Dampak Virus Corona Ekspor Sulsel Turun

KabarMakassar.com — Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) per Desember 2019 ekspor Sulsel mengalami penurunan hingga 10,45 persen jika dibandingkan pada bulan November 2019. Dimana saat itu nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan tercatat mencapi 123,00 juta US dollar.

Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 10,45 persen dibandingkan bulan lalu yakni November 2019 yang mencapai 137,35 US dollar.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan, ada beberapa komoditas utama yang di eskpor pada Desember 2019 yakni nikel, besi, baja, biji bijian berminyak, tanaman obat, ikan, udang, hewan air tidak bertulang belakang, getah dan damar.

Tidak hanya itu sebagian ekspor pada bulan Desember 2019 ditujukan ke Jepang, Tiongkok, Vietnam, Amerika Serikat dan Korea Selatan. Namun mengingat saat ini mewabahnya Virus Corona yang menjadi dampak dari ekspor Sulsel menurun. Hal itu menurut Yos juga kemungkinan mempengaruhi ekspor maupun impor Sulsel.

Yos Rusdiansyah mengatakan hingga saat ini belum mengeluarkan data resmi terkait perkembangan eskpor impor Sulsel per Januari 2020, namun ia memprediksi akan ada pengaruh yang terjadi pada ekspor impor di Sulsel dengan adanya Virus Corona tersebut.

“Kalau pengaruh pasti ada karena pintu masuk di Sulsel khususnya di Kota Makassar kan di jaga ketat dan secara umum data perkembangan ekspor impor kami terakhir adalah desember 2019 sementara virus corona baru merebak informasinya mulai januari 2020 jadi belum bisa terlihat,” ucapnya.

Ia menuturkan untuk data resmi perkembangan eskpor import di Sulawesi Selatan akan terbit data resminya pada tanggal 1 maret 2020.