Jangan Lengah!! Patuhi Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Sejumlah media nasional dan lokal termasuk KabarMakassar.com yang tergabung dalam kolaborasi gerakan #MediaLawanCovid19, kembali melakukan kampanye edukasi bertajuk ‘Jangan Lengah!!’, Senin (18/5).

Kampanye besar kelima ini dilakukan untuk menggugah kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk selalu waspada sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, sekaligus mencegah datangnya gelombang baru wabah tersebut.

Kampanye ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu dengan: (1) Pakai masker; (2) Hindari sentuh mata, hidung, mulut; (3) Jaga jarak fisik; (4) Hindari kerumunan; dan (5) Rajin cuci tangan pakai sabun.

Sebelumnya, sejumlah media yang tergabung dalam gerakan #MediaLawanCovid19 juga telah melakukan kampanye edukasi melalui #PeduliSekitarKita yang dimaksudkan menggugah kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu selama pandemi Covid-19, khususnya bantuan kepada saudara-saudara kita yang kekurangan, kemudian #AmandiRumah yang berupa imbauan untuk tetap berada di rumah dan tidak mudik selama pandemi Covid-19, serta #AmanPakaiMasker sesuai dengan imbauan yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sekadar diketahui, kampanye yang dilakukan #MediaLawanCovid19 yang dimulai sejak 24 Maret lalu ini merupakan inisiatif bersama kalangan media yang muncul secara spontan dari kalangan media dan bersifat independen tanpa terafiliasi dan dibiayai oleh pihak manapun, untuk menyebarkan berbagai konten edukatif secara masif dalam upaya memerangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dengan begitu, kerja-kerja jurnalistik tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menjunjung azas independensi.

Selain itu, melalui kerja berjaringan ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona dapat tersebar luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat.

Hal ini menjadi amat penting, karena penyebaran Covid-19 tampaknya semakin random dan luas. Sementara, kesadaran publik belum terbangun secara sistematis.

Kolaborasi #MediaLawanCovid19 Kampanyekan #PeduliSekitarKita

KabarMakassar.com — Sejumlah media nasional dan lokal termasuk KabarMakassar.com yang tergabung dalam kolaborasi gerakan #MediaLawanCovid19 kembali melakukan kampanye edukasi bertajuk ‘#PeduliSekitarKita’, Jumat (17/4).

Kampanye besar keempat ini dilakukan untuk menggugah kesadaran seluruh elemen masyarakat saling membantu selama pandemi Covid-19, khususnya bantuan kepada saudara-saudara kita yang kekurangan.

Sebelumnya, sejumlah media yang tergabung dalam gerakan #MediaLawanCovid19 juga telah melakukan kampanye edukasi melalui #AmandiRumah yang berupa imbauan untuk tetap berada di rumah dan tidak mudik selama pandemi Covid-19, serta #AmanPakaiMasker sesuai dengan imbauan yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sekadar diketahui, kampanye yang dilakukan #MediaLawanCovid19 yang dimulai sejak 24 Maret lalu ini merupakan inisiatif bersama kalangan media yang muncul secara spontan dari kalangan media dan bersifat independen tanpa terafiliasi dan dibiayai oleh pihak manapun, untuk menyebarkan berbagai konten edukatif secara masif dalam upaya memerangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dengan begitu, kerja-kerja jurnalistik tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menjunjung azas independensi.

Selain itu, melalui kerja berjaringan ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona dapat tersebar luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat.

Hal ini menjadi amat penting, karena penyebaran Covid-19 tampaknya semakin random dan luas. Sementara, kesadaran publik belum terbangun secara sistematis.

Kolaborasi #MediaLawanCovid19, 100 Media Kampanyekan “Jangan Mudik”

KabarMakassar.com — Sekitar 100 media nasional dan lokal termasuk KabarMakassar.com yang tergabung dalam kolaborasi #MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama bertajuk “Jangan Mudik” pada Ahad (29/3) pagi ini.

Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk meredam potensi kian luasnya penyebaran virus Corona dari Jakarta ke berbagai daerah.

Kampanye kedua yang masih menggunakan tagar #AmanDiRumah ini, akan dipublikasikan secara serentak selama dua hari, yakni Ahad dan Senin, di berbagai platform, baik di jaringan televisi, radio, majalah, koran, media siber maupun media sosial.

Semula, kampanye kedua ini rencananya akan dilakukan mulai Senin (30/3) pagi. Namun, melihat fenomena masyarakat yang sudah berbondong-bondong meninggalkan Jakarta, maka dirasa penting untuk mempercepat kampanye “Jangan Mudik” ini.

Melalui kampanye masif ini, diharapkan ajakan dan imbauan kepada masyarakat untuk tidak pulang kampung bisa tersebar luas hingga ke kelompok masyarakat di unit terkecil, seperti di tingkat RT/RW, kelompok arisan, aktivitas keagamaan dan lainnya.

Aksi ini menindaklanjuti publikasi konten perdana pada Selasa (24/3) lalu bertajuk “Jaga Jarak”, yang juga menggunakan tagar #AmanDiRumah.

Diperkirakan ada sekitar 15 juta pemudik yang akan meninggalkan Jakarta ke berbagai wilayah di Jawa dan luar Jawa. Jika ini terjadi, maka dikhawatirkan arus mudik penduduk akan membuat wabah virus Corona menjalar dengan cepat dan menambah zona merah di berbagai daerah tujuan pemudik.

Berbagai imbauan telah dikeluarkan oleh para pemimpin pusat dan daerah yang meminta masyarakat mengurungkan niatnya untuk mudik. Namun, belum adanya larangan resmi dari pemerintah membuat arus mudik tetap deras mengalir ke berbagai wilayah.

Atas dasar itu, maka pada Ahad pagi ini kampanye edukasi “Jangan Mudik” mulai dilakukan oleh berbagai media yang tergabung dalam #MediaLawanCovid19.

Terdapat sejumlah produk bersama yang dapat digunakan, yakni dua poster, dua iklan layanan masyarakat di radio, dan satu materi tayangan video. Di samping itu, terdapat satu video konten bersama, yang mengandung pesan semangat untuk berbagi.

Untuk kian menggaungkan kampanye “Jangan Mudik”, berbagai produk yang dibuat oleh media masing-masing juga akan dipublikasikan secara simultan. Produk itu dapat digunakan oleh semua media dengan mencantumkan tagar #MediaLawanCovid19.

Hal ini dilakukan untuk menyiasati keterbatasan tenaga, alat dan waktu di tengah situasi Kerja Dari Rumah. Dengan begitu, jumlah konten yang dapat dipublikasikan pun menjadi berlipat ganda.

#MediaLawanCovid19, 50 Media Dorong Kesadaran Publik Tentang Bahaya Corona

KabarMakassar.com — Sebanyak 50 media nasional dari berbagai flatform, termasuk KabarMakassar.com, meggencarkan kampanye #MediaLawanCovid19. Kampanye ini merupakan inisiatif bersama kalangan media untuk menyebarkan berbagai konten edukatif secara masif dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona di Indonesia.

Inisiatif yang muncul secara spontan dari kalangan media dan bersifat independen tanpa terafiliasi dan dibiayai oleh pihak mana pun ini, diikuti oleh lebih dari 50 media nasional dan daerah. Mulai dari televisi, radio, media cetak, media siber serta media sosial. Dengan begitu, kerja-kerja jurnalistik tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menjunjung azas independensi.

Melalui kerja berjaringan ini, diharapkan berbagai pesan penting dalam upaya memerangi penyebaran virus Corona dapat tersebar luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara cepat.

“Hal ini menjadi amat penting, karena penyebaran Covid19 tampaknya semakin random dan luas. Sementara, kesadaran publik belum terbangun secara sistematis,” tulis penyataan bersama 50 media yang tergabung dalam #MediaLawan Covid19 tersebut.

Sesuai dengan ide awalnya, inisiatif ini hanya akan membatasi diri pada pembuatan dan penyampaian pesan-pesan yang bersifat edukasi kepada publik. Sebagai penanda dimulainya inisiatif ini, maka pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2020, akan dipublikasikan konten perdana dengan tagar #AmanDiRumah, sekaligus peluncuran tagar #MediaLawanCovid19.

Konten ini dibuat dalam multiplatform yang akan tayang serentak pada Selasa pagi di berbagai saluran televisi, radio, surat kabar, media siber dan media sosial. Konten perdana ini berisi pesan bahwa akan lebih aman bagi dirinya dan orang lain, jika warga berdiam diri di rumah untuk sementara waktu. Dengan kesadaran ini, diharapkan laju penyebaran virus Corona pun dapat dihambat.

Konten perdana ini merupakan produk bersama yang dibuat oleh sejumlah media secara sukarela. Selain itu, setiap media juga akan memproduksi dan mempublikasikan karyanya masing-masing mulai Rabu, 25 Maret 2020, yang dapat digunakan juga oleh berbagai media lainnya dengan mencantumkan tagar #MediaLawanCovid19.

Dengan pola ini, maka diharapkan materi publikasi edukasi yang tersedia dapat berlipat ganda dan dapat dimanfaatkan oleh semua media nasional dan lokal. Dengan begitu, penyebaran konten edukasi tetap dapat berjalan masif, di tengah berbagai keterbatasan tenaga dan sarana kerja akibat diterapkannya kebijakan bekerja dari rumah (work from home).

Ada berbagai topik materi edukasi yang akan dibuat. Mulai dari pesan jaga jarak (social distancing), deteksi dini dan upaya pencegahan, pengobatan dan penanganan penderita Covid19, hingga kolaborasi dan berbagai info penting lainnya, seperti rumah sakit rujukan, prosedur tes, dan pengobatannya.

Pada akhirnya, diharapkan inisiatif ini dapat pula diikuti oleh kalangan lainnya dengan ikut menyebarkan berbagai konten edukasi ini kepada masyarakat luas.