Pekan Budaya Sidrap jadi Ajang Transformasi Kearifan Lokal

KabarMakassar.com — Menyambut Hari Jadi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ke-676, berbagai kegiatan digelar di kabupaten berjuluk Bumi Nene Mallomo tersebut. Salah satunya yakni Pekan Budaya Sidenreng Rappang Tahun 2020 yang mengangkat tema ‘Ragam Budaya Daerah untuk Sidenreng Rappang Berkarakter’.

Kegiatan yang digelar di pelataran Monumen Ganggawa atau pelataran Panker Pangkajene itu dibuka Wakil Bupati Sidrap, Mahmud Yusuf, dan dihadiri unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta pimpinan perguruan tinggi dan kepala sekolah se-Kabupaten Sidrap, Rabu (12/2).

Dalam sambutannya Mahmud mengatakan, pekan budaya tersebut didorong komitmen dan semangat untuk melestarikan budaya daerah.

“Pekan budaya ini juga sekaligus menjadi momentum membangkitkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kearifan lokal,” kata Mahmud.

Olehnya itu, Mahmud berharap kegiatan ini dapat mentransformasi dan menanamkan nilai-nilai budaya tradisional dan kearifan lokal, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Sidrap.

“Nilai-nilai tersebut seperti menjunjung tinggi kegotongroyongan, keluhuran dan kelembutan, keindahan, persatuan dan kebersamaan,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, Syahrul Syam selaku ketua panitia menyampaikan, Pekan Budaya Sidenreng Rappang Tahun 2020 ini akan berlangsung selama lima hari kedepan atau hingga tanggal 16 Februari mendatang.

Kegiatan ini, kata dia, akan diisi dengan berbagai perlombaan. Mulai dari lomba mappadendang antara kecamatan, simfoni kecapi antar SD dan SMP, lagu daerah antar OPD dan kecamatan, osong tingkat SD, baca huruf lontara SD dan SMP, hingga kontestasi Ana’Dara na Kallona Sidenreng Rappang antar SMA, SMK, perguruan tinggi dan perwakilan kecamatan.

“Ada juga pertandingan maggasing dan tarompah antar SMP,” papar Syahrul.

Kodim 1420 Sidrap Perbaiki Jalan

KabarMakassar.com — Kemanunggalan TNI dengan Rakyat terus dilakukan, Hal tersebut dibuktikan kembali saat Personel Kodim 1420 Sidrap terlihat bersama Masyarakat bergotong-royong memperbaiki ruas jalan rusak di Desa Cenrana Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidrap, Rabu (29/01).

Jalan rusak tersebut diakibatkan adanya beberapa ruas jalan yang tertimbun dan terkikis oleh air hujan yang merupakan fasilitas umum warga, sehingga menghambat akses perekonomian masyarakat antara Dusun Pakkasaloe dengan Dusun Bukkere Dusun Cendrana.

Saat ditemui, Sertu Ahmadi menyampaikan bahwa setelah melihat jalan tersebut dalam kondisi berlubang akibat tergerus air, saya mengajak warga untuk bergotong royong memperbaiki jalan tersebut agar dapat dilalui warga.

“Sehingga kami bersama-sama dengan masyarakat memperbaiki jalan dengan menggunakan alat seadanya secara bergotong-royong,” Terangnya.

Ditempat berbeda, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf J.P. Situmorang mengatakan apa yang dilakukan Personel jajaran di wilayah seperti di Desa Cenrana tersebut, sudah merupakan tugas kami selaku aparat Teritorial yang selalu sigap dalam membantu masyarakat.

“Dengan bergotong-royong memperbaiki ruas jalan yang rusak, sehingga diharapkan akses tersebut dapat dilalui kembali oleh masyarakat dengan aman,” Pungkasnya.

Sampah di Baranti, Camat: Harus Turun Bersama untuk Kerja Bakti

KabarMakassar.com — Cerita tentang sampah seakan tak pernah ada habisnya. Soalnya sampah tak terpisahkan dalam kehidupan umat manusia hampir setiap menit sampah muncul di mana-mana.

Terpisah Camat Baranti mengatakan bahwa, “Pihak Kecamatan selalu mengintruksikan kepada Desa/Kelurahan untuk kerja bakti, supaya masyarakat tau itu harus bersih dan juga memprogramkan Bank Sampah,” Tegas Fahruddin Lambogo

Camat Baranti, Fahruddin Lambogo. Dok. Sukardi.

Pantauan KabarMakassar.com terlihat sampah di Pinggir Jalan Passeno-Tonronge Sidrap dipenuhi sampah meski sudah dipasangi spanduk Stop buang sampah namun masih ada saja yang buang sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, mengatakan,”Prasarana kendaraan pengangkut sampah masih kurang, untuk itu meminta kepala Desa/Lurah membeli kendaraan pengangkut sampah karena Dana Desa mencapai Rp. 2 Miliar,” Kata Aryani beberapa waktu yang lalu.

Sampah yang tertumpuk lama-lama sudah pasti bukan cuma tak elok dipandang mata.Tapi juga menyebarkan bau tak sedap. Apalagi bau busuk itu diterbangkan angin ke lingkungan penduduk setempat.

Sungai Tangkoli Baranti Dipenuhi Plastik dan Bambu

KabarMakassar.com — Hujan Deras mengguyur wilayah Kabupaten Sidrap mengakibatkan aliran sungai Tangkoli, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, tertutup sampah bambu, Minggu (12/1/2020).

Dari pantauan KabarMakassar. Diduga bambu yang tersangkut serta bercampur dengan sampah rumah tangga yang membuat aliran sungai Tangkoli tidak mengalir dengan baik.

Pemerintah dan masyarakat harus segera turun tangan untuk menangani masalah ini soalnya akan memperlambat aliran sungai apabila hujan terus menerus dapat menyebabkan banjir diwilayah pemukiman warga.

Sementara itu Kepala BPBD Sidrap saat dihubungi Reporter KabarMakassar “Meminta Kepala Desa untuk turun tangan, menangani masalah sampah yang ada di sungai,”

Terlibat Kecelakaan, Polisi Temukan Sabu-sabu Didalam Saku Celana Pengemudi

KabarMakassar.com — Mobil Honda Brio berwarna merah dengan nomor plat DP 1726 CI menabrak trotoar bundaran SPBU Kelurahan Uluale Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap,Sulsel. Kamis (9/1).

Tragedi kecelakaan tunggal terjadi sekitar pukul 09.10 Wita. Kabarnya, pengemudi dari arah timur dengan kecepatan tinggi dan lepas kontrol saat akan belok ke Rappang sehingga menabrak salah satu trotoar yang ada di Bundaran SPBU Kelurahan Uluale.

“Pengemudi dari arah timur niat untuk belok karena mungkin kecepatan tinggi sehingga tidak bisa menguasai kendaraanya dan langsung menabrak trotoar”, ungkap Suprianto personil Polsek Watang Pulu saat di Konfirmasi.

Polisi menemukan serbuk yang diduga Sabu.

Yang lebih mengherankan, salah satu personil Polsek Watang Pulu dalam TKP menemukan serbuk yang diduga sabu-sabu dalam saku celana pengemudi.

“Untuk Barang Bukti (BB) yang kami temukan sudah kami serahkan kepada Kasat narkoba untuk di tindak lanjuti”, tambah Suprianto.

Mobil dengan isi 2 orang tersebut telah diamankan oleh Polres Sidrap. Diketahui dua orang penumpang berinisial GF (50) dan AAK (21) dan sekarang kabarnya dirawat di Puskesmas Lawawoi.

Saat ini kasusnya telah ditangani oleh Satresnarkoba Sidrap.

Polisi Bekuk Terduga Pelaku Curanmor PNS Sidrap

KabarMakassar.com — Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Kabupaten Sidrap, Polres Sidrap akhirnya terungkap. Kapolsek, AKP Mustain bersama Kanit Reskrim, Iptu Sudirman yang langsung memimpin penangkapan ini di Kota Makassar.

“Unit Khusus Sat Reskrim Polres Sidrap telah melakukan penyelidikan tindak pidana pencurian sepeda motor pegawai PSDA Sidrap,” kata Mustain.

Pengungkapan ini kata dia sesuai laporan Polisi, Nomor : LPB/01/I/2020/SPKT/SSL/RES .SIDRAP/SEK. PR tanggal 06 Januari 2020 tentang dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor.

“Korban yang melapor, Hasbin, SP (50) PNS Dinas PSDA Sidrap, alamat Jl. Poros Enrekang Desa Mario Kec. Kulo, Kab. Sidrap, Sulsel,” ucapnya.

Kronologis kejadian kata dia, Selasa, 31 Desember 2019 sekitar jam 02.00 Wita bertempat di Jl. Poros Enrekang Desa Mario Kecamatan Kulo Kabupaten Sidrap, korban kehilangan 1 (Satu) unit sepeda motor Kawasaki KLX DP 6930 GO milik Dinas PSDA Pemkab Sidrap. Adapun sebelumnya sepeda motor tersebut diparkir dibawah kolong rumah pelapor dalam keadaan terkunci leher.

Dari hasil penyelidikan kami amankan Bobi alias Muh Rizal Kalia Bin M. Saad, (47) pekerjaan jual beli emas, alamat Majjalling Lompo Kelurahan Majjalling Kecamatan Bajeng barat Kabupaten Gowa.

“Dari hasil penangkapan itu, diamankan 1 (Satu) unit sepeda motor Kawasaki KLX DP 6930 GO, Noka : MH4LX150GHJP43880, Nosin : LX150CEW27853,” urai Mustain didampingi Iptu Sudirman.

Awal pengungkapan ini tambahnya, pada hari Sabtu 4 Januari 2020 sekitar jam 14.00 Wita, Unit Khusus Polres Sidrap menerima informasi masyarakat telah membeli 1 (Satu) unit sepeda motor Kawasaki KLX dengan harga yang sangat murah dan diduga tidak dilengkapi Surat kepemilikan yang sah seperti STNK dan BPKB.

“Berdasarkan informasi tersebut, kami temukan 1 (Satu) unit sepeda motor Kawasaki KLX yang merupakan sepeda motor yang telah dilaporkan telah dicuri,” imbuhnya.

Selanjutnya, kami melakukan koordinasi dengan Unit Resmob Polres Pelabuhan Makassar untuk melakukan pencarian terhadap Bobi dan pada hari Selasa, 8 Januari 2020 sekitar pukul 18.00 Wita bertempat di Jl. Somba Upu Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

“Kami berhasil mengamankan lelaki Bobi, dan saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya,” ungkapnya seraya menambahkan jika selanjutnya polisi membawa lelaki Bobi ke Kab. Sidrap guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Ini Data Terbaru Kerugian Akibat Bencana Angin Kencang di Sidrap

KabarMakassar.com — Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang menyebut nilai kerugian akibat angin kencang mencapai Rp8 Miliar lebih di 11 Kecamatan di Sidrap.

Kerugian itu terdiri dari kerusakan bangunan rumah, data yang diterima Rabu (8/1/2020) tercatat, sebanyak 1.936 rumah rusak tersebar di seluruh Kecamatan di Sidrap.

“Kerugian Rp8.668.100.000 kerugian akibat bencana di 85 titik diseluruh Kecamatan di Sidrap, semua kita bantu ini bervariasi sesuai tingkat kerusakannya dan sesuai dengan hasil verifikasinya”, ungkap Siara Barang.

Diketahui, kerugian paling banyak terjadi di Kecamatan Watang Pulu mencapai Rp 2.318.910.000.

Sementara itu, Bupati Sidrap H Dollah Mando terus memberi perhatian khusus kepada warganya yang menjadi terdampak bencana angin kencang tersebut.

“Data semuanya. BPBD berkoordinasi terus sama Pak Camat, Pak Kades dan Pak Lurah. Jangan sampai ada warga terdampak yang tak terdata,” kata Dollah Mando.

Rekapitulasi Laporan kejadian bencana Angin Kencang di Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Berikut rincian kerusakan dan nilai kerusakan akibat angin kencang di Sidrap :

  1. Kecamatan Watang Pulu
    – Rumah : 352 unit
    – Desa/Kelurahan : 10
    – Nilai Kerusakan : 2.318.910.000
  2. Kecamatan Maritengngae
    – Rumah : 488 unit
    – Desa/Kelurahan : 12
    – Nilai Kerusakan : Rp. 1.787.390.000
  3. Kecamatan Panca Rijang
    – Rumah : 120 unit
    – Desa/Kelurahan : 8
    – Nilai Kerusakan : Rp. 985.525.000
  4. Kecamatan Baranti
    – Rumah : 154 unit
    – Desa/Kelurahan : 9
    – Nilai Kerusakan : Rp. 793.650.000
  5. Kecamatan Tellu Limpoe
    – Rumah : 43 unit
    – Desa/Kelurahan : 5
    – Nilai Kerusakan : Rp.
  6. Kecamatan Watang Sidenreng
    – Rumah : 388 unit
    – Desa/Kelurahan : 8
    – Nilai Kerusakan : Rp. 738.250.000
  7. Kecamatan Kulo
    – Rumah : 488 unit
    – Desa/Kelurahan : 12
    – Nilai Kerusakan : Rp. 673.300.000
  8. Kecamatan Panca Lautang
    – Rumah : 88 unit
    – Desa/Kelurahan : i
    – Nilai Kerusakan : Rp. 218.175.000
  9. Kecamatan Dua Pitue
    – Rumah : 69 unit
    – Desa/Kelurahan : 9
    – Nilai Kerusakan : Rp. 195.500.000
  10. Kecamatan Pitu Riase
    – Rumah : 28 unit
    – Desa/Kelurahan : 2
    – Nilai Kerusakan : Rp. 101.000.000
  11. Kecamatan Pitu Riawa
    – Rumah : 25 unit
    – Desa/Kelurahan : 5
    – Nilai Kerusakan : Rp. 78.800.000

Total rumah terdampak : 1.936 Rumah
Total Desa/Kelurahan : 85

Wagub Sulsel Kunjungi Korban Angin Puting Beliung di Sidrap

KabarMakassar.com — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengunjungi langsung rumah warga yang terkena musibah angin puting beliung yang terjadi di kampung Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kelurahan Batulappa Kabupaten Sidrap, Sulsel, Selasa, (7/1/2020).

Diketahui, angin puting beliung ini terjadi pada Minggu (5/1). Sedikitnya puluhan rumah warga dan sejumlah pohon di beberapa titik di Kabupaten Sidrap, dari data yang diperoleh, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun data yang masuk hingga saat ini, baik rusak ringan, sedang dan berat mencapai 751 rumah yang rusak.

Dalam kunjungannya Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Sidrap dan Wakil Bupati Sidrap serta Komando Distrik Milter (Dandim) Letkol Inf. J P Situmorang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidrap Siara Barang.

Mansyur Lurah Batulappa mewakili masyarakat mengatakan, bahwa ini suatu kesyukuran bagi warga di sini sekaligus mengapresiasi kedatangan mereka karena merasa diperhatikan sebagai warga khususnya yang terkena musibah.
“Korban yang dikunjungi langsung oleh pak Wagub yakni Asis Laman, Usman/Najirah, korban yang luka Jumadil (12) tahun dan Khumaera (9) tahun,” ungkapnya.

Detail kerugian korban kata Mansyur, ada Rp1 juta, Rp2 juta hingga Rp50 juta yang dialami, “Kami berharap agar pemerintah provinsi memperhatikan semua kejadian yang ada di kabupaten Sidrap dan ini bukti pertamanya pak Wagub sudah merupakan gerakan hati nuraninya pak Wagub. Dan kedepannya kami meminta agar ditindaklanjuti,” harapnya.

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung warga yang terkena musibah.

Menanggapi hal itu, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa total tercatat khusus di Kabupaten Sidrap sampai dengan malam ini, terdata 1240 unit rumah mulai rumah rusak ringan, sedang, dan berat, serta korban luka terdata sebanyak 2 orang.

“Kami bersama tim BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Sulsel telah memberikan dan mendrop logistic. Koordinasi dan rekonstruksi kembali perlahan akan dilakukan besok untuk beberapa unit rumah,” ucap Andi Sudirman.

Ia juga menambahkan, perencanaan bersama sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta Pusat, untuk pemulihan secara terstruktur akan segera dilakukan.

“Kami meminta kepada seluruh stakeholder untuk mendoakan dan ikut berpartisipasi aktif dalam membantu saudara kita yang terkena musibah, semoga Allah Subhanahu Wata’ala memudahkan. Aamiin,” terangnya.