Pemkab Bantaeng MoU dengan Putera Sampoerna Foundation

KabarMakassar.com — Dalam rangka menuntun arah perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bantaeng, baru saja telah dilangsungkan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program Lighthouse School Program antara Putera Sampoerna Foindation – School Development Outreach dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kamis kemarin.

Lighthouse School Program atau LSP merupakan program peningkatan kualitas sekolah, untuk mengembangkan sekolah umum menjadi sekolah unggulan sebagai “panutan” untuk sekolah dan pendidik lainnya di sekitarnya. LSP melaksanakan serangkaian kegiatan inti dan penunjang untuk mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Putera Sampoerna Foundation – School Development Outreach (SDO), Gusman Yahyo mengatakan bahwa program yang dikembangkan oleh Sampoerna tidak akan terwujud tanpa dukungan penuh Pemkab Bantaeng. Tujuan utama program ini guna mengembangkan kualitas sekolah di Kab. Bantaeng menjadi sekolah unggul, dan melampaui standar nasional.

“Kami menghaturkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dalam kurun waktu 3 tahun berjalan, tim kami berkomitmen mewujudkan program tersebut. Maka dari itu kami memohon kerjasama seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkannya”, ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin dalam sambutannya mengatakan bahwa segala kemajuan dan kesuksesan yang ada sampai hari ini yang telah kita raih, tentu membutuhkan komitmen untuk melanjutkan apa yang sudah ada. Sektor yang membutuhkan kerja keras adalah sektor indeks pembangunan manusia (IPM).

“Yang menjadi menarik adalah bahwa program ini menyasar kepada anak didik usia sekolah yang punya semangat dan kemampuan namun memiliki keterbelakangan ekonomi. Selain itu, program ini tidak menciptakan sekolah yang bersifat eksklusif, namun diharapkan agar ada satu sekolah yang menjadi contoh dan menjadi virus baik bagi sekolah-sekolah lain”, katanya.

Lebih lanjut Bupati menambahkan dalam proses implementasi ke depan membutuhkan tanggung jawab bersama. Kebijakan pada sektor pendidikan untuk lima tahun ke depan dalam skala nasional bersambut dengan apa yang kita coba lakukan. “Semoga progran ini menjadi bagian dari proses dan komitmen untuk kita bisa mewarnai dan menciptakan model pendidikan yang memang sasarannya lebih efektif, kreatif dan inovatif untuk melahirkan anak didik yang lebih kritis, menyesuaikan dengan tuntutan kita hari ini”, tambahnya.

Bantaeng menjadi salah satu yang pertama di Sulawesi Selatan, tempat diterapkannya program ini, mengingat komitmen Pemerintah Kab. Bantaeng khususnya di bidang pendidikan sangatlah tinggi. Tidak hanya murid yang akan tersentuh program ini, program ini juga akan menyentuh pengembangan profesional guru, peningkatan manajemen sekolah dan pemberdayaan komunitas sekolah.

Turur hadir pada kesempatan ini yakni Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah, Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, para Asisten, para Kepala SKPD, para Camat dan para tenaga pendidik lingkup Kabupaten Bantaeng.