Pakar Politik: Foto Editan Buat Nama None’ Melambung

KabarMakassar.com — Iklan media cetak yang menampilkan foto demonstran Dede Alfiandi alias Lutfi, siswa SMA yang membawa bendera merah putih dan diedit menjadi Partai NasDem yang menjadi kontroversi.

Dimana editan foto tersebut menjadi sorotan, dimana foto itu merupakan karya fotografer Kompas, Garry Lotulung saat Lutfi mengikuti unjuk rasa di Gedung DPR, Jakarta, Oktober 2019 lalu.

Terkait hal tersebut pihak bakal calon Wali Kota Makassar, Irman “None” Yasin Limpo memberikan klarifiasi. Bahkan perihal tersebut juga membuat nama None ini menjadi topik pembicaraan.

Pakar Politik dari Universitas Hasanuddin, Andi Lukman Irwan, menilai, dari segi kreativitas, None berhasil menunjukkan sesuatu yang berbeda. Meski kontroversial, tetapi tidak bisa dipungkiri, None kini dibicarakan dimana-mana.

“Pak None menyajikan sesuatu yang berbeda, meskipun kontroversial. Tapi bagi kandidat yang akan berkontestasi, saya pikir goal-nya dapat dan ini sesuatu yang wajar,” ujarnya.

Andi Lukman Irman menjelaskan, tahapan belum dimulai dan belum ada calon yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sehingga, kandidat masih bisa leluasa. None, sebagai salah satu figur yang akan maju, tentu ingin menarik perhatian parpol, termasuk NasDem.

“Hanya mungkin saran saya, ke depan lebih hati-hati,” pesannya.

Terpisah dengan Juru Bicara (Jubir) None, Tri Febrianto menjelaskan jika iklan tersebut sebagai bentuk apresiasi acara Nasdem Days. Kegiatan yang digelar berisikan kegiatan kemasyarakatan untuk negeri. Seperti ambulan gratis, pembagian sembako tanpa melihat latar belakang masyarakat.

“Tidak ada niatan lain kecuali bentuk apresiasi. Sebagai cermin sikap kenegarawanan Bang Surya Paloh yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat luas dan selalu mengapresiasi segala bentuk kreativitas anak bangsa,” ujar Tri.

Jubir None juga menambahkan jika iklan tersebut merupakan apresiasi terhadap Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse, yang berhasil mengemas acara NasDem Day dengan sangat luar biasa.

“Nasdem merupakan partai kekinian. Memberi ruang bagi milenial untuk mempelihatkan kemampuan inovasi seperti bidang fotografi, desain, serta kreatifitas lainnya,” tambahnya.

Bagi None, lanjut dia, semangat dan aksi NasDem ini memberi inspirasi untuk semua. Membangun Indonesia memang mesti timbul dari hati nurani, Nurani untuk Negeri. Seperti yang selalu ditunjukkan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh.

“Editan itu juga ingin menunjukkan bahwa Nasdem itu partai yang merepresentasikan nilai ke-Indonesia-an. Seperti Bhineka Tunggal Ika, semangat daya juang yang tinggi membela kebenaran, dan nilai-nilai positif lainnya,” jelas pria yang akrab disapa Buyung itu.

Buyung menambahkan bagi pihak yang merasa kurang nyaman dengan iklan tersebut, None tidak ada maksud untuk melecehkan pihak manapun.