Kesbangpol Selayar Gelar Pendidikan Politik bagi Kaum Pelajar

KabarMakassar.com — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan pendidikan politik bagi pelajar di Aula Kesbangpol, Selasa (18/2/2020).

Kepala Badan Kesbangpol Selayar, Ince Rahim mengatakan, pelatihan pendidikan politik bagi pelajar ini sangat penting mengingat pada tahun ini akan dilaksanakan pemilukada serentak.

Ia menegaskan, pihaknya tak ingin ada gesekan di masyarakat, khususnya para generasi muda.

“Jadi sangat perlu agar anak-anak sekolah atau generasi muda dapat memahami dan mengetahui perkembangan politik dan hak -hak politiknya, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar. Selain menjaga stabilitas politik, kita jelaskan perlunya bijak dalam bermedia sosial (medsos),” kata Kepala Kesbangpol Selayar, Ince Rahim, saat membuka pelatihan tersebut.

Sementara, Kepala Bidang Fasilitasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kesbangpol Pemprov Sulsel, Besse Wana menyampaikan, pendidikan politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang kak, kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Olehnya itu, pembelajaran pendidikan politik yang berkesinambungan diperlukan mengingat masalah-masalah di bidang politik sangat kompleks dan dinamis.

“Pendidikan politik bagi generasi muda sejak dini amatlah vital dalam mendukung perbaikan sistem politik di Indonesia,” ungkapnya.

Besse Wana juga mengatakan, berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2000 Pasal 1 menyebutkan pemuda adalah WNI yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 tahun – 30 tahun.

Kaum millenial (anak muda), kata dia, sangat diperhitungkan, dimana dalam kampanye politiknya sangat identik dengan media sosial.

Besse Wana menambahkan, cara menumbuhkan minat pemilih pemula dalam melaksanakan hak dalam pemilihan umum, pertama adalah menumbuhkan kesadaran berpolitik sejak dini. Kedua, mengembangkan pendidikan politik kepada para remaja agar mampu menjadi aktor politik dalam lingkup perandan status yang disandang.

“Ketiga, menumbuhkan pengertian bagaimana menjalankan hak dan kewajiban politik sebagai warga negara secara baik,” paparnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bidang Fasilitasi Organisasi Politik & Kemasyarakatan, Apriana Susilawati, dan Kasubag Humas & Pemberitaan, Mursalim yang bertindak selaku moderator.

Kesbangpol Selayar Deteksi Adanya Peningkatan ATGH Menuju Pilkada 2020

KabarMakassar.com — Memasuki tahun politik 2020 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Selayar dituntut untuk cermat membaca kecenderungan melalui deteksi dini terhadap potensi-potensi ancaman, tantangan, gangguan, hambatan (ATGH) yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan dan jalannya proses demokrasi menuju pilkada pada bulan September 2020.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Badan Kesbangpol Selayar Ince Rahim, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/1).

Ince Rahim sebut ada sejumlah isu-isu strategis yang dicermati oleh Badan Kesbangpol Selayar antara lain adanya peningkatan ATGH terhadap stabilitas politik dan keamanan nasional yang dapat berpengaruh langsung maupun tidak langsung kepada daerah-daerah di seluruh Indonesia.

“Misalnya Kecenderungan peningkatan konflik sosial, isu ini semakin hangat dimunculkan seiring dengan upaya segelintir orang yang nemanfaatkan perbedaan etnis, agama untuk memecah belah keutuhan bangsa. Begitu pula isu terorisme dan radikalisme, termasuk perubahan perilaku sosial masyarakat sebagai dampak teknologi informasi, peredaran dan penyalagunaan narkotika,” kata Ince Rahim.

Selanjutnya dikatakan pada momentum yang lain akan diuraikan potensi rawan pilkada tahun 2020 yang telah dianalisa oleh Badan Kesbangpol dan harus diantisipasi oleh semua pihak.

Dikatakan dengan memperhatikan petunjuk dan arahan Bapak Bupati Kepulauan Selayar H. M. Basli Ali tentang perlunya menciptakan suasana yang aman serta dalam rangka antisipasi terhadap potensi ATGH terhadap jalannya pemerintahan dan demokrasi menuju pilkada September 2020, maka Alhamdulilah hari ini Jum’at 24 januari 2020 telah ditandatangani dua Surat Keputusan Bupati Kepulauan Selayar yaitu : SK TIM Terpadu Penanganan Konplik Sosial nomor 37/I/tahun 2020, dan SK TIM Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar nomor 38/I/tahun 2020.

“Keputusan ini menunjukkan bahwa Bupati Kepulauan Selayar sangat konsen terhadap penciptaan suasana yang aman dan terkendali dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar,” jelasnya.