Pantau Kondisi Sampah, Ini Sosok Kadis DLH Pinrang

KabarMakassar.com — Sebagai seorang ASN, Kadis DLH Kabupaten Pinrang, H. Sudirman Sultan sebelum masuk kantor, ia selalu membiasakan diri memantau kondisi lingkungan maupun kebersihan Kota, apakah terdapat kendala dengan anggota yang bertugas di lapangan atau tidak. Jika terjadi masalah yang di dapatnya dengan sigap ia sampaikan ke bawahannya untuk di tindak lanjuti.

Ia juga menyempatkan diri berkeliling di seputaran kantor untuk mengecek sarana dan prasarana yang di gunakan oleh petugas kebersihan.

“Sebelum masuk kantor saya menyempatkan diri berkeliling seputar kota, termasuk keliling di kantor untuk mengecek sarana dan prasarana maupun armada yang akan digunakan oleh anggota, jika ada masalah lansung kami tanggapi dengan sigap. Prinsipnya adalah harus memahami tugas pokok,” kata Sudirman diruang kerjanya, Selasa (21/1).

Pria kelahiran Pinrang, 24 Juli 1965 istri bernama Hj. Andi Cili Nur Kirana di karuniai tiga orang anak yang pertama Ismail Sholeh, kedua Nur Fadilah Sofyana, dan yang ketiga Sitti Fatima kemudian beralamatkan Jalan Cempaka No 89 Kelurahan Pacongan, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang ini menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Hasanuddin Jurusan Perikanan.

Mengawali karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak tahun 1995 dengan tugas pertama di Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang tahun 1995 sampai tahun 2000, selanjutnya di mutasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pinrang sejak tahun 2000 hingga sekarang.

Mengakui masih banyak terdapat kekurangan dari sarana dan prasarana maupun tenaga kebersihan di Lingkup DLH Pinrang, namun sejak tahun 2016 untuk sampah rumah warga, perumahan maupun BTN itu tidak ada retribusi kecuali toko, rumah makan dan perusahaan.

“Alhamdulillah sejak 2016 kami tidak memungut retribusi sampah ruangan kecuali sampah toko, rumah makan maupun perusahaan itu ada retribusinya,” ungkapnya.

Dibawah kepemimpinan beliau selaku Kadis LDH Kabupaten Pinrang sejak 2010 hingga 2018 Kabupaten Pinrang meraih Adipura berturut – turut dan beliau berharap semoga tahun ini 2019 kembali Kabupaten Pinrang mampu meraih piala Adipura.

“Sebenarnya ini bukan prestasi Dinas Lingkungan Hidup melainkan ini adalah prestasi masyarakat Kabupaten Pinrang yang sadar akan kebersihan” ungkapnya

“Alhamdulillah, sejak 2010 hingga 2018 kita mendapatkan Adipura berturut – turut, semoga tahun ini kembali meraihnya. Intinya mencintai pekerjaan jangan Melihat tempatnya apakah itu kering atau basah yang jelas profesionalisme dalam bekerja,” Tutup Sudirman.

Terakhir beliau meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pinrang agar tetap sadar dan tidak membuang sampah sembarang termasuk bisa mengurangi penggunaan sampah plastik.