalan Bua-Rantepao Dirujab Gubernur

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, Kepala Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Sulsel, Muhammad Insal U Maha, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulsel, Prof Rudy Djamaluddin, membahas progres pembangunan ruas jalan Bua-Rantepao, di Gubernuran, Rabu 29 Juli 2020.

Nurdin Abdullah mengatakan, koordinasi merupakan kunci untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Sulsel.

“Jangan sungkan-sungkan menyampaikan kepada kami. Karena koordinasi dan sinergi kuncinya kita ini,” ujarnya.

Ia menceritakan langkah-langkah Pemprov Sulsel saat ini sangat disenangi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam melakukan konsultasi soal pembangunan infrastruktur di Sulsel.

“Pak Menteri (PUPR) suka dengan kita karena kita selalu melakukan sharing terkait kebutuhan kita,” tuturnya.

Sementara, Kepala Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Sulsel, Muhammad Insal U Maha, menjelaskan, untuk saat ini progres pekerjaan ruas jalan Bua-Rantepao masih pada tahap perhitungan, berapa jumlah keseluruhan jika dilakukan pengaspalan atau beton.

“Kita masih pada posisi melakukan perhitungan dengan pemerintah provinsi berapa, karena ada yang jalan tanah, ada yang jalan krikil, nanti akan kita turunkan tim masing-masing. Tim dari provinsi dan tim dari Balai melihat semua kondisinya, kemudian kita hitung semua berapa alokasi anggarannya,” jelasnya.

Dari Balai Besar Jalan Nasional sendiri katanya, memiliki anggaran tahun ini untuk pekerjaan jalan tersebut dimulai dari Rantepao.

“Kita baru melihat dari sisi Rantepao nya, jadi kita punya anggaran tahun ini sepanjang 4,8 kilometer. Kemudian programnya 2,3 kilometer dari Rantepao ke Takesu Wisata Toraja itu yang ada pelebaran, kita rapikan karena itu akses untuk menuju pariwisata Takesu,” ungkapnya.

“Jadi kita sudah sepakati kita mulai kerjakan dari mulai arah Rantepao kemudian dari provinsi dari arah Bua. Nanti kita ketemu di tengah,” tambahnya.

Hasil sharing dengan Gubernur dan Kadis PUPR Sulsel, untuk sementara jalan tersebut dikerjakan dulu dengan lebar tujuh meter.

“Kita sharing bersama dengan provinsi untuk mempercepat pembangunan jalan Bua-Rantepao. Tadi sudah ada arahan Bapak Gubernur dan Pak Kadis PU, lebar tujuh meter dulu untuk sementara waktu,” ungkapnya.

Selain ruas jalan Bua-Rantepao, Balai Besar Jalan Nasional juga tengah melakukan perbaikan jembatan yang putus akibat banjir bandang di Luwu Utara.

“Selain dari Palopo ke Rantepao kita sementara kerjakan juga jembatan yang putus itu. Jembatan ini sementara kami upayakan dengan rangka baja dibawahnya. Karena masyarakat meminta segera, minimal bisa dilewati oleh roda dua,” tutupnya.

Kepala Dinas PUPR, Rudy Djamaluddin menambahkan, saat ini masing-masing menurunkan tim untuk melakukan perhitungan secara keseluruhan. Karena berdasarkan pekerjaan sebelumnya, ada beberapa jenis tanah yang harus dilakukan pengaspalan dan harus dilakukan beton.

“Kita melakukan perhitungan terlebih dahulu untuk mengetahui jumlah keseluruhan kebutuhan anggaran, luas dan panjang jalan selain ruas jalan Bua-Rantepao. Kita atur mana yang kita beton, mana yang di aspal, berdasarkan keadaan tanah,” terangnya.

Gubernur Sulsel Dukungan Kegiatan Festival Aksara Lontaraq

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mendukung penuh kegiatan Festival Aksara Lontaraq 2020. Dimana puncak perayaannya bakal di gelar pada 27- 29 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah saat menerima audiensi panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan Sijaya, bersama stakeholder di ruang kerja Gubernur, saat memberikan laporan kegiatan dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/7).

Turut hadir dalam pertemuan itu, Direktur Politeknik LAN, Prof. Dr. Amir Imbaruddin, Dr. Alam Tauhid Syukur, & Dr. Najmah Politeknik LAN RI Makassar.

Prof. Heri Tahir, SH, MH, Ketua Tim TGUPP bidang Pendidikan. Dr. Syahrial, p.hd, Direktur PP-IPTEK Kemenristek/BRAN, PLT Kabid Perpustakaan Nilma, S.Sos, MM, Kabid Arsip, Drs. Patarai GS,

“Sangat setuju jika kita kembalikan kejayaan Sulawesi Selatan yang memiliki nilai sipakalebbi, sipakainge, sipakatau, kita support jika kita gotong royong soal budaya kita,” ujar Nurdin Abdullah.

Dalam pertemuan dengan panitia Festival Lontaraq, Nurdin juga berpesan jika nantinya ada kewajiban Lontaraq menjadi mata pelajaran para siswa sekolah.

“Kita harus bangga gunakan bahasa kita, malahan banyak yang bangga dengan budaya orang luar, intinya kita siap support dan Lontaraq ini bisa jadi mata pelajaran wajib nantinya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mohammad Hasan Sijaya, mengatakan jika selebrasi Festival Aksara Lontaraq 2020 ini akan dikemas dengan berbagai pertunjukan budaya, dan juga seni. Tak hanya itu seminar Internasional terkait Lontaraq juga akan masuk dalam agenda.

Bahkan para pembicara internasional juga terlibat didalamnya, dimana ada lima benua yang turut andil dalam kegiatan ini.

Saat ini sejumlah peserta dari mancanegara menyatakan ikut antara lain, Malasyia, Singapura, Brunei, Australia, Selandia Baru, Amerika, Iran, Afrika Selatan, Rusia, Belanda, Inggris dan tentu saja Indonesia.

Dari tanah air, sejumlah peneliti juga sudah mendaftar dari Jakarta, Bali, NTB, Sultra, Sulsel dan Sulbar.

“Keikutsertaan para pembicara internasional ini membuktikan Aksara Lontaraq bukan hanya menjadi milik Sulsel, tapi juga dunia. Dan kehadiran para peneliti internasional ini mengindikasikan bahwa lontaraq adalah warisan dunia. Ini tugas kita menjaga aksara dan budaya lontara melalui Festival Tahunan Aksara Lontaraq yang dimulai tahun ini. Doakan semoga dilancarkan,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada Gubernur yang bersedia menghadiri puncak Festival Aksara Lontaraq 2020 dan sekaligus akan membuka seminar internasional tersebut.

Ketua Panitia Aksara Lontaraq yang juga Founder dan CEO PT Kabar Grup Indonesia, Upi Asmaradhana kepada Gubernur menyampaikan jika kegiatan ini, adalah kegiatan kebudayaan yang akan menjadi warisan buat generasi kita yang akan datang. ” Festival tahunan ini hasilnya bukan satu, dua, tiga tahun tapi untuk 100 tahun yang akan datang. Dukungan Pak Gub dan pemerintah daerah akan menjadi momentum gerakan kebudayaan bersama, yang kami sebut Gotong royong kebudayaan anak negeri, “Kata Upi Asmaradhana.

Saat ini kegiatan festival sedang memasuki tahapan lomba, yang dimulai 25 Juli- 15 Agustus 2020. Festival ini sendiri dilanuching secara virtual 25 Juni 2020 dihadiri tujuh negara dan 765 peserta.

“Puncaknya 27-29 agustus mendatang insya Allah, selama tiga hari berturut-turut bakal digelar secara bersama. Dihari itu juga kita akan menggelar pameran naskah kuno, atraksi budaya dan seni: fashion show, musik dan musisi milenial yang membawakan lagu-lagu Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja, Tunrung pakanjara dari maestro gendang Sulsel, Pameran lukisan Tanah Liat, Pembacaan Puisi dan Pappasang serta seminar penetapan hari Aksara Lontaraq, dan malam Anugerah Kebudayaan,” katanya.

Dalam malam kebudayaan itu, pantia pelaksana juga akan memberikan apresiasi kepada tokoh, lembaga yang berdedikasi tinggi untuk kebudayaan dan seni di Sulawesi Selatan, dalam bentuk award.

Festival Aksara Lontaraq 2020 ini, dinilai banyak kalangan sebagai gerakan kebudayaan yang diharapkan bisa melestarikan aksara dan budaya Lontaraq, yang oleh para peneliti akan punah jika tidak dilestarikan. Acara ini adalah inisiasi dari para pemerhati lontaraq, budayawan, akademisi, yang diinisasi dan difasilitasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.


Ilham Mattalatta Sebut Pembangunan Stadion Mattoangin Lanjut

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) Andi Ilhamsyah Andi Mattalatta berada dalam satu mobil star dari kediaman Pribadi Nurdin Abdullah di Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea melaju menuju Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Selasa (28/7).

Dalam rombongan ikut Kepala Staf Kodam XIV Hasanuddin Brigjen Andi Muhammad. Tiga tokoh ini telah sepakat bahwa Stadion Andi Mattalatta Mattoanging harus dibangun untuk memenuhi standar intenasional.
Nurdin Abdullah mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulsel sekarang fokus pada program pembangunan stadion Andi Mattalatta Mattoanging.

“Kita belum bicara pengelolaan setelah dibangun kembali. YOSS berpengalaman dalam pengelolaan. Sekarang kita fokus membangun dulu,” jelas Nurdin Abdullah di pelataran Stadion Andi Mattalatta Matoanging.

Andi Ilhamsyah Mattalatta dan Andi Muhammad hadir dalam acara sarapan di kediaman pribadi Nurdin Abdullah. Perbincangan di sela-sela sarapan di taman bagian belakang rumah pribadi Nurdin Abdullah itu membahas pembangunan kembali stadion kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulsel pada umumnya, Stadion Andi Mattalatta Matoanging.

Andi Ilhamsyah Mattalatta mengatakan, langkah Pemerintah Sulsel untuk membangun kembali Stadion Andi Mattalatta Mattoanging menjadi stadion yang berstandar internasional, tetap berjalan.

Di Mattoangi hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Dr Firdaus Dewilmar, Sekretaris Provinsi Sulsel Dr Abdul Hayat, dan beberapa pejabat yang akan melakukan taksasi terhadap aset di dalam stadion.

Gubernur Tinjau Progres Taksasi Stadion Mattoanging

KabarMakassar com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah meninjau progres proses Taksasi (Perhitungan nilai aset) rencana pembangunan Stadion Mattoanging Makassar.

“Kita mentaksasi makanya saya bilang komunikasi itu harus bagus ya namanya kita mau membuat sesuatu sipakatau orang. Jadi ada komunikasi yang kita bangun kita sudah mulai masuk ke tahap ini bulan sekian akan masuk ke tahap ini begitu,” jelasnya, di Stadion Mattoanging Makassar, Selasa, 28 Juli 2020.

Dia menjelaskan, penyelesaian masalah seperti penertiban aset milik Pemprov Sulsel tentunya dengan mengendepankan adat istiadat dari masyarakat Sulsel sendiri.

“Sulsel ini punya adat istiadat yang tidak boleh luntur yaitu sipakatau, sipakalebih, sipakainga. Jangan kita ini generasi baru ini hilang dari budaya itu, enak kan kita duduk bersama-sama memikirkan bagaimana keberlangsungan stadion ini,” ungkapnya.

“Makanya saya bilang jangan kita pertentangkan soal itu, pemerintah hanya membangun fasilitas jadi nggak ada yang perlu kita pertentangkan YOSS (Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan),” lanjutnya.

Waktu pembangunan sendiri masih menunggu hasil selesai proses taksasi baru dilakukan proses pembongkaran dan pemindahan barang-barang serta alat-alat dalam Stadion Mattoanging.

“Ini di bongkar dulu, di taksasi dulu berapa nilainya, kan masih banyak barang-barang berharga kita, jadi Pak Ilhamsyah juga minta supaya banyak kita punya alat-alat dalam singkirkan dulu semua yang masih bisa di gunakan,” tuturnya.

Sementara untuk anggaran sendiri dibutuhkan mencapai Rp 1 triliun, sedangkan anggaran yang sudah tersedia dari APBD Sulsel baru Rp 200 miliar.

“Ini hampir 1 triliun tapi tahun ini kita siapkan 200 miliar. Ituu akan segera di mulai pembangunan. Jangan tahu sisanya itu dari mana tanggung jawabnya Gubernur itu pokoknya ini harus selesai,” pungkasnya.

Gubernur Buka Orientasi Gerakan Seribu Tokoh Agama Edukasi Covid-19

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, membuka kegiatan orientasi Gerakan 1.000 Tokoh Agama untuk melakukan edukasi Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

Pada kegiatan ini dijadwalkan hadir 1.000 tokoh agama, namun untuk saat ini baru dihadirkan 50 orang sebagai kelas pertama. Sebab, kegiatan ini bertahap dengan materi yang cukup bervariatif dari pakar dan tim ahli.

“Orientasi tokoh agama ini sangat penting sekali. Bagaimana para tokoh agama sangat penting menyampaikan kepada umat bagaimana menangani Covid-19 ini. Sekali lagi saya titipkan kepada bapak ibu sekalian, bagaimana kita menghadapi musuh yang tidak kelihatan,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di Hotel Swiss Bell, Senin, (27/7).

Menurut dia, rasa optimisme dan tingkat kepatuhan masyarakat sangat berpengaruh terhadap penyelesaian kasus Covid-19 di Sulsel, karena kunci kesuksesan ada pada tingkat kedisiplinan masyarakat itu sendiri. Apalagi, jika para ulama dan tokoh agama ini sama-sama menyebarkan bagaimana menjalankan kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Mudah-mudahan motivasi dari para tokoh agama ini dapat mendorong rasa optimisme kepada seluruh masyarakat kita untuk menghadapi Covid-19. Bagaimana mendorong tingkat kepatuhan masyarakat, mendorong tingkat kedisiplinan pada masyarakat. Kami sangat berharap kepada para ulama dan tokoh agama agar menyebarluaskan bagaimana protokol kesehatan,” harapnya.

Selain para ulama dan tokoh agama, pihak lainnya juga harus ikut serta dalam menyebarluaskan informasi bagaimana menjalankan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

“Saya berharap kepada kita semua agar sama-sama melakukan pencegahan itu kuncinya dan edukasi harus dilakukan. Saya sangat berharap kepada kita semua dibutuhkan kesabaran dan ketabahan kita semua untuk menangani Covid-19 ini,” pungkasnya.

CT Apresiasi Gubernur Sulsel Soal Pelebaran di Tanjung Bunga

KabarMakassar.com — Pendiri Trans Group, Chaerul Tanjung (CT) mengapresiasi langkah Pemerintah Sulsel yang akan membangun land mark Makassar, pelebaran Jalan Tanjung Bunga.

Apresiasi itu disampaikan Chaerul Tanjung saat Guberbur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah membahas dimulaiya proyek prestisius pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga. Pertemuan berlangsung di kediaman Chaerul Tanjung, di Jakarta, Sabtu 25 Juli 2020.

Dalam pertemuan tersebut hadir Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin dan anggota TGUPP Sulsel bidang infrastruktur Dr Hendra Pachri.
Chaerul Tanjung berulangkali menyampailan terima kasih kepada Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan PJ Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin.

“Ini saya malu sekali. Sudah terbalik ini Pak Gub. Mestinya saya yang mendatangi gubernur dan walikota (pj). Kini gubernur yang mendatangi saya. Pemerintah yang mendatangi pengusaha,” jelas Chaerul Tanjung.

Sebagai pengusaha, Chaerul Tanjung apresiasi langkah Prof Nurdin Abdullah membangun fasilitas umum yang akan menjadi land mark Makassar,” jelas Chaerul Tanjung dalam pertemuan tersebut.

Bentuk apresiasinya, itu, Chaerul Tanjung, memberikan hibah lahan untuk pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga.

“Saya serahkan berapa saja luas lahan untuk kebutuhan pembangunan pelebaran jalan di (Metro) Tanjung Bunga,” jelas Chaerul Tanjung, pendiri Trans Group.

Chaerul Tanjung memiliki aset berupa puluhan hektare lahan dan bangunan komoleks Trans Mal di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Gubernur Sulsel menyampaikan terima kasih kepada pengusaha sukses Chaerul Tanjung yang rela memghibahkan lahannya untuk pembangunan fasilitas umum, pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga.

Respon Banjir Luwu Utara, Gubernur Kirim Bantuan

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdulah merespon dengan cepat atas banjir bandang yang terjadi di Masamba, Luwu Utara (Lutra). Karen itu, Nurdin Abdullah langsung mengirimkan bantuan ke lokasi tersebut.

Nurdin mengatakan turut prihatin atas musibah banjir yang beruntun di Lutra khususnya di Kota Masamba. Kata dia, atas nama pemerintah menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah banjir yang menelan korban jiwa.

“Atas nama pemerintah menyampaikan bela sungkawa sedalam dalamnya atas musibah banjir yang menelan korban jiwa. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah,” kata Nurdin, Selasa (14/7).

Menurutnya Pemprov Sulsel akan mengambil langkah-langkah bersama dengan Pemkab Luwu Utara. Ia pun telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BDBD) Sulsel untuk memberikan bantuan.

“BPBD Provinsi juga saya minta untuk segera bergerak terutama untuk penyedia air bersih dan dapur umum,” ungkapnya.

Lanjut,Nurdin mengaku telah mendapat laporan dari Pemkab Luwu Utara yang telah menyiapkan lokasi pengungsian baik di Kantor DPRD dan Kantor Bupati. “Jika ada yang mengalamai masalah kesehatan dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Ia juga akan segera turun memantau langsung dan sekaligus mensuport untuk segera melakukan rekonstruksi terutama yang mengalami kerusakan.

“Saya berharap kita bersatu padu untuk bersama sama melakukan upaya pemulihan agar masyarakat bisa hidup normal kembali,” ucapnya.

“Sudah ada komunikasi. Sekarang di Masamba ini signal lemah dan ini menghambat kita berkomunikasi, tetapi semalam Ibu Bupati sudah menyampaikan kondisi yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sulsel, Ni’mal Lahamang mengatakan bahwa bantuan telah dikirimkan dan Tim Reaksi Cepat BPBD Sulsel sudah menuju Masamba pagi tadi.

“BPBD Sulsel sudah membawa bantuan ke Masamba pendistribusianya, serta menyertakan satu uni mobil tangki terkait penanganan penanganan pembersihannya pasca banjir bandanganya,” kata Ni’mal.

“Adapun bantuan logistik awal yang disalurkan, sembako 150 paket, makan siap saji 120 paket, shelter 20 paket, hyginies kit 20 paket,” ungkapnya.