Gubernur Sebut Sidrap Bakal jadi Lumbung Pangan Dunia

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebut, Kabupaten Sidrap yang selama ini dikenal sebagai lumbung beras ke depan akan semakin dibutuhkan. Tak hanya bagi Sulsel dan Indonesia, tetapi juga untuk dunia. Sebab, kebutuhan pangan dunia akan semakin meningkat.

“Ke depan, Sidrap bukan saja memberi pasokan makanan kepada Sulsel dan Indonesia, tetapi juga akan menjadi lumbung pangan dunia,” kata Nurdin pada acara puncak peringatan HUT ke-676 Sidrap yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sidrap, Selasa (18/2).

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga mengingatkan tentang besarnya dampak yang akan dirasakan rakyat jika terjadi krisis pangan.

“Kehabisan masker yang menjadi dampak dari virus corona masih bisa kita kurung diri di kamar. Tapi kalau kehabisan bahan pangan, kita harus mencarinya. Tidak bisa kita kurung diri,” ujarnya.

Nurdin berharap, Universitas Hasanuddin Kampus Sidrap yang peresmiannya menjadi rangkaian puncak peringatan HUT Sidrap ke-676 ini kehadirannya bisa memberi dampak pada peningkatan ekonomi rakyat setempat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

“Sektor pertanian dan peternakan, akan memberi manfaat besar terhadap kebutuhan pangan nasional dan dunia,” ucapnya.

Sementara, Bupati Sidrap Dollah Mando pada kesempatan tersebut menyampaikan, sektor pertanian dan tanaman pangan memberi porsi sampai 35 persen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidrap tahun 2019.

Gubernur Sulsel Puji Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meyakini, Sidrap akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Upacara HUT Sidrap ke-676, Selasa (18/2).

Nurdin menilai, bupati dan wakil bupati Sidrap sejak awal pelantikannya sudah mengambil langkah tepat. Hal itu terbukti dengan berhasil membawa Sidrap meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan pemerintah daerahnya.

Ia berharap, seluruh masyarakat Sidrap tidak menilai Dollah Mando dan wakilnya di awal kepemimpinannya, namun bisa melihat apa yang diperbuat pada akhir masa jabatannya.

“Pertumbuhan ekonomi di Sidrap 5,1 persen. Kita lihat jasa di Sidrap ini luar biasa. 22 provinsi kita kasih makan berasnya dari Sidrap dan Sekitarnya. Saya meyakini, tiga tahun kedepan Sidrap akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Saya kira kuncinya adalah kolaborasi. Jangan menilai Pak Bupati dan wakilnya pada awal, tapi nilailah bupati dan wakilnya pada akhir masa jabatannya,” kata Nurdin.

Nurdin juga menyampaikan selamat untuk seluruh jajaran Pemda serta masyarakyat Sidrap, karena di balik tangan Dollah Mando telah banyak akselerasi pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun gedung di Kabupaten Sidrap.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan selamat hari jadi Sidrap yang ke-676 tahun. Semoga dengan hari jadi ini bisa memegang teguh prinsip dasar sebagai pemerintah dan masyarakat Sidrap. Saya yakin kepemimpinan bapak Bupati dan Wakil Bupati akan mampu mendorong percepatan pembangunan di kabupaten Sidrap ini,” tuturnya.

Sementara, Bupati Sidrap Dollah Mando mengaku sangat berterimakasih kepada Gubernur Sulsel yang sudah memberikan bantuan untuk Sidrap. Mulai dari bantuan sarana kesehatan dalam bentuk mobil ambulans, penunjang bencana dalam bentuk mobil damkar, dan bantuan keuangan sebesar Rp45,3 miliar sebagai kado hari jadi Sidrap ke-676.


“Peringatan hari jadi ini memiliki arti penting bagi kita semua sebagai pengingat sejarah, dan juga sebagai bentuk silaturahmi kita semua. Kami mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulsel atas sinergi dan dukungannya,” kata Dollah.

Pada kesempatan tersebut, Dollah Mando menjelaskan kemajuan Sidrap selama hampir dua tahun kepemimpinannya.

“Alhamdulillah di bidang pertanian kami mengalami kemajuan hingga 35 persen, dan Alhamdulillah Sidrap masuk 45,7 persen penurunan angka kemiskinan kedua di Sulsel,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pada kesempatan tersebut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga meresmikan lima proyek besar senilai Rp8 miliar dari APBD 2019.

Proyek tersebut diantaranya Pembangunan Cekdam di Lainungan, pembangunan Pasar Lombo di Kecamatan Pitu Riase, pembangunan Jembatan Desa Betao Riase, pembangunan Ipal-SAIIG Desa Kalosi. kecamatan Dua Pitue, dan pembangunan UTD RS Nene Mallomo.