Silaturrahmi dengan Warga Laiyolo Baru, Ini Janji MBA

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali (MBA) kembali melakukan kunjungan kerja dan bersilaturrahim dengan masyarakat Desa Laiyolo Baru, Kecamatan Bontosikuyu, Rabu (4/3).

Di desa tersebut, MBA mengawali kunjunganya dari Dusun Pangkajene, menyusul ke Dusun Kilotepo dan Dusun Laiyolo didampingi oleh Asisten Pemerintahan Suardi, Kadis Sosial Patta Amir, Kadis Pertanian Ismail, Kepala BPBD Ahmad Ansar, Kabag Humas dan Protokol Siti Rahmania, Camat Bontosikuyu Muhammad Aris dan Sekretaris PU.

MBA mengatakan dalam kunjungan kerjanya selain bersilaturrahim sekaligus ingin mendengarkan masukan dari masyarakat termasuk hal-hal yang perlu dibenahi di akhir kepemimpinannya bersama Wabup Zainuddin. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf jika selama empat tahun kepemimpinannya ada kebijakan yang belum bisa terpenuhi.

“Sebagai pemimpin di Kabupaten Kepulauan Selayar saya menyampaikan permohonan maaf. Tentu tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Jadi ruang ketidaksempurnaan itu ketika kita saling memaafkan,” kata Basli Ali.

Dari sejumlah kebijakan yang belum terealisasi, kata dia, di akhir periodenya akan terus berupaya maksimal untuk bisa terakomodir pada APBD 2021.

MBA juga menyampaikan soal karakteristik wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar yang sangat jauh berbeda dengan kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan. Letak geografis yang terpisah dari daratan Pulau Sulawesi menjadi tantangan tersendiri untuk membangun daerah ini.

Menurut dia, menjadi pemimpin di Kabupaten Kepulauan Selayar tidak semudah dengan apa yang dibayangkan. Disamping dibutuhkan koneksi, kemauan dan pikiran, juga dibutuhkan fisik yang kuat. Terlebih banyak warga kita yang butuh pelayanan prima pada lima kecamatan di kepulauan.

“Kalau di kabupaten lain praktis seluruh wilayahnya bisa ditempuh dengan perjalanan darat yang bisa dijangkau dalam perjalanan satu hari. Tetapi daerah kita yang terdiri gugusan pulau pulau kecil tidak segampang dengan daerah lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut MBA, berdasarkan data BPS secara umum dapat digambarkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Selayar dapat berjalan dengan baik.

Dalam silaturahim tersebut, sejumlah aspirasi dan masukan dari masyarakat terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Selayar hingga permohonan bantuan juga tersampaikan langsung ke MBA.

MBA pun meminta agar permohonan bantuan dibuat secara tertulis, untuk bisa disesuaikan dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun, MBA kembali menegaskan bahwa dari sejumlah permohonan bantuan itu, tidak semuanya bisa direalisasikan. Hal ini mengingat anggaran yang sangat terbatas.

“Kita akan prioritaskan bantuan yang sifatnya mendesak dan berskala umum untuk masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya. (*)