Bapemperda DPRD Sulsel Kunker ke DPRD Bulukumba

KabarMakassar.com — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja di Kantor DPRD Bulukumb. Kunjungan itu pun disambut oleh Ketua DPRD Bulukumba, Sekretaris Dewan, pada Kabag dan Kasubag DPRD Bulukumba di Ruang Rapat Paripurna, Jumat (6/3) lalu.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Bulukumba, Haji Rijal berharap pertemuan ini sebagai studi komparasi untuk mengetahui dan menambah wawasan dan pengetahuan terkait dengan Bapemperda.

“Kami berharap bahwa pertemuan ini dapat mempererat silaturahmi dan persahabatan diantara kita semua,” kata Haji Rijal.

Ia mengatakan pada tahun 2020 DPRD Bulukumba akan membahas 14 Ranperda. Tiga diantaranya, kata dia, merupakan Raperda wajib seperti pembahasan APBD dan laporan hasil kerja tahun 2019.

Ia mengungkap Ranperda lain yang juga akan dibahas yakni Raperda tentang rencana pembangunan dan kawasan pemukiman, Ranperda tentang perubahan Perda nomor 17 tahun 2012 tentang retribusi izin usaha perikanan, Ranperda tentang retribusi jasa usaha produksi daerah.

Kemudian, Ranperda tentang pengelolaan lingkungan hidup, Ranperda tentang penanaman modal pemberian insentif dan pemberian kemudahan penambahan modal daerah, Ranperda tentang pencabutan Perda Nomor 11 tahun 2012 tentang retribusi izin gangguan.

Selanjutnya, Raperda tentang perubahan Perda nomor 14 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat desa, Ranperda tentang izin mendirikan Bangunan, Ranperda tentang perubahan ketiga Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah, Ranperda tentang kepemudaan, dan Ranperda tentang ciri khas bangunan Kabupaten Bulukumba.

“Untuk anggaran tahun 2020 Bapemperda Bulukumba akan melibatkan tenaga perancang peraturan perundang-undangan dalam pembuatan Perda,” ungkapnya.

Menurutnya hal itu sesuai amanat dari undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan.

“Juga sesuai dengan PP nomor 59 tahun 2015 tentang keikutsertaan perancang peraturan perundang-undangan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan dan keterlibatan tenaga perancang tersebut juga telah diterapkan dalam pembahasan perubahan peraturan DPRD Bulukumba,” pungkasnya.

DPRD Sidrap Kunker ke Gowa untuk Belajar Sistem PAUD

KabarMakassar.com — DPRD Kabupaten Sidrap melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Gowa, Kamis (5/3). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H. Muchlis di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa.

Ketua DPRD Sidrap, Ruslan mengaku kedatangannya ke Kabupaten Gowa untuk belajar terkait Sistem Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ia menilai Kabupaten Gowa sukses menyelenggarakan sistem pendidikan PAUD.

”Saya datang untuk belajar karena kami memperoleh informasi bahwa di Gowa proses PAUD ini termasuk holistik dan segalanya itu sudah jalan sejak 2015. Kami juga sudah tahu kalau semua SKPD disini sudah bersinergi pelaksanaan PAUD,” kata Ruslan.

Sementara itu, Sekda Gowa, H. Muchlis mengaku menyambut baik kedatangan rombongan DPRD Kabupaten Sidrap. Ia menjelaskan program PAUD di Gowa sudah dimulai sejak tahun 2005 lalu pada masa Pemerintahan Bupati Gowa, almarhum Ichsan Yasin Limpo (IYL).

“Kami sudah mengimplementasikan rencana dan pengembangan PAUD ini sejak beberapa tahun lalu. Sejak Pilkada 2005, almarhum Pak Ichsan waktu itu mencanangkan dan menyanggupi untuk membangun Sanggar Pendidikan Anak Saleh (SPAS) disemua desa dan kelurahan yang kebetulan waktu itu ada 167 desa dan kelurahan,” kata Muchlis.

Ia mengatakan bahwa dalam SPAS yang sekarang menjadi PAUD itu ditanamkan tiga pemebelajaran yakni pembelajaran membaca Al-Qur’an, pendidikan akhlak dan pemberian materi konten muatan lokal tentang Kabupaten Gowa.

“Jadi semua desa bisa dipastikan ada tempat PAUD yang berbasis menggunakan gedung SPAS. Umumnya berada disekitar kantor desa, yang menempati tanah Pemda dan difungsikan hingga hari ini,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr. Salam mengatakan lembaga PAUD di Gowa sebanyak 506 lembaga yang terdiri dari TK sebanyak 275, KB 31, TPA 2, SPS 168 dan RA, 30 lembaga dengan jumlah peserta didik 13.640 dan tenaga pendidik 1309 orang.

“Untuk anggaran, Pemkab Gowa melalui APBD sebesar Rp.2,3 miliar per tahun. Sementara untuk APBN melalui Dana Operasional Pendidikan (DOP) sebesar Rp.600.000,- per anak per tahun,” kata Salam.

Diketahui, turut hadir dalam pertemuan ini antara lain Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Gowa, Firman Djamaluddin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gowa, Kawaidah Alham.

Kunjungan Kerja Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel ke Selayar

KabarMakassar.com — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (30/1).

Sedikitnya ada 32 orang rombongan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan yang terdiri dari para pejabat eselon III dan IV serta rombongan lainnya.

Hadir dalam penerima kunjungan kerja ini adalah Asisten Administrasi Drs. Dahlul Malik, M.H., didampingi oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Selayar Salahuddin, S. Sos., bersama para pimpinan OPD lainnya.

Moh. Hasan mengatakan kunjungan kerjanya ini Dalam rangka pengembangan kearsipan dan perpustakaan serta sinkronisasi program dan kegiatan tahun 2020. “Selain itu dalam giat tatap muka sembari menyerap aspirasi dan ide-ide pembangunan perpustakaan,” jelasnya.

“Di dalam pengelolaan kearsipan di tahun 2020 kita instruksikan terhadap seluruh OPD untuk wajib hukumnya mengelolah kearsipannya sekaligus menganggarkannya,” kata Moh. Hasan.

Ia juga mengungkapkan bahwa tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Selayar mendapatkan anggaran tambahan sebesar 370 juta dari Provinsi. Ia berharap tambahan anggaran itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kalau kamu mau lihat anak bangsa ini pintar dan cerdas peliharalah perpustakaanmu, dan kalau Selayar tidak mau kehilangan budayanya atau gelar tanadoangnya maka peliharalah perpustakaan karena kelak genersi kita bisa membacanya di perpustakan,” kunci Moh. Hasan.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Salahuddin menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. “Ini adalah suatu kehormatan bagi kami, dan kami akan terus berbenah khususnya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan demi untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Selayar,” ucap Salahuddin.