Longsor Terjang Tiga Rumah Warga di Pinrang

Kabarmakassar.com — Longsor kembali terjang wilayah Pinrang setelah hujan berturut turut dua hari. Kali ini longsor terjadi di Dusun Mada Desa Lembang Mesakada Kecematan Lembang Kabupaten Pinrang, Rabu 23 Februari 2020.

Dari informasi yang dihimpun KabarMakassar bahwa bencana alam tanah longsor itu menimpah tiga rumah penduduk, dua diantaranya sudah dievakuasi. Sementara satu rumah cukup besar susah untuk dievakuasi.

Kapolsek Lembang Polres Pinrang AKP Gatot Yani S, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia dan Camat Lembang bersama anggotanya lansung ke lokasi kejadian setelah dapat informasi dari warga setempat.

“Kejadiannya Rabu (26/2), karena jaringan telepon maupun internet tidak ada jadi warga disana kemarin sore jumat (28/2) turun melapor bahwa ada longsor katanya, malam itu juga kami cek bersama pak Camat,” kata Gatot, Sabtu (29/2) pagi.

Gatot menambahkan ada tiga rumah yang terdampak longsor, dua sudah di evkuasi oleh warga saat longsor itu terjadi, sisa satu rumah panggung ukurannya cukup besar.

“Dua rumah sudah dievakuasi, karena memang ukurannya kecil kayak rumah kebun tapi ditempati warga tinggal, yang satu ukurannya besar susah dievakuasi,” jelas Gatot.

Terpisah Camat Lembang Muhammad Yusuf Nur, yang dikonfirmasi mengatakan Selain tiga rumah warga yang terdampak longsor. Longsor juga menutupi dan menimbun jalan penghubung antara Dusun Mada dengan Dusun Ratte desa tersebut.

“Medannya cukup sulit, alat berat cukup susah kalau kesana, jalan penghubung antara kedua dusun itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” kata Yusuf.

“Setelah diperiksa tadi malam Ada retakan tanah tebing sekitar 15 M memanjang di atas rumah salah satu warga tertimpah longsor, di khawatirkan kalau hujan susulan akan ada longsor susulan,” terang Camat Lembang itu.

Adapun Pemilik rumah yang terkena dampak tanah longsor tersebut yaitu Martina alias Mama ellma (40 Tahun), Indo Sabean (60 Tahun), Tono (30 Tahun).