DWP Selayar Sosialisasi Pencegahan Corona Kepada Anggota

KabarMakassar.com — Dharma wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Selayar melaksanakan sosialisasi tentang virus corona pada pertemuan rutin bulanan di Ruang Pola Kantor Bupati Selayar, Senin (9/3) kemarin.

Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Selayar dr. H. Husaini, M. Kes sebagai narasumber dan dihadiri langsung oleh Ketua DWP Kabupaten Selayar, Hj. Asniar Marjani.

Dalam arahannya, Hj. Asniar Marjani mengatakan bahwa pertemuan rutin DWP merupakan momentum yang sangat tepat dalam mensosialisasikan virus Corona.

“Virus yang tengah mengglobal maka itu penting untuk diketahui secara detail, khususnya oleh para anggota DWP Kabupaten Selayar,” kata Hj. Asniar Marjani.

Ia menambahkan untuk menekan rasa panik terhadap virus corona maka salah satu yang dilakukan pada tiap pertemuan rutin yakni tadarrus Al-Qur’an bersama dengan segenap peserta yang hadir.

“Terkait virus Corona yang menjadi kekhawatiran global, mari bersama menjaga kesehatan diri, tempat tinggal, dan lingkungan kita untuk terhindar dari berbagai penyakit, termasuk virus Corona,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Husaini dalam materinya menjelaskan bahwa virus corona tidak perlu dikhawatirkan secara berlebih. Menurutnya virus ini hanya akan menyerang tubuh manusia yang lemah.

Ia menambahkan angka kematian akibat virus corona saat ini adalah 3,4%. Karena itu, kata dia, angka ini sangat kecil karena tingkat kesembuhan bagi penderita virus corona sangat tinggi.

“Jika kita bandingkan dengan tingkat kematian penderita flu burung berada pada angkat di atas 50%, SARS di atas 10%, dan MERS di atas 40%,” kata dr. Husaini.

Walau demikian, dr. Husaini meminta agar senantiasa menjaga kebersihan. Ia mengaku salah satu cara untuk menghindari virus corona yakni tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan tanpa dicuci bersih.

Karena itu, ia meminta agar sering melakukan cuci tangan dengan benar, menggunakan masker jika sedang dalam kondisi flu atau batuk dan tidak perlu pakai masker ketika kondisi tubuh masih sehat.

“Masker idealnya dipakai hanya 8 jam. Lebih dari itu harus diganti. Bahkan jika penderita batuk, maka seringlah mengganti masker Anda. Intinya, jangan khawatir berlebihan,” jelasnya.