Anggaran Belum Cair, Panwascam Maros Pakai Uang Pribadi

KabarMakassar.com — Anggaran hibah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maros untuk pengawasan Pilkada pada September mendatang belum juga cair. Hal itu membuat Kasubag Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sulsel, Emil Syahabuddin angkat bicara.

Menurut Emil, persoalan ini bukan hanya persoalan Bawaslu Maros tapi menjadi persoalan secara nasional. Karena, kata dia, sangat jelas bahwa Pilkada adalah program prioritas secara nasional dan undang-undang telah memerintahkan.

“Pemkab-lah yang memfasilitasi anggaran penyelenggaran Pilkada sesuai dengan NPHD yang ditandatangani bersama. Sehingga tidak ada alasan Pemda tidak mencairkan Anggaran tersebut,” kata Emil.

Ia berhadap kejadian pada Pilkada 2015 tidak terulang dimana anggaran Pilkada ditahan oleh Pemkab Maros hingga Pilkada selesai. Ia menilai, hal itu mencerminkan ketidakpatuhan Pemkab Maros terhadap undang-undang sekaligus bukan manajemen birokrasi yang baik.

Pilkada Maros adalah agenda masyarakat Maros dan jika anggaran belum dicairkan dalam waktu dekat, sementara tahapan pengawasan sedang berjalan sampai tingkat kecamatan maka besar kemungkinan penyelenggaraan Pilkada akan kehilangan legitimasi pengawasan,” jelasnya.

Ia mengaku bahwa informasi yang diterimanya bukan dari pengawas tingkat kabupaten. Akan tetapi, dari Panwascam yang merupakan ujung tombak pengawasan di lapangan.

“Mereka tidak mampu bekerja lagi kalau anggaran belum dicairkan, karena mereka sudah kehabisan dari dana pribiadi sendiri untuk menanggulangi kebutuhan pengawasan dalam beberapa bulan terakhir ini semenjak mereka dilantik, hal ini akan menjadi preseden buruk bagi Pemkab Maros secara nasional,” pungkasnya.

KPU Akui Berkas Nur-Ilyas Penuhi Syarat untuk Diverifikasi

Kabarmakassar.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros siap melakukan verifikasi terhadap berkas pasangan calon perseorangan untuk Pilkada Maros, Muhammad Nur-Muhammmad Ilyas. Pasalnya, berkas pasangan dengan tagline “BERANI” itu dinyatakan cukup dan telah memenuhi syarat untuk dilakukan verifikasi.

Terkait hal itu, Devisi Tehnis Penyelenggaraan Ketua KPU Maros, Mujaddid mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pengecekan dokumen dukungan yang disetorkan oleh pasangan Muhammad Nur-Muhammmad Ilyas. Hasilnya, kata dia, ada 442 yang tidak lengkap dan yang lengkap ada 25.176.

“Secara jumlah memenuhi syarat untuk dilakukan verifikasi, begitu pun dengan sebaran, jumlah sebaran ada 14 dari 8 yang dipersyaratkan” kata Mujaddid.

Dikonfirmasi terpisah, Muhammad Nur menyampaikan terima kasih kepada semua tim yang telah all out dalam proses penginputan dukungan dan sortir dokumen selama 2 bulan. Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan segenap rakyat Maros yang telah menyetor berkas dukungan kepada tim.

“Jalur perseorangan ini tidaklah mudah, secara administrasi tim juga bekerja anti tumbang guna merampungkan seluruh langkah administarsi sebelum penyerahan,” kata Muhammad Nur.

“Banyak bakal calon pasangan yang menyatakan diri akan maju melalui jalur perseorangan tetapi hanya Maros dan Selayar saja yang terdapat jalur perseorangan sejauh ini,” tambahnya.

Diketahui, jumlah dokumen yang diserahkan pasangan Muhammad Nur-Muhammmad Ilyas sebanyak 26.158 dan sebanyak 25.716 dinyatakan lengkap serta sebanyak 442 dinyatakan tidak lengkap.

Pilih Jalur Independen, Baret Cella Resmi Mendaftar ke KPU Maros

KabarMakassar.com — Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros yang memilih maju lewat jalur perseorangan, M. Nur Mahmud – M. Ilyas atau yang dikenal dengan tagline ‘Baret Cella’, hari ini Kamis (20/2) resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros.

Dengan berjalan kaki, M. Nur Mahmud – M. Ilyas yang berangkat dari Posko Pemenangannya diantar ratusan massa pendukungnya ke Kantor KPU Maros sambil meneriakkan kalimat “Baret Cella, Rakyat Berani”.

Setibanya di Kantor KPU Maros, rombongan pasangan Baret Cella disambut jajaran KPU Maros.

Bakal Calon Bupati Maros, M. Nur Mahmud dalam sambutannya mengatakan, ia bersama tim pemenangan dan para simpatisannya datang untuk menyerahkan berkas-berkas persyaratan yang telah ditentukan oleh KPU untuk maju sebagai calon melalui jalur independen.

“Saya bersama tim dan para simpatisan bersyukur karena hari ini kami telah menyiapkan semua berkas yang diperlukan, meskipun sempat mengalami beberapa kendala, namun alhamdulillah semua mampu kami atasi,” ujarnya.

Sementara, Devisi Teknis Penyelenggaraan KPU Maros, Mujaddid memastikan, setelah penyerahan, berkas-berkas yang telah disetorkan oleh bakal calon akan langsung di proses oleh KPU Maros.

“Begitu berkas ini kami terima, maka hari ini pula akan kami periksa kelengkapannya, sehingga jika ada kekurangan akan langsung kami sampaikan kepada para LO,” kata Mujaddid.

“Jika dalam pengecekan terdapat kekurangan, maka akan kami sampaikan untuk bisa dilengkapi oleh tim paslon sebelum batas waktu yang telah ditentukan,” tambahnya.