Layanan Jempol KTP Sasar Siswa SMAN 8 Bulukumba

KabarMakassar.com — Mobil online pendukung Layanan Jempol (Jemput Bola) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba yang dilaunching Gubernur Sulsel pada Hari Jadi Kabupaten Bulukumba 4 Februari lalu, kini mulai beroperasi.

Kabid Layanan Dinas Dukcapil Bulukumba, Andi Afriadi mengatakan, pengoperasian Layanan Jempol menggunakan mobil tersebut menyasar sekolah, yakni SMA Negeri 8 Bulukumba.

Pelaksanaan proses perekaman pembuatan KTP elektronik bagi siswa-siswi kelas 8 atau yang sudah memasuki usia 17 tahun menggunakan Mobil Jempol tersebut dipantaun langsung Wakil Bupati Bukumba Tomy Satria Yulianto didampingi Kadis Dukcapil Andi Mulyati Nur.

“Layanan Jempol di SMA Negeri 8 ini, kami berhasil melakukan perekaman dan cetak KTP sebanyak 18 orang, ditambah 5 pencetakan Kartu Keluarga (KK),” kata Afriadi, Kamis (13/2).

Untuk proses pelayanan Jempol ini, kata dia, pihaknya sebelumnya telah meminta pihak sekolah agar para siswa yang ingin mendapatkan KTP elektronik untuk menyiapkan berkas, seperti KK asli, fotokopi ijazah SMP dan akte kelahiran untuk menyesuaikan namanya, serta fotokopi buku nikah orang tua.

“Kita ingin memastikan tidak ada kesalahan nama di KTP, dan agar sesuai dengan dokumen lainnya. Makanya kita meminta berkas-berkas tersebut. Jika pun ada perubahan data, maka KK-nya juga akan diperbaiki,” jelasnya.

Untuk Layanan Jempol berikutnya, lanjut Afriadi, pihaknya akan melakukan operasi di Pasar Cekkeng pada hari Sabtu (15/2) mendatang, yang dirangkaikan dengan sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Bulukumba. Setelah itu, pada hari Senin (17/2), Layanan Jempol akan menyasar SMA Negeri 1 Bulukumba.

Menurut Afriadi, mobil online layanan Administrasi kependudukan (Adminduk) tersebut sangat membantu dalam memberikan pelayanan Adminduk kepada warga.

“Kita juga telah melakukan Layanan Jempol kepada dua orang warga berkebutuhan khusus (difabel) di Kelurahan Jalanjang, Kecamatan Gantarang,” terangnya.

Sementara, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengaku mengapresiasi layanan Jemput Bola tersebut, baik di sekolah maupun bagi warga berkebutuhan khusus.

“Layanan mobil online ini sangat membantu para siswa, oleh karena mereka tidak memiliki waktu yang luang untuk antre di Kantor Dukcapil,” kata Tomy.