Komplotan Geng Spiderman Dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel

KabarMakassar.com — Tiga orang komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan yang menamakan kelompoknya ‘Spiderman’, yakni Ramma (29), M Nur (19) dan Pudding (46), berhasil dibekuk personel kepolisian dari Unit Resmob Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Inrahim Tompo mengatakan, ketiga anggota geng spiderman ini sering melakukan aksinya di wilayah Kota Makassar dan sudah meresahkan masyarakat.

“Ketiga Pelaku ini mempunyai geng atau kelompok yang bernama spiderman. Mereka melakukan pencurian dengan cara memanjat atap rumah kemudian merusak pintu rumah, lalu mengambil barang-barang berharga milik korbannya. Personel dari Unit resmob berhasil mengamankan mereka pada Jumat (13/3) sore,” ungkap Ibrahim didampingi Dirkrimum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widyanarko.saat menggelar press release di Markas Resmob Polda Sulsel di Jalan Hertasning Kota Makassar, Senin (16/3).

Menurut Ibrahim, salah satu komplotan geng spiderman yang diamankan tersebut merupakan residivis yang beberapa kali keluar masuk penjara.

“Satu diantara mereka adalah residivis. Sudah enam kali masuk penjara dengan kasus yang sama. Komplotan ini sudah 10 kali melakukan aksinya di beberapa wilayah di Makassar,” terang Ibrahim.

Dari tangan komplotan pelaku curat ini, lanjut Ibrahim, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti hasil curian, yakni laptop, 2 unit handphone, dan satu buah play station.

“Komplotan ini dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Tidak menutup kemungkinan juga dikenakan pasal residivis,” tutupnya.

Istri Pelaku Tabrak Lari yang Diamuk Massa Sebut Suaminya Kesurupan

KabarMakassar.com – Warga Makassar, Selasa (25/2) malam kemarin dihebohkan dengan adanya aksi tabrak lari terhadap sejumlah kendaraan di Jalan Urip Sumoharjo, yang dilakukan seorang pengendara mobil bernama Baharuddin (45), warga Jeneponto.

Akibat peristiwa tersebut, puluhan orang pengendara menjadi korban. Sementara pelaku yang berhasil dihentikan di depan PLTU Tello, nyaris tewas diamuk massa. Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Panakkukang yang cepat mendatangi lokasi berhasil mengamankan pelaku dari amukan massa.

Kepala SPKT III Polsek Panakkukang, Ipda Ambo Tang menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian, peristiwa itu berawal saat pelaku (Baharuddin) yang mengendarai mobil beserta anak dan istrinya, menyuruh anak dan istrinya turun di depan Gedung Graha Pena.

Setelah itu, pelaku lanjut mengemudikan mobilnya ke arah Makassar Town Square (MTos).

“Tetapi saat berada di depan Mall Nipah, pelaku menabrak puluhan pemotor, kemudian dikejar oleh warga sekitar di depan Mall Nipah. Mobil pelaku baru berhenti di depan Pos Polisi PLTU Tello Baru,” terang Ambo Tang, Rabu (26/2).

Di lokasi tersebut, lanjut Ambo Tang, pelaku pun diamuk massa dan mobilnya dirusak.

“Untungnya aparat kepolisian bisa mengamankan pelaku dari amukan massa.

Sampai saat ini kejadian itu belum bisa dipastikan soal tabrak lari. Namun informasinya, awal semua itu karena pelaku sedang marah.

“Pengakuan istrinya, dia (pelaku) dalam keadaan kesurupan. Karena semua yang ditabrak katanya kafir,” pungkasnya.

Pelaku Pembobol Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai Ditangkap

KabarMakassar.com — Tim gabungan Resmob dan Sat Intelkam Polres Sinjai berhasil menangkap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis rumah kosong yang kerap beraksi lintas kabupaten, Kamis (30/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Tim gabungan Resmob dan Intelkam Polres Sinjai tentang keberadaan terduga pelaku pencurian dengan Inisial IM alias Daeng Tiro, warga Ujungloe, Desa Biringkassi Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto yang kerap melakukan aksinya dengan cara membongkar rumah kosong, Tim bergerak menuju sasaran dipimpin oleh Ipda Sangkala Kanit Resmob dan Ipda Alfian Mahajir KBO Sat Intelkam Polres Sinjai.

Mengetahui keberadaan terduga pelaku, polisi melakukan pembuntutan terhadap pelaku IM dan nyaris kehilangan jejak disekitar Mesjid Agung Cakkempong, namun karena kelihaian yang dimiliki oleh Tim ini sehingga IM tertangkap tangan melakukan aksinya saat membongkar jendela dan pintu kediaman Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai yang lokasinya tidak jauh dari Mesjid Agung Cakkempong Jalan Persatuan Raya Sinjai dan Tim gabungan langsung menyergap serta mengamankan IM ke Polres Sinjai.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan terhadap IM ditemukan barang bukti berupa satu batang besi linggis, satu dompet, tiga jam tangan berbagai merk, satu unit laptop, satu asang sandal, empat lembar Sarung berbagai merk, satu pasang Sarung tangan satu buah Tang, satu buah gergaji kecil, tiga buah obeng plat, satu buah kunci T, satu buah gunting, dua buah cincin, uang koin/uang kertas, satu buah gelang, satu buah tas warna coklat dan satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam DD 4623 GT yang kendarai pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto, menerangkan bahwa terduga pelaku IM telah melakukan aksi pencurian di lima TKP di Kabupaten Sinjai yaitu TKP Jl. Emmi Saelan Kel. Biringere Kec. Sinjai Utara Kab. Sinjai. TKP kedua masih di jln. Emmi Saelan Kel. Biringere Kec. Sinjai Utara Kab. Sinjai. TKP ketiga di Jl. Sungai Tangka Kel. Balangnipa Kec. Sinjai Utara, TKP keempat di Jl. Nenas Kel. Balangnipa Kec. Sinjai Utara. TKP kelima Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Sinjai masih dalam tahap percobaan pencurian Jl. Persatuan Raya Kel. Biringere Kec. Sinjai Utara.

AKP Noorman Haryanto menambahkan, pelaku IM merupakan eks napi kasus pencurian tahun 2016 yang diproses hukum oleh Sat Reskrim Polres Sinjai dan telah selesai menjalani hukuman di Rutan Kelas IIB Sinjai. Selain itu, IM juga menerangkan bahwa pernah melakukan aksi pencuriannya di Wilayah Hukum Kabupaten Bantaeng.

Terpisah dengan Kapolres Sinjai Akbp Sebpril Sesa, membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh Tim gabungan Reskrim dan Intel Polres Sinjai terhadap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap beraksi di Wilayah hukum Polres Sinjai dengan sasaran rumah kosong.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat terutama yang bermukim di Kabupaten Sinjai untuk lebih berhati-hati bila ingin bepergian dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dan sedapat mungkin menitipkan kepada tetangga untuk menghindari terulangnya kejadian sebagaimana dimaksud,” pesannya.

Nyabu di Kamar Sendiri, Polisi Ciduk Tona

KabarMakassar.com — Polres Takalar melakukan pengembangan pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang di Takalar, hingga akhirnya mendapati seorang pemuda yakni Syahrul alias Tona (25), warga asal Desa Bategulung, Bontonompo, Kabupaten Gowa yang sedang asyik nyabu di kamar sendiri, Sabtu (25/1).

Pelaku Tona hendak kabur saat diamankan polisi, namun ia pun kembali diciduk saat keluar lewat jendela rumahnya.

Kanit 2 Resnarkoba Polres Takalar, Ipda H Syuryadi Sarrang mengatakan, penangkapan pelaku dari hasil interogasi rekannya sendiri bernama Daeng Rurung bin Baso (42) warga Palleko yang kami ringkus sepekan lalu bahwa peroleh jenis sabu dari terduga pelaku Tona.

“Pelaku adalah residivis kasus begal dan jambret setahun lalu, dan pelaku kami ringkus dirumahnya tepatnya dalam kamarnya saat sibuk isi paket sachet jenis sabu,” ujar Ipda H Syuryadi.

Dari hasil penangkapan ditemukan beberapa barang bukti berupa dua sachet diduga keras berisi jenis sabu, dua buah hp, satu alat isap sabu lengkap, dua buah dompet dan dua bal sachet baru.

Pelaku kini mendekam di tahanan Mako Polres Takalar, pelaku terancam hukuman diatas 7 tahun penjara dikenakan pasal 112, 114 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Kematian IRT di Gowa, Polisi Duga Pelaku Suaminya Sendiri

KabarMakassar.com — Kasus penemuan mayat di dalam kamar sendiri yakni, Nur Aini (36) warga Lingkungan Songkolo, Kelurahan Bontoloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.

Kendati demikian, sejak kejadian pada Senin (13/1) kemarin suami korban tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari informasi yang dikumpulkan suami korban berinisial YH ada sebelum kejadian ditemukan. Saat ini pihak penyidik masih melakukan pencarian terhadap suaminya,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan, Selasa (14/1).

Sampai saat ini, kata Tambunan masih memeriksa beberapa saksi keluarga ataupun tetangga korban.

“Hasil keterangan, sebelum jenazah Nur Aini ditemukan suaminya sempat menitipkan anaknya ke orang tuanya ke Makassar,” ungkapnya lagi.

Pihak Polres Gowa pun menghimbau agar suami dari almarhum Nur Aini (terduga pelaku) agar menyerahkan diri.

“Dan kami menghimbau kepada suami korban untuk menyerahkan diri untuk dimintai keterangan. Dan kalau memang takut ke Polres Gowa bisa melalui kepolisian terdekat nanti kita jemput,” tutupnya.

Diduga Mencuri Seorang IRT di Pinrang Diamankan Oleh Polisi

KabarMakassar.Com — Team Crime-Fighters Unit Resmob Polres Pinrang dipimpin oleh Kanit Resmob Aipda Aris, SH telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana pencurian sebuah telepon genggam di ruangan Tes Psikologi dan Kesehatan, Jalan Bintang, Maccorawalie, Kabupaten Pinrang.

Berdasarkan laporan korban yang bernama Sitti Jumra (18) warga desa Mattombong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang.

Laporan Polisi, LPB /490/ XI / 2019 / Sulsel / SPKT / Polres Pinrang, tertanggal 01 Nopember 2019, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 2.600.000,-.

Terduga pelaku atas nama Hasnawati (40) seorang IRT warga Kelurahan Mattiro Deceng Kecematan Tiroang, Pinrang. Tak berkutik saat diamankan Polisi, Kamis (9/1) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma P Negara, melalui Kanit Resmob Aris saat di konfirmasi, mengatakan dengan adanya laporan korban terkait kejadian tersebut. Selanjutnya tim melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari saksi – saksi.

“Bahwa pada saat korban melakukan tes pengambilan sim bertempat di ruang itu hanya ada beberapa orang perempuan. Dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan diperoleh informasi terkait ciri – ciri dan identitas pelaku, selanjutnya tim bergerak dan mrngamankan pelaku di kampung Boki, Kecamatan Tiroang,” katanya.

Lanjut Aris, Hasil introgasi pelaku mengakui perbuatannya yang telah mengambil handphone milik korban yang tersimpan di kursi bertempat di dalam Ruang Psikologi dan kesehatan pada saat korban ingin bermohon SIM.

“Selanjutnya terduga Pelaku dan Barang Bukti diamankan di posko Resmob Polres Pinrang kemudian diserahkan kepada penyidik guna proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Aris.

Polisi menyita barang bukti 1 satu unit HP merek OPPO A5S warna hitam.

Diduga Bobol Rumah Warga, Dua Pemuda Ditangkap Polisi

KabarMakassar.com — Dua pemuda warga Jalan Abu Bakar Lambogo dan Jalan Sungai Saddang ditangkap Reskrim Polsek Makassar saat asyik nongkrong didepan lorong. Keduanya diduga terlibat aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan cara membobol rumah warga.

Kapolsek Makassar Kompol Kodrat Muh Hartanto mengatakan kedua pelaku melakukan pencurian pada Sabtu (4/1/2020) lalu dirumah seorang Konsultan kesehatan di Jalan Abu Bakar Lambogo.

“Pelaku berinisial WW (19) dan Rey (18) Keduanya ditangkap saat asyik nongkrong depan lorong,” kata Kapolsek Makassar, Kamis (9/1/2020).

Kapolsek menambahkan dua pemuda tersebut melancarkan aksinya sekitar pukul 4.30 wita. Ketika itu, korbannya sedang tertidur hingga berhasil membawa kabur dua unit Handpone.

“Dari laporan korban sedang tidur. Pintu rumah terbuka lebar, dua handphone merek Xiaomi dan Huawei hilang depan TV ruang tamu,” jelas perwira berangkat satu melati ini.

Akibat perbuatan kedua terduga pelaku, korban mengalami kerugian sebesar 3 juta rupiah.

Atas tindakannya keduanya kini mendekam di tahanan Mapolsek Makassar dan terancam hukuman paling lama lima tahun kurungan penjara sesuai pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan.