JMS Timbang untuk Genapkan Dukungan Tanpa Golkar

KabarMakassar.com — DPD I Partai Golkar Sulsel diduga terbelah terkait sikap usungan pada Pilkada Bulukumba. Hal itu dikarenakan, partai berlambang beringin itu mengeluarkan dua surat tugas sekaligus.

Walau dua surat tugas tersebut belum menjadi penjamin akan terbitnya rekomendasi format B1 KWK yang menjadi rujukan KPU, akan tetapi hal itu kemudian membuat rivalitas dua kader beringin menjadi lebih sengit.

Terkait hal itu, Jamaluddin M Syamsir mengaku pihaknya tetap menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan Andi Hamza Pangki. Apalagi, kata dia, sesama kader harus saling menjaga.

“Baik saja komunikasinya dek, sebagai sesama kader Golkar. Untuk langkah ke depan, saya menunggu dari keputusan DPP,” kata JMS–sapaan akrab Jamaluddin M Syamsir.

Adapun mengenai polemik dikalangan tim pemenangan, JMS mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya masih sangat berpeluang untuk mendapatkan rekomendasi Partai Golkar.

“Saya menyemangati tim di bawah kalau ini hanya surat tugas. Dan saya tetap berpeluang untuk mendapatkan rekomendasi. Makanya saya minta mereka untuk jalan terus,” jelasnya.

Selain itu, JMS juga mengaku mendapat beberapa saran agar mencukupkan dukungan maju Pilkada Bulukumba tanpa Partai Golkar.

“Beberapa saran dan opsi juga datang untuk mencukupkan dukungan persyaratan meski tanpa Golkar. Tapi itu semua masih dinamis dan putarannya belum ada yang final,” pungkasnya.

Perkuat Dukungan, JMS Mulai Sasar Kades Terpilih

KabarMakassar.com — Pasca Pilkades serentak Bulukumba lalu, sejumlah calon bupati yang akan maju pada Pilkada Bulukumba pada September mendatang langsung melakukan komunikasi kepada sejumlah Kades terpilih.

Salah satunya, calon yang kini siap diusung Partai Golkar, Jamaluddin M Syamsir (JMS). Bahkan, JMS menghadiri acara syukuran Kades terpilih di Desa Tabangan, yakni Abu Ayyub Syeh pada Jumat (7/3) kemarin.

Terkait hal itu, JMS mengaku menghadiri acara syukuran tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kemenangan yang diraih oleh Abu Ayyub. Ia juga mengaku pertemuan itu juga adalah bentuk silaturahmi keluarga.

“Saya ucapkan selamat atas terpilihnya kembali kepada Adinda Ayyub untuk menahkodai Desa Tambangan selama 5 tahun kedepannya, tetap jaga amanh yang telah diberikan,” kata JMS.

Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel itu menitip pesan calon kepala desa yang tidak terpilih untuk dapat bersatu dan bersama-sama membangun Desa Tambangan.

“Tidak ada lagi kubu-kubu lainnya, mari satukan semua masyarakat dan pemerintah untuk bisa menjadikan Desa Tambangan menjadi bisa lebih baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Abu Ayyub Syeh kembali terpilih sebagai kepala desa di Tabangan untuk periode ke-3 dengan masa jabatan 2020-2026. Abu Ayyub menang cukup mutlak atas lawannya di Pilkades Tabangan beberapa waktu lalu.

Harapan JMS di HUT ke 60 Bulukumba

KabarMakassar.com — Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS), punya harapan tersendiri untuk hari jadi Bulukumba yang ke-60. Kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi itu, bakal genap berusia 60 tahun, pada Selasa (4/2).

Di usia Bulukumba yang telah lebih dari 1/2 abad ini, JMS, akronim namanya, berharap Bulukumba sudah harus berjaya. “Sudah waktunya Bulukumba berjaya. Tahun ini, sebagai tahun politik, harus menjadi motivasi untuk kita memilih nahkoda Bulukumba yang tepat,” kata Jamal, Senin (3/1/2020).

Untuk membuat Bulukumba berjaya, kata dia, dibutuhkan pemimpin yang memiliki visi misi yang jelas, Jaringan atau Networking yang luas. Bulukumba yang dikenal sebagai daerah religius, yang dibuktikan dengan sejarah Dato Ri Tiro, adalah pondasi yang baik untuk daerah berpenduduk kurang lebih 400 ribu jiwa itu.

Belum lagi potensi wisata, mulai dari gunung hingga lautan, Kabupaten Bulukumba mempunyai itu, terlebih lagi sektor pertanian. Bulukumba kata Jamal, adalah lumbung padi di wilayah selatan Sulsel. Olehnya, Bulukumba harus menjadi penyangga pangan di Sulawesi Selatan.

Lahan persawahan di Bulukumba, kata mantan Tenaga Ahli Mensos Idrus Marham ini, termasuk salah satu yang terluas di Sulsel. Maka sudah selayaknya Bulukumba untuk masuk dalam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sebagai daerah penyangga pangan di Sulsel.

Dengan begitu, lanjut JMS, maka dapat dipastikan, bantuan pertanian akan dengan sendirinya masuk di Bulukumba. Namun, semua itu tak akan terwujud jika pemimpinnya tidak memiliki networking atau jaringan yang luas.

“Hari ini adalah Era Global hari ini adalah perkembangan yang luar biasa. Seseorang bisa berhasil ditentukan oleh Networking. Karena itu pula pemimpin Bulukumba harus punya jaringan yang bagus,” tegas JMS.

JMS Ditunjuk Golkar Jadi Koordinator Pemilu Wilayah Sulsel

KabarMakassar.com — Pilkada Bulukumba yang akan berlangsung sebentar lagi membuat peluang Jamaluddin M Syamsir (JMS) untuk mengendarai Partai berlambang Pohon beringin Golkar menjadi sangat besar, mengingat kini namanya tercatat dalam struktur pemenangan pemilu wilayah Sulawesi.

JMS dipercayakan menjadi koordinator Pemenangan Pemilu Sulawesi Selatan (Sulsel), oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, periode 2019-2024.

Airlangga Hartanto selaku Ketua DPP partai Golkar saat rapat pemenangan pemilu,mennyampaikan kabar penepatan tersebut, di Sekretariat DPP Golkar di Jakarta

“Insya Allah, amanah ini akan kami jalankan dengan baik. Apalagi, di Sulawesi khususnya di Sulawesi Selatan, akan menghadapi momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada) di beberapa daerah tahun ini,” kata JMS saat melakukan konferensi pers di Warkop Duatellue, Jalan Sam Ratulangi, Bulukumba. Kamis, (23/1).

Di Sulawesi, lanjut JMS, dia dipercayakan menjadi koordinator pemenangan pemilu Sulsel, di bawah kepemimpinan Muhidin M Said sebagai Ketua pemenang Sulawesi, yang sekaligus koordinator pemenangan pemilu di Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Gorontalo.

“Artinya, di Pilkada tahun ini akan menjadi tugas saya dalam menentukan alur dukungan Partai Golkar di masing-masing daerah yang akan menghadapi Pilkada,” katanya.

Dengan terpilihnya JMS menjadi koordinator pemenangan pemilu Sulsel, peluangnya untuk menjadi Calon Bupati Bulukumba 2020 mendatang semakin terbuka lebar.

Mantan ketua KNPI ini sangat optimis. Pasalnya, seluruh koordinasi politik partai Golkar, baik Pilkada hingga Pemilihan Gubernur mendatang berada dibawah alur koordinasinya.

“Insya Allah, semuanya semakin didepan mata. Kami berharap doanya untuk semua,” katanya.

Tidak hanya Golkar saja, JMS mengaku sudah mendapatkan beberapa rekomendasi dari partai lainnya.

Hanya saja dia tidak ingin terlalu gamblang untuk menyebutkan partai apa saja yang akan dia kendarai di Pilkada mendatang.

Pasalnya, tidak seperti partai Golkar yang dia sebut rumahnya, sehingga tidak ingin mengklaim.

Insya Allah semuanya semakin didepan mata kami berharap doanya untuk semua,” ungkapnya.