Pekan Ketiga, Kembali Lies Nurdin Bagikan 5 Ribu Masker

KabarMakassar.com — Hingga pekan ketiga, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Lies F Nurdin, tetap konsisten untuk turun langsung ke jalan mengedukasi masyarakat menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Ajakan untuk menaati protokol kesehatan, Ia sampaikan melalui pengeras suara dengan mobil pick-up yang membawanya melalui ruas jalan terdiri dari Jl. Sudirman, Jl. Ratulangi, Jl. Landak, Jl. Veteran, Jl. Kerung-Kerung, Jl. Pettarani, Jl. Boulevard, Jl. Pengayoman, Jl. Toddopuli, Jl. Borong Raya, Perumnas Antang, Jl. Nipa-Nipa dan finish di kediaman Alamarhum Prof. Fachruddin.

Bersama Alumni SMA Kartika Chandra Kirana (Kachak) Makassar, tempat Ia menempuh pendidikan sekolah menengah, Lies mengajak masyarakat untuk disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak dengan orang lain saat beraktivitas di luar rumah.

“Warga Kota Makassar, utamakan kesehatan, tetap patuhi protokol kesehatan, gunakan masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak dengan orang lain saat beraktivitas di luar rumah” ujar Lies kepada masyarakat pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Lies menuturkan, dari pantauannya ia mengaku prihatin karena masih banyak masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker. Baik masyarakat pengguna jalan maupun masyarakat umum yang tetap betaktivitas selama pandemi.

“Masih prihatin karena wilayah pinggir kota terutama pasar-pasar masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk memakai masker,” terang Lies.

Lies berharap, edukasi dan pembagian masker ini dapat menumbuhkan kedisiplinan utamanya oleh masyarakat Makassar yang beraktivitas di luar rumah.

“Apalagi Makassar adalah episentrum penularan, saya berharap masyarakat dapat lebih disiplin agar tingkat penyebaran virus bisa ditekan. Kita sama-sama terapkan protokol kesehatan dengan penuh disiplin,” tegasnya.

Selain mengedukasi masyarakat, pada kesempatan ini Lies juga membagikan 5.000 masker kepada masyarakat. Proses pembagian masker berjalan tertib dengan didampingi oleh Satuan Polisi Pamong Praja Sulsel.

PKK Sulsel Terima Bantuan 19 Set APD dari Mahasiswa IT PLN

KabarMakassar.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima bantuan 19 set Alat Pelindung Diri (APD) yang berasal dari mahasiswa Institut Teknologi (IT) PLN Sutan Batara. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua Himpunan Mahasiswa IT PLN Sutan Batara, Irwan Kurniawan, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, (23/6).

Usai menerima bantuan, Lies menuturkan rasa terima kasih mendalam atas bantuan kepedulian dari para mahasiswa.

“Kami berterima kasih atas bantuan APD hari ini, ada 19 set yang diberikan, secepatnya akan disalurkan kepada tenaga kesehatan maupun tim gugus tugas Covid untuk dibagikan,” tutur Lies.

Sementara, Irwan Kurniawan mengatakan, sumbangan APD ini diperoleh dari donasi yang ia dan rekan-rekannya kumpulkan di kampus selama dua pekan. Donasi yang terkumpul sebesar Rp 6,3 juta kemudian mereka gunakan membeli 19 set APD.

“Kami ingin turut berpartisipasi di penanggulangan Covid tanpa turun langsung agar memutus penularan. Kami donasi untuk membeli APD untuk salurkan melalui pemerintah provinsi,” jelas Irwan.

Ia berharap, donasi yang dia dan rekan-rekannya kumpulkan dapat membantu para pihak yang berjuang di garis terdepan untuk penanggulangan Covid-19.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para tenaga medis yang berjuang di garis depan untuk penanggulangan Covid-19,” tuturnya.

PKK Sulsel Ajari Warga Tanam Talas Satoimo di Pekarangan

KabarMakassar.com — Tim Penggerak PKK Sulsel akan mengajari warga cara menanam talas satoimo di pekarangan rumah mereka. Hal ini dilakukan untuk memperkenalkan komoditi ekspor ini kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin, saat mengunjungi mengunjungi pabrik pengolahan talas satoimo, PT Tridanawa Perkasa Indonesia (TPI) Makassar, Sabtu, 20 Juni 2020. Diketahui, talas satoimo merupakan komoditi ekspor, yang tinggi protein dan kolagen, serta dapat menjadi panganan penunjang kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Lies melihat langsung proses pengolahan talas yang dilakukan buruh pabrik. Mulai dari proses pembersihan, pemotongan, hingga pengeringan. Hasil olahan talas ini banyak diekspor ke Negara Jepang.

Lies menuturkan, pengembangan talas satoimo merupakan salah satu cita-cita Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah. Talas ini sangat bermanfaat untuk kesehatan, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

“Yang terpenting dari pengembangan talas ini, adalah cara penanaman yang benar. Satu hektare itu bisa menghasilkan seratus juta rupiah, ini akan sangat luar biasa bagi petani,” ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo, Lies menyarankan agar memanfaatkan lahan yang ada di Puca’ Maros, untuk lokasi penanaman talas satoimo. Iapun berencana memperkenalkan talas satoimo kepada warga agar ditanam di pekarangan.

“Kita bisa memperkenalkan ini ke masyarakat, menjadikan talas satoimo ini sebagai tanaman pekarangan. Setelah dicoba, pasti mereka suka. Karna ini makanan sehat dan enak,” tuturnya.

Ia menambahkan, PKK saat ini mengembangkan tanaman talas satoimo. Tanaman yang juga dikenal dengan nama talas tikus ini punya antioksidan tinggi, juga mengandung kolagen yang tinggi.

“Di Jepang, selama saya disana. Saya melihat mereka tiap hari makan talas. Sangat baik untuk kesehatan karena antikanker. Makanya kita mulai menanam, hingga ke tahap pengolahannya menjadi tepung, ini kita mau perkenalkan ke masyarakat,” jelasnya.

Lies F Nurdin Bagikan Ratusan Bibit Pohon di CFD Sudirman

KabarMakassar.com — TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan membagikan ratusan bibit pohon secara gratis pada momen Car Free Day (CFD) Jl. Sudirman, Makassar (Depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel), pada Minggu, 26 Januari 2020.

Usai melakukan senam pagi bersama seluruh masyakat yang hadir di CFD Sudirman, Lies F. Nurdin membagikan langsung bibit-bibit tanaman kepada masyarakat yang datang.

“Hari ini kita bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menghijaukan Sulawesi Selatan. Ada banyak bibit pohon buah-buahan yang dibagikan. Ada pohon mangga, durian dan rambutan,” jelas Lies F. Nurdin selaku Ketua TP PKK Prov. Sulsel.

Istri dari Nurdin Abdullah ini juga berpesan agar bibit pohon yang sudah diberikan dapat dirawat dengan baik.

“Tolong dijaga dan dirawat dengan baik ya bu, supaya lingkungan kita lebih hijau dan lebih lestari lagi,” imbau Lies yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas.

Sebelumnya, Lies bersama segenap Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Sulsel juga sudah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk membagikan ratusan bibit tanaman di beberapa sekolah yang ada di Sulawesi Selatan, diantaranya adalah SMAN 2 Kab. Takalar, SMAN 7 Kab. Takalar, SMAN 9 Kab. Bone, SMAN 13 Kab. Bone, SMAN 5 Kota Pare-pare, SMAN 4 Kota Pare-pare, dan SMKN 2 Kab. Pinrang.

Asniar Marjani Pimpin Sidang Komisi C Musprov IV DWP Sulsel

KabarMakassar.com — Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Asniar Marjani bersama pengurus hadir mengikuti Musyawarah Provinsi (Musprov) IV DWP Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (14/1/2020) di Aula BPSDM Sulsel Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Para Musprov tersebut Hj. Asniar Marjani memimpin sidang Komisi C yang membahas Laporan pertanggungjawaban DWP Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2014-2019.

Musprov yang dihadiri oleh para Ketua dan pengurus DWP Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan ini, dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Liestiaty F Nurdin selaku Ketua Dewan Penasehat DWP Sulawesi Selatan.

Dalam arahannya, Lies menekankan empat poin penting yang harus diperhatikan DWP Sulsel dalam melaksanakan program kerja lima tahun mendatang.

“Ikut serta menekan angka kemiskinan di Sulsel, menjadi organisasi pembelajaran semangat berwirausaha, mendorong mengenal mitigasi dan literasi kebencanaan, serta setiap anggota perlu menyediakan satu kilo bahan bantuan dalam bentuk apapun untuk antisipasi kebutuhan dari bencana,” kata Lies F Nurdin di hadapan 350 peserta musyawarah dari DWP seluruh daerah di Sulsel.