Target PAD Makassar Tahun 2020 Turun 52 Persen

KabarMakassar.com — Target Pendapatan Asli Darah (PAD) Kota Makassar tahun 2020 mengalami penurunan sekitar 52 persen dari target sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Irwan Adnan Selasa, (16/6).

“Tahun ini kita ubah sudah sementara diatur dari Rp 1,7 Triliun PAD sekarang hanya kurang lebih Rp 800 miliar lah, tidak sampai 900 karena Pandemi karena kita tidak bisa berharap banyak kan” ungkapnya.

Ia menambahkan jika perevisian ini dikarenakan PAD kota Makassar mengalami penurunan sejak Maret kemarin.

“Covid ini berpengaruh terhadap PAD kita itu pasti, kita sangat bergantung dengan penerimaan pajak dan retribusi. pajak itu hampir kurang lebih 90% kontribusinya pada PAD kita, kemudian retribusi dan lain-lainnya. Kalau kita hitung mulai Maret sampai dengan Mei kemarin kita mines hampir 50 milyar” jelasnya.

Meski demikian, Irwan mengungkapkan sejak pemerintah kota Makassar memutuskan untuk tidak melanjutkan PSBB ke tahap selanjutnya, berangsur-angsur PAD kota Makassar di bulan Juni mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.

“Sekarang di bulan Juni ini karena sudah mulai ekonomi kita bergeliat walaupun dengan protokol kesehatan kita gunakan sudah ada kemajuan, sekarang mines kita berkisar diangka 28-30 miliar. dulunya perhari kita hanya dapat kurang lebih 500-600 juta paling banyak per hari sekarang alahamdulillah sudah masuk di posisi diatas 1 miliar per hari bahkan ada yang Rp 1,8 miliar bahkan ada juga diatas 2 dan 3 miliar inilah yang membuat kita tetap semangat” paparnya.

Lebih lanjut, menurut Irwan jika kedepannya PAD kota Makassar terus mengalami peningkatan maka pihaknya kembali akan melakukan revisi target PAD.

“Mudah-mudahan kalau normal di bulan Agustus saya kira kita ubah lagi nanti diperubahan begitu yah berdoa ajalah semoga semua bisa bagus karena semua berpengaruh bukan hanya di sektor Pajak dan retribusi juga di sektor Pajak Bumi dan Bangunan juga termasuk”. Terangnya.

Bapenda Kota Makassar juga memberikan keringanan terhadap wajib pajak dan bidang usaha lainnya yang terdampak Panademi Covid-19 ini yang tertuang dalam Perwali.

“Kita kasi relaksasi mereka, salah satunya adalah dengan penundaan pembayaran kemudian keringanan denda atau penghapusan denda bahkan pembebasan kita berikan kalau tutup yah mau bayar apa mereka, mereka inikan self assessment wajib pungut gitu loh” tutupnya.

MoU Pemkab dan Program Vokasi Unhas Diteken di HUT Sidrap

KabarMakassar.com — Penandatanganan kerjasama dan penyerahan naskah hibah Program Vokasi Universitas Hasanuddin Makassar, rencananya digelar pada puncak perayaan Hari Jadi ke-676 Sidrap, 18 Februari mendatang. Hal itu diungkapkan dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Sidrap, Lantai III Kantor Bupati, beberapa hari lalu.

Rapat dipimpin Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, membahas persiapan penandatanganan kerjasama dan penyerahan naskah hibah Program Pendidikan Vokasi tersebut.

Sudirman mengatakan, rapat bersama OPD terkait finalisasi dalam kerjasama antara Pemkab Sidrap dengan pihak Unhas.

“Ada beberapa poin yang kita bahas disini seperti detail tentang administrasi pengalihan aset serta poin-poin lain yang perlu diperhatikan,” ucap Sudirman usai rapat.

Ditambahkannya, Pemkab Sidrap dan Unhas masih akan melakukan rapat sebelum penandatanganan dan penyerahan Program Vokasi yang diagendakan pada Hari Jadi Sidrap dan rencananya akan dihadiri Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Diketahui, fokus utama dalam Pendidikan Vokasi di Sidrap adalah pertanian dan peternakan.

“Dengan adanya Program Vokasi Unhas di Sidrap nantinya, diharapkan kedepannya bisa melahirkan banyak sarjana ahli peternakan dan pertanian,” tambahnya.

Rencana Program Vokasi Universitas Hasanuddin Makassar akan beroperasi di Sidrap Eks Kantor Bappeda yang saat ini menjadi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidrap.

Sementara Kantor Bawaslu akan dipindahkan di Kantor Pengawas Sekolah, tepatnya (eks Dispenda) Sidrap.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Sidrap, Asmawati Salam saat dihubungi melalui Via Whatsapp, (30/1).

Saat ini kami masih melakukan pembenahan dan renovasi kantor baru Bawaslu, dijalan Pendidikan Kelurahan Majjelling Kecamatan Maritengngae, Sidrap.