Curi Burung Merpati, Pemuda di Bulukumba diamankan Polisi

Kabarmakassar.com — Tim khusus (Timsus) Polres Bulukumba kembali mengamankan seorang pemuda Randi Prayudi alias Randi bin Sahabu (18) warga Desa Taccorong Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba saat hendak aksi pencurian burung merpati. Minggu, (16/2).

Pelaku yang sebelumnya melakukan aksi pencurian di rumah lelaki Muzakkir bin Sandi Amir warga BTN Puri Asri itu ditangkap tangan oleh warga kompleks BTN Puri Asri desa Polewali Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba saat pelaku hendak mencuri burung merpati milik warga.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bery Juana Putra membenarkan penangkapan tersebut, pelaku di tangkap oleh warga saat hendak melakukan aksi pencurian ternak burung merpati peliharaan warga.

“Sudah lama warga intai pelaku, pas subuh tadi pelaku tertangkap tangan mencuri burung merpati warga” jelasnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Pinrang itu pun menambahkan usai pelaku diamankan warga, anggota timsus dari polres Bulukumba yang ada di lokasi langsung mengamankan pelaku ke Polres Bulukumba untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Anggota amankan pelaku ke Polres karena dikhawatirkan pelaku akan dimassa oleh masyarakat setempat” tutupnya.

Selanjutnya seluruh barang bukti dari hasil kejahatannya disita oleh petugas, dan pelaku kini meringkuk di sel tahanan Polres Bulukumba, dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Curi Toa Hingga Kereta Bayi, 3 Pemuda di Pinrang Ditangkap Polisi

KabarMakassar.com — Tiga pemuda diamankan polisi saat melakukan pencurian di kompleks Sekolah Dasar Negeri (SDN) 247 Tiga Serangkai di jalan Anggrek, Kelurahan Pacongang, Paleteang, Pinrang.

Tiga pemuda tersebut nekat masuk ke kompleks Sekolah dengan mencuri barang-barang elektronik, selain itu ketiga pelaku juga nekat mengambil trolly bayi atau kereta bayi dan toa (pengeras suara).

Tiga Pelaku pencurian diamankan Polsek Paleteang Pinrang.

Ketiga pelaku diantaranya, Rahul Bin Kalla (19) dan Mail Bin H. Tato (21) keduanya merupakan buruh bangunan atau tukang batu di Pinrang, sementara rekannya Ashar Bin Dalle (19) bekerja sebagai penjual pot bunga di Pinrang.

Kapolsek Paleteang Ipda Mauldi Waspadani mengatakan, tiga pelaku pencurian tersebut sudah diamankan, Toa dan kereta bayi juga dicuri pelaku. Sementara barang-barang lainnya yang dicuri beruapa barang elektronik diantaranya, amplifire, dan kipas angin.

“Tiga pelaku sudah kita amankan, barang buktinya juga kita sudah amankan,” singkat Kapolsek Ipda Mauldi, Kamis (16/1).

Diduga Mencuri Seorang IRT di Pinrang Diamankan Oleh Polisi

KabarMakassar.Com — Team Crime-Fighters Unit Resmob Polres Pinrang dipimpin oleh Kanit Resmob Aipda Aris, SH telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana pencurian sebuah telepon genggam di ruangan Tes Psikologi dan Kesehatan, Jalan Bintang, Maccorawalie, Kabupaten Pinrang.

Berdasarkan laporan korban yang bernama Sitti Jumra (18) warga desa Mattombong Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang.

Laporan Polisi, LPB /490/ XI / 2019 / Sulsel / SPKT / Polres Pinrang, tertanggal 01 Nopember 2019, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 2.600.000,-.

Terduga pelaku atas nama Hasnawati (40) seorang IRT warga Kelurahan Mattiro Deceng Kecematan Tiroang, Pinrang. Tak berkutik saat diamankan Polisi, Kamis (9/1) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma P Negara, melalui Kanit Resmob Aris saat di konfirmasi, mengatakan dengan adanya laporan korban terkait kejadian tersebut. Selanjutnya tim melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari saksi – saksi.

“Bahwa pada saat korban melakukan tes pengambilan sim bertempat di ruang itu hanya ada beberapa orang perempuan. Dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan diperoleh informasi terkait ciri – ciri dan identitas pelaku, selanjutnya tim bergerak dan mrngamankan pelaku di kampung Boki, Kecamatan Tiroang,” katanya.

Lanjut Aris, Hasil introgasi pelaku mengakui perbuatannya yang telah mengambil handphone milik korban yang tersimpan di kursi bertempat di dalam Ruang Psikologi dan kesehatan pada saat korban ingin bermohon SIM.

“Selanjutnya terduga Pelaku dan Barang Bukti diamankan di posko Resmob Polres Pinrang kemudian diserahkan kepada penyidik guna proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Aris.

Polisi menyita barang bukti 1 satu unit HP merek OPPO A5S warna hitam.