Dinas Perdagangan Sulsel Gelar Diskusi Forum Ekspor

Kabarmakassar.com — Dinas Perdagangan Sulsel mengggelar diskusi forum ekspor di Hotel Aryaduta, Kota Makassar. Mengenai konflik antara Iran dan Amerika yang menewaskan komandan pasukan Quds Garda Revolusi Iran Mayor Jenderal Qasem Soleiman dalam serangan drone di Irak pada 3 januari 2020.

Peristiwa ini tentu mengundang perhatian masyarakat secara Internasional terlebih kedua negara tersebut yang diketahui memiliki peran penting dalam sejumlah sektor di dunia.

Sementara itu yang terjadi setelah Amerika melakukan serangan udara yang menewaskan komandan pasukan Iran Jenderal Qasem Soleimani pada 3 januari 2020 diprediksi akan berdampak buruk bagi seluruh sektor terutama perdagangan.

Tentu hal ini membuat para pengusaha ekspor khawatir terkait kondisi ini karena akan berpengaruh secara signifikan terhadap lonjakan harga minyak dunia karena mengingat iran merupakan eksportir minyak terbesar di dunia.

Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia Sulsel Arif R Pebittingi mengatakan sangat khawatir jika terjadi perang dunia III antara Amerika dengan Iran karena bisa berpengaruh secara signifikan terhadap lonjakan harga minyak dunia.

“Kemarinkan sempat terjadi peristiwa yang cukup memprihatinkan meskipun memang tidak terjadi disini tapi yang kami. Khawatirkan bisa berdampak bagi para pengusaha ekspor kita ditambah kalau harga minyak dunia naik harga secara signifikan karena kita tahu kalau Iran itukan penghasil minyak terbesar didunia makanya ini yang kami takutkan karena selain itu bisa berdampak juga pada sektor perdagangan kita terutama aktifis ekspor dan kami harap juga tidak sampai terjadi perang dunia III”. Ucap Arif saat ditemui pada acara forum ekspor direct call udara Makassar Rabu, (8/1).

Menurutnya walaupun tidak ada dampak secara langsung untuk Sulawesi Selatan akibat ketengangan antara Amerika dan Iran namun secaraumum imbasnya akan menyeret Indonesia terlebih dalam perdagangan ekspor.

“Yang perlu diketahui juga bahwa negara negara timur tengah merupakan salah satu importir komuditas tekstil dan arang (briker) dari Indonesia.” tutupnya.