Warga Ela-ela Dihebohkan Penemuan Bayi di Dalam Kantong Plastik

KabarMakassar.com — Warga Kelurahan Ela-ela, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Jumat (28/2) pagi, digegerkan dengan penemuan bayi yang berada di dalam kantong plastik berwarna merah.

Menurut informasi yang dihimpun, bayi mungil berjenis kelamain laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga bernama Daeng Kera yang tengah dalam perjalanan menuju Pasar Tradisional Cekkeng.

Saat itu, Daeng Kera dihentikan oleh seorang siswa SD yang mengaku mendengar suara tangisan bayi menagis. Ia bersama siswa SD tersebut pun mencari sumber suara, dan menemukan bayi yang disimpan di dalam kantong plastik.

Daeng Kera lalu memangil menantunya, Daeng Sule yang berprofesi sebagai tukang becak, untuk membantunya mengambil bayi tersebut yang terletak tepat di sebelah tanggul dekat bibir Pantai Taman Cekkeng Bulukumba.

Setelah itu, bayi tersebut dibawa oleh Daeng Kera ke Pasar Tradisonal Cekkeng. Sontak saja suasana di pasar tersebut menjadi heboh.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki yang tersimpan di dalam kantong plastik ini.

Menurut Berry, saat ini aparat kepolisian tengah dalam proses penyelidikan untuk mencari orang tua bayi malang tersebut

“Orang tua bayi saat ini belum diketahui. Saat ini kita masih dalam proses penyelidikan dan meminta keterangan dari beberapa saksi,” terangnya.

Kini, bayi laki-laki tersebut telah dibawa ke RSUD Sultan Dg Radja untuk mendapat perawatan.

Diskominfo Relokasi 18 Titik WiFi Gratis di Bulukumba

KabarMakassar.com — Tahun ini, program penyediaan WiFi Publik (WiFi gratis) untuk beberapa tempat umum di Kabupaten Bulukumba yang sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu akan terus dilanjutkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bulukumba.

Kabid Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Bulukumba, Abdul Gafur mengatakan, untuk tahun ini pihaknya akan melakukan reposisi beberapa titik penyediaan WiFi Publik. Salah satunya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bentenge, di Jalan Yos Sudarso, yang pemasangan instalasinya jaringan WiFi-nya dilakukan, Selasa (12/2) kemarin.

“Kita memang ada program penyediaan WiFi Publik untuk beberapa tempat umum sejak tahun 2019, dan untuk tahun 2020 ini kita akan reposisi beberapa titik, salah satunya di TPI Bentenge. Itu kita lakukan karena ada beberapa pedagang ikan mencoba menjual online, dan ternyata penjualannya meningkat drastis, sehingga pihak pedagang ikan meminta kita untuk merelokasi ke tempat tersebut,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Daud Kahal mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Telkom terkait relokasi beberapa titik WiFi Publik ini.

“Kami sudah komunikasikan dengan pihak Telkom untuk menentukan titik koordinatnya,” ujarnya.
Mantan Kabag Humas Pemkab Bulukumba itu menambahkan, apabila ada jaringan WiFi yang tidak berfungsi, maka salah satu faktor penyebabnya adalah ketersediaan jaringan listrik.

“Kalau ada yang tidak berfungsi WiFi-nya, maka salah satu kendalanya itu adalah terkait jaringan listrik dimana titik WiFi tersebut ditempatkan” tutupnya.

Berikut 18 titik relokasi WiFi Publik Diskominfo Bulukumba :

  • Taman Cekkeng
  • Kampung Nipah ex Hutan Kota
  • Sentra Kuliner Pantai Merpati
  • Nursery Bulukumba
  • Taman Pantai Kota
  • Mesjid Islamic Center
  • Kantor Camat Gantarang
  • Kantor Camat Tanete
  • Kantor Camat Ujung Loe
  • GOR Bulukumba
  • Ruang Kadis Kominfo
  • Alun-alun Kota Bulukumba
  • Kantor Camat Bonto Bahari
  • Kantor Camat Rilau Ale
  • Kantor Lurah Kasimpureng
  • Kantor Dinas Tenaga Kerja
  • Kantor Dinas PMD
  • TPI Bentenge.

Bupati Bulukumba Jamu PPDI di Rujab

KabarMakassar.com — Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali memenuhi janjinya untuk menjamu makan malam para penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Bulukumba.

Janji tersebut pernah disampaikan Bupati AM Sukri Sappewali pada saat peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dilaksanakan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bulukumba yang di gelar pada bulan Desember tahun lalu.

Bupati AM Sukri Sappewali mengaku terharu oleh karena penyandang disabilitas bisa bergabung di rumah jabatan untuk menikmati makan malam bersama sebagai bentuk silaturahim dan menjalin kebersamaan dengan para penyandang disabilitas yang notabene adalah warga Bulukumba juga.

“Jamuan ini untuk pemenuhan janji saya beberapa waktu yang lalu, mengajak saudara-saudaraku sekalian untuk makan bersama di rumah jabatan,” beber AM Sukri Sappewali di depan puluhan penyandang disabilitas se Kabupaten Bulukumba, Rabu malam, 29 Januari 2020.

Ia juga meminta para penyandang disabilitas untuk tetap optimis menjalani kehidupan. Jika ada yang memiliki anak keturunan harus tetap di sekolahkan.

“Jangan sampai ada anakta yang tidak sekolah. Kalau ada kendala sampaikan langsung, nanti pemerintah yang bantu,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Bulukumba akan menjadi tuan rumah Temu Inklusi Nasional pada bulan Juli mendatang. “Kita akan persiapkan dengan baik, sehingga wadah silaturrahhim antara penyandang disabilitas seluruh Indonesia ini bisa berjalan dengan baik dan sukses,” pintanya.

Ketua PPDI Bulukumba, Suherman dalam sambutannya menuturkan jika malam tersebut tuhan membuktikan kebesaranNya, dan memberikan hati yang besar kepada Bupati untuk menerima para penyandang disabilitas.

Mungkin banyak orang di luar sana, lanjut Suherman menganggap penyandang disabilitas hanya beban bagi pemerintah, maupun menjadi beban bagi keluarga.

“Tapi dapat kita buktikan pada malam ini begitu besar perhatian pemda kepada penyandang disabilitas,” bebernya.

Malam itu, Bupati AM Sukri Sappewali mempersembahkan sebuah lagu karya Pance Pondaag dengan judul “Demi Kau dan Si Buah Hati”

Turut hadir, Kepala Dinas Sosial Syarifuddin, pembina PPDI, ustaz Ikhwan Bahar dan Andi Soraya Widyasari. Tampak juga beberapa kepala desa yang ikut mengantar warganya ke rujab.

Polres Bulukumba Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi

KabarMakassar.com — Terungkap teka teki siapa yang tega membuang bayi dalam kantong plastik berjenis kelamin lelaki di sekitar jembatan Raowa Desa Pantama Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra sedang mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pembuang bayi itu, yang tiada lain adalah ibunya sendiri yang masih duduk di bangku SMA.

“Ya kami sudah diamankan orang tua dari bayi tersebut yakni NI (19) pelajar yang masih duduk di bangku SMA dan SY (50) yang tiada lain pamannya sendiri. Ada pun alasan bayi tersebut di buang atau di simpan dekat jembatan, oleh Kerena malu dan takut untuk diketahui keluarganya sehingga dia memilih jalan pintas dengan membuang bayi di maksud, untuk lebih lanjutnya sementara diambil keterangan oleh penyidik PPA,” Ujar Berry, Kamis (23/1)

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, mengatakan sementara ini pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih didalami semuanya termasuk dua orang terduga pelaku, tetapi kami belum bisa memutuskan keduanya sebagai tersangka karena masih pemeriksaan keterangan saksi lain,” ucap Ipda Muhammad Ali di Mapolres Bulukumba.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra.

Namun dari hasil pemeriksaan nantinya, Unit PPA Satreskrim Polres Bulukumba bakal menerapkan pasal 305 jo 308 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Jika terbukti ancaman hukuman menanti lima tahun penjara,” tegas Ali.

Kendati demikian, Muhammad Ali mengaku untuk saat ini saksi lainnya juga bakal diperiksa, termaksud orang mengetahui proses persalinan NI hingga dengan nekat membuang anaknya di jembatan Kajang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bayi malang terbungkus kantong kresek ditemukan warga bernama ibu Doddi sekitar pukul 04.00 WITA dini hari di jembatan Raowa, Kajang pada Selasa (21/1/2020) lalu. Kini bayi laki-laki itu, telah dirawat di RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Ini dia jadwal Tes CPNS Kabupaten Bulukumba

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bulukumba, Sulsel, bakal berlangsung pada 17 Februari 2020 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Bulukumba, Andi Ade Ariadi, mengatakan jadwal pelaksanaan seleksi CPNS menggunakan Computer Assited Tes (CAT) formasi 2019 telah keluar.

“Sesuai edaran dengan nomor KR.IV.K.26-25/Y.3-17/2020 dari Badan Kepegawaian Negara,” kata Kadis BKPSDM Bulukumba, Andi Ade Ariadi, saat dihubungi.

Andi Ade Ariadi menambahkan jumlah peserta yang akan mengikuti tes ujian CAT CPNS 2019 Bulukumba sebanyak 9.429 orang. Dengan jumlah PC 500.

“Untuk jumlah sesinya itu 19 selama 4 hari mulai 17 Februari hingga 20 Februari 2020 mendatang,” jelasnya.

Tes CPNS 2019, kata Andi Ade Ariadi bakal dipusatkan di aula kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Bulukumba, Jalan Poros Bulukumba-Bantaeng, Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Saat ini BKPSDM Bulukumba telah menyiapkan segala sesuatunya sesuai jukdis pelaksanaan ujian CPNS, beberapa sarana dan prasarana yang menjadi skala prioritas pelaksanaan tes, antara lain jaringan yang refresentatif, fasilitas komputer, meja dan kursi, ketersediaan listrik dan fasilitas lainnya.

Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Bulukumba Digelar Maret Mendatang

KabarMakassar.com — Anda berminat menjadi calon anggota/komisioner Komisi Informasi (KI) Kabupaten Bulukumba?
Pemerintah kabupaten bulukumba akan membuka rekrutmen anggota/komisioner Komisi Informasi ( KI ) Kabupaten Bulukumba untuk priode 2020- 2024, Rekruitment dilakukan berdasarkan UU No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Peraturan Daerah No.3 Tahun 2020 Tentang Komisi Informasi Kabupaten Bulukumba, selain itu teknis pelaksanaannya dilakukan berdasarkan Peraturan Komisi Informasi /PERKI No.4 Tahun 2016
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bulukumba Muhammad Daud Kahal menyampaikan hal itu saat melakukan rapat internal dengan para pejabat dijajaran Dinas Kominfo Bulukumba di ruang rapat diskominfo, Jalan Kusuma Bangsa No.9, Bulukumba, Selasa (21/01).

“Timselnya ada lima orang. Terdiri dari beberapa latar belakang. Ada perwakilan pemerintah, akademisi, praktisi media, dan wakil dari Komisi Informasi Propinsi,” jelas Daud Kahal yang didampingi oleh Kabid Hubungan Media dan Informatika Mappigau. Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Diskominfo Mulyadi Gani, Kepala Bidang E-Goverment Abd.Gafur dan Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi Publik A.M.Guntur serta Program Direktur Radio Swara Panrita Lopi FM Saiful Alief Subarkah, dan beberapa pejabat eselon IV di Diskominfo.

Dalam Pertemuan tersebut Menurut Daud Kahal, tahapan seleksi ini dilakukan menyusul masa keanggotaan komisioner KIPP periode sebelumya telah berakhir di 2018. Calon komisioner yang akan dipilih kali ini adalah untuk masa bakti 2020-2024.

Apa saja syaratnya?
Menurut Daud Kahal. “Detailnya akan dibahas dan diputuskan pada rapat timsel yang telah di-SK-kan Bapak Bupati Bulukumba. Hasil rapat timsel terkait syarat akan diumumkan di media massa,” tutur mantan Sekertaris DPRD ini.
Walau belum diumumkan detail syaratnya, namun kemungkinan tak jauh dari syarat calon anggota KI pusat/Provinsi.
Mengacu pengumuman Calon Anggota Komisi Informasi Pusat yang dipublikasikan di website kominfo.go,id, berikut ini
beberapa syaratnya:

-Warga negara Indonesia
– Sehat jiwa dan raga;
– Memiliki integritas dan berkelakuan tidak tercela
– Tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan hukuman pidana lima tahun atau lebih
– Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari hak asasi manusia dan kebijakan publik
– Memiliki pengalaman dalam aktivitas Badan Publik
– Bersedia melepaskan keanggotaan dan jabatannya dalam Badan Publik apabila diangkat menjadi anggota Komisi Informasi Daerah;
– Bersedia bekerja penuh waktu
– Berusia paling rendah 35 tahun
– Berpendidikan minimal sarjana strata 1 (S1) atau yang setara dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang program studinya terakreditasi, atau lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri yang ijazahnya telah mendapatkan penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri Kementerian Ristekdikti
– Tidak menjadi anggota ataupun pengurus partai politik;
Ada pun dokumen kelengkapan administrasi calon peserta yang dibutuhkan antara lain:
– Formulir pendaftaran yang ditandatangani
– Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);
– Surat rekomendasi yang menyatakan bahwa bersangkutan memiliki kualitas dan kredibilitas, minimal dari 2 (dua) tokoh masyarakat/organisasi.
– Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian yang masih berlaku
– Pasfoto berwarna terbaru ukuran 4 X 6
– Daftar Riwayat Hidup (DRH) sesuai dengan format yang disediakan oleh Panitia Seleksi
– Surat keterangan sehat
Ada pun tahapan seleksi di antaranya:
– Pendaftaran calon peserta
– Seleksi berkas
– Tes wawancara yang dilakukan tim seleksi
– Beberapa nama yang telah mengerucut selanjutkan diserahkan timsel ke DPRD Bulukumba
– Selanjutnya anggota DPRD Bulukumba memilih calon yang akan di-SK-kan Bupati Bulukumba
– Nama-nama yang di-SK-kan Bupati Bulukumba itulah yang akan resmi dilantik sebagai Anggota KI Kabupaten Bulukumba periode 2020-2024.

Berdasarkan Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Komisi Informasi bertugas menerima, memeriksa, dan memutus permohonan penyelesaian sengketa informasi publik melalui mediasi dan/atau ajudikasi nonlitigasi yang diajukan oleh setiap pemohon informasi publik berdasarkan alasan, menetapkan kebijakan umum pelayanan informasi publik dan menetapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.
Dalam menjalankan tugasnya,

Komisi Informasi memiliki wewenang:
1. Memanggil danatau mempertemukan para pihak yang bersengketa.
2. Meminta catatan atau bahan yang relevan yang dimiliki oleh badan publik terkait untuk mengambil keputusan dalam upaya menyelesaikan sengketa informasi publik.
3. Meminta keterangan atau menghadirkan pejabat badan publik ataupun pihak yang terkait sebagai saksi dalam penyelesaian sengketa informasi publik.
4. Mengambil sumpah setiap saksi yang didengar keterangannya dalam ajudikasi nonlitigasi penyelesaian sengketa informasi publik dan membuat kode etik yang diumumkan kepada publik sehingga masyarakat dapat menilai kinerja Komisi Informasi.

Bayi Dalam Kantong Plastik di Temukan Warga Raowa Bulukumba

KabarMakassar.com — Warga Kampung Raowa Desa Pantama Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba di kejutkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin lelaki disekitar jembatan Raowa.

Dari hasil penelusuran KabarMakassar.com Bayi tersebut di temukan oleh salah satu warga setempat (ibu Daddi) yang saat itu melintas di jembatan Raowa sekitar pukul 04.00 WITA, Selasa (21/01).

Kapolsek Kajang Iptu Haeruddin saat di konfirmasi membenarkan kejadian penemuan bayi tersebut dan akan melakukan pengembangan terkait kasus ini.

“Benar kami dari Polsek Kajang mendapatkan laporan bahwa adanya penemuan bayi di atas jembatan Raowa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba sekitar pukul 04.00 WITA oleh seorang warga yang melintas di atas jembatan kemudian melihat kantong plastik warna hitam yang bergerak kemudian warga itu memeriksa kantong plastik tersebut Al hasil di dalammya ada seorang bayi dan kami dari Polsek Kajang akan melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus ini dan mencari tahu siapa orang tua bayi tersebut,” ungkapnya.

Iptu Haeruddin pun menambahkan bahwa bayi yang di temukan oleh warga tersebut, kemudian di larikan ke puskesmas Kajang untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya di bawa ke RSUD Sultan Daeng Raja Kabupaten Bulukumba.

“Warga yang temukan itu bayi langsung na bawa lari ke Puskesmas kajang untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya di bawa ke RSUD Bulukumba” tutupnya.

Disdukcapil Bulukumba Bakal Launching Mobil Layanan Kependudukan dan GISA

KabarMakassar.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba akan melaunching atau meresmikan mobil layanan kependudukan. Upaya tersebut sebagai langkah awal menuju “Go digital”.

Kepala Disdukcapil, Andi Mulyati Nur membeberkan, rencananya mobil layanan kependudukan akan di resmikan oleh Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah pada puncak peringatan Hari Jadi Bulukumba ke 60 tahun Bulukumba, 4 Februari mendatang.

Selain peresmian mobil layanan, Gubernur lanjut Mulyati akan melauching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). “Bapak Gubernur juga akan memberikan Piagam Penghargaan Sadar Adminduk kepada Desa Kelurahan” bebernya.

Kriteria pemberian penghargaan itu ungkap Mulyati dinilai oleh provinsi dan Disdukcapil Kabupaten. Diantaranya ketercapaian kepemilikan adminduk bagi warganya, dan keaktifan pemerintah desa kelurahan dalam memfasilitasi kegiatan jemput bola yang dilaksanakan Disdukcapil

Rencananya Mobil Layanan kependudukan dan pencatatan sipil ini akan beroperasi di sembilan kecamatan untuk mempermudah masyarakat Bulukumba memenuhi administrasi kependudukannya.

“Kendaraan operasional itu sebagai inovasi dalam pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil,” ungkapnya.

Mobil Layanan Kependudukan keliling ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Bulukumba yang diserahkan beberapa waktu lalu oleh Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto. Di tahun 2020 Disdukcapil terus bergerak dan segera merealisasikan go digital, yakni seluruh pelayanan tanda tangan administrasi kependudukan dan akta lainnya sudah menggunakan TTE (Tanda Tangan Elektronik).

Seperti diketahui, Disdukcapil merupakan salah satu OPD yang berprestasi di Bulukumba. Sederetan penghargaan yang diterima di 2019 yakni Inovasi Layanan Publik Top 20 Laraku Nyata dan Top 29 Adminduk Inklusif oleh Gubernur Sulawesi Selatan.

“Soal persentase capaian Disdukcapil pernah melebihi 100 persen dalam merekam administrasi kependudukan usia yang menjelang 17 tahun,” ungkapnya.

Perkelahian Antar Dua Pemuda di Bulukumba yang Berujung Maut

KabarMakassar.com — Minggu (19/1)  Duel maut menggunakan senjata tajam (badik) antar dua pemuda di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan berakhir mengenaskan.

Sebagaimana informasi berhasil di dapatkan oleh KabarMakassar bahwa kedua pemuda tersebut merenggang nyawa usai baku tikam saat terlibat perkelahian.

Peristiwa perkelahian tersebut terjadi di Teko, Jalan Abdul Aziz, Kelurahan Tanahkongkong, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Jumat, (18/1) sekitar pukul 21.00 WITA.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bery Juana Putra mengatakan bahwa identitas kedua pemuda tersebut yakni Aswatama bin Amir (23) yang beralamat di Jalan Abd Azis kel. Tanahkongkong kec. Ujung Bulu Kab. Bulukumba dan Fathul bin Yayu (25) yang beralamat di Jalan KH. Agus Salim kel. Tanahkongkong, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba.

AKP Bery pun menambahkan kronologis kejadian berawal saat Fathul datang ke Kasuara dalam keadaan mabuk karena pengaruh minuman beralkohol dia berteriak teriak menantang orang berkelahi, lalu datang Aswatama sehingga terjadi perkelahian satu lawan satu dengan masing masing menggunakan sebilah badik.

Perkelahian dua orang yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia,

“Kedua korban tersebut mengalami luka tusuk di bagian dada dan keduanya sempat dirawat serta mendapatkan perawatan medis di rumah sakit umum Sultan Daeng Radja, namun kedua nyawa pemuda tersebut tidak bisa terselamatkan lagi”. Tutup Kasat Reskrim Bulukumba.

FPR Unjuk Rasa di Kantor BKPSDM Kabupaten Bulukumba

KabarMakassar.com — Pelantikan pejabat baru yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba di awal bulan Januari, kini berbuntut panjang.

Setelah mendapat sorotan dari media sosial, Massa dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), di Jalan R.A Kartini Bulukumba, Kamis (16/1/2020).

Rudi tahas dalam orasinya nenyampaikan agar Kepala BKPSDM Bulukumba Andi Ade Ariadi, untuk mundur dari jabatannya.

“Andi Ade harus mundur karena tidak profesional dalam melaksanaan rotasi pejabat belum lama ini, Kita ke sini bukan untuk mengada-ada. Kita tidak butuh klarifikasi, kita minta Kepala BKPSDM Bulukumba untuk mundur dari jabatannya,” tegasnya.

Andi Ade pun menambahkan bahwa ditemukan beberapa kekeliruan penempatan jabatan yang dilantik oleh Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali di Ruang Pola Kantor Bupati, tiga hari yang lalu, salah satunya adalah penempatan jabatan yang dinilai cacat adalah Kabid Kelembagaan & Sosial Budaya Masyarakat DinasPemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Asmirani, ia berpangkat Golongan III B membawahi Kasi dengan Golongan IV A.

Hal itu dijelaskan pada Pasal 33 berbunyi “Pegawai Negeri Sipil yang berpangkat lebih rendah tidak boleh membawahi Pegawai Negeri Sipil yang berpangkat lebih tinggi, kecuali membawahi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan fungsional tertentu.” Jelasnya.

Aksi demo FPR pun berlanjut ke Gedung DPRD Bulukumba di Bintarore Kabupaten Bulukumba dengan tuntutan adanya campur tangan DPRD pada mutasi pejabat yang di lakukan oleh Pemkab Bulukumba.

Anggota DPRD dari fraksi Gerindra, Muh Bakti, yang di dampingi oleh Zulkifli Sayye dari fraksi Demokrasi Perjuangan saat menerima massa aksi di ruang paripurna menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pernyataan sikap dari Front Perjuangan Rakyat (FPR)

“Memang, sejak mutasi di lakukan di awal Januari sampai hari ini kita sudah mengumpulkan data karena kita di DPR ini ingin menggunakan hak dan fungsi kedudukan kita sebagai lembaga pengawasan”, Ungkapnya

Bakti juga menambahkan jika DPRD setiap tahun memberikan anggaran terkait pembinaan ASN yang ada di kabupaten Bulukumba dan ini tidak berbanding lurus dengan yang ada saat ini.

“Besok Insya Allah DPRD akan melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan BKPSDM, dan saya undang perwakilan dari FPR untuj hadir dari pada forum ini”. Tutup Bakti

Sekedar di ketahui mutasi jilid II awal januari yang lalu di hadiri langsung oleh Bupati Andi Sukri Sappewali ini didampingi oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, dan hadir pula Ketua DPRD Bulukumba, H. Rijal.