Madu Produk Lokal Desa Rappa Tembus Pasar Malaysia

KabarMakassar.com — Kemandirian masyarakat di Desa Rappa, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam memanfaatkan dan mengolah potensi alam yang dimiliki sehingga bisa memiliki daya saing serta membantu meningkatkan perekonomian di desa tersebut, mungkin bisa menjadi contoh bagi desa lainnya di Sulsel bahkan di Indonesia.

Masyarakat di Desa Rappa ini memproduksi madu asli dari wilayahnya, yang kemudian hasil produksinya dikelola dan dipasarkan melalui BUMDes.

Sekertaris Desa Rappa, Buhari mengatakan, dalam memproduksi madu untuk dipasarkan oleh BUMDes, keaslian madu menjadi hal yang paling dijaga oleh masyarakat di desa tersebut.

“Madu ini diproduksi oleh warga di rumah masing-masing. Nanti akan kami bantu pasarkan melalui Bumdes. Saya jamin keaslian madu yang berasal dari desa ini, karena kami juga tidak berani tawarkan kalau madunya tidak asli,” kata Buhari, Jumat (14/2).

Karena konsistensi menjaga kualitas dan keaslian itu pula, lanjut Buhari, maddu produksi Masyarakat Rappa kini mampu menembus pasar sampai ke Negeri Jiran (Malaysia)

“Sekarang, pesanan madu produksi Desa Rappa ini bukan lagi dari dalam Kabupaten Bone saja, melainkan telah dijual sampai ke Negeri Jiran,” terangnya.