Demokrat Sulsel Siap Berkoalisi dengan Gerindra di Pilwalkot

KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel mengindikasikan akan berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Partai NasDem untuk mengusung bakal pasangan calon Danny Pomanto-Fatmawati pada Pilwalkot Makassar 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah ketika ditemui di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Senin (6/7). Menurut Ni’matullah, Partai Demokrat akan terbuka dan siap berkoalisi dengan partai apa saja di Pilwalkot.

“Kita tentu siap berkoalisi dengan partai mana saja di Pilwalkot. Termasuk dengan Gerindra peluangnya tetap ada,” kata Ni’matullah.

Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menilai jika koalisi partai pada ajang konstestasi politik seperti Pilwalkot Makassar itu tidak ada yang permanen. “Tidak ada itu istilah permanen dalam koalisi partai, permanen itu hanya ada pada rumah atau developer,” katanya.

Walau demikian, Ni’matullah belum dapat memastikan arah partai demokrat pada Pilwalkot Makassar. “Tapi untuk saat ini tidak bisa pi dipastikan, kami di DPD itu hanya mengusulkan nama dan DPP nantinya yang akan memastikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Rusdin Tabi tidak banyak berkomentar terkait peluang koalisi yang disampaikan oleh Ketua DPD Demokrat Sulsel. “Saya kira jika soal koalisi, itu tergantung kandidatnya,” kata Rusdin Tabi singkat.

Golkar Incar None, Nasdem-Gerindra Usung Danny, Demokrat dan PPP Akui Masih Proses

KabarMakassar.com — Sejumlah partai telah mengeluarkan rekomendasi usungan jagoan pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Diantaranya adalah Partai Golkar yang siap mengusung Irman Yasin Limpo (None), Partai Gerindra dan Partai NasDem juga telah memastikan akan mengusung bakal pasangan calon Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi.

Adapun beberapa partai yang belum bersikap terkait usungan pada Pilwalkot Makassar antara lain Partai Demokrat, PPP, PAN, PDIP, PKS, Hanura, Perindo, Berkarya dan PKB.

Terkait hal itu, Sekretaris Panitia Penjaringan Calon Kepala Daerah DPD Partai Demokrat Sulsel, Jefry Timbo mengatakan pihaknya masih menunggu konfirmasi usungan dari DPP Demokrat. Ia mengaku seluruh bakal calon yang telah mengikuti tahapan telah dikirim ke DPP.

“Kami masih menunggu arahan dari DPP, karena kan penentuan ada di sana, kami di Sulsel hanya melaksanakan tahapan yang ada,” kata Jefry Timbo, Rabu (1/7).

Ia mengaku jika pihaknya tidak bisa memastikan jadwal terkait usungan DPP akan keluar. “Kalau soal jadwal kapan keluar usungan, saya tentu tidak tahu, apalagi memastikan. Intinya kami masih menunggu, termasuk rekomendasi untuk Pilwalkot Makassar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel, Muhammad Aras mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pihaknya telah mengirim sejumlah nama bakal calon yang telah mengikuti tahapan di DPW PPP Sulsel.

“Kemarin kita sudah mengirim enam nama ke DPP, diantaranya Danny Pomanto, Syamsu Rizal, Munafri Arifuddin, Irman Yasin Limpo, Syarifuddin Daeng Punna dan sejumlah nama lain,” kata Aras.

Anggota Komisi V DPR RI itu mengaku jika DPP PPP belum merespon surat yang disampaikan oleh DPW PPP Sulsel. Walau demikian, Aras menargetkan jika pada Juli ini rekomendasi DPP untuk Pilwalkot Makassar akan keluar.

“Sementara masih proses, karena surat saya belum dibalas hingga hari ini. Tapi saya kira rekomendasi untuk Pilwalkot itu akan keluar Juli ini,” pungkasnya.

Kristian Lambe Nilai Nicodemus Layak Diusung Demokrat

KabarMakassar.com — Partai Demokrat tetap berupaya untuk mengusung calon incumbent, Nicodemus Biringkanae pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tana Toraja yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.

Ketua Tim Pemenangan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Tanpa Toraja, Kristian HP Lambe mengatakan selama memimpin Tana Toraja sejak 2016 lalu, Nicodemus masih menjadi sosok idealis yang program-programnya selalu pro rakyat kecil.

Menurutnya, Demokrat sebagai pengusung utama Nicodemus tidak mau kehilangan momentum untuk kembali berjuang memenangkannya pada Pilkada mendatang.

“Demokrat memberi ruang bagi Pak Nico untuk menentukan wakilnya. Tapi kita berharap tetap berpasangan dengan Pak Victor. Selama ini mereka berdua sangat solid menjalin kerja sama dengan Demokrat. Demokrat tak pernah dirugikan oleh pasangan ini,” kata Kristian Lambe, Senin (15/6).

Menurutnya dukungan ini akan diperkuat dengan hasil fit and proper test yang dilakukan secara virtual oleh tim uji kelayakan DPD Demokrat Sulsel.

“Dari hasil uji kelayakan, nilai Pak Nico malah lebih tinggi dari kandidat lain. Karena itu, sebisa mungkin DPP Demokrat memprioritaskan Pak Nico untuk diusung kembali,” ujarnya.

Kristian menilai selama 4 tahun memimpin Tana Toraja, Demokrat cukup mendapatkan perhatian oleh Nicodemus Biringkanae. Terbukti, kata dia, Partai Demokrat memiliki 4 Kursi di DPRD Tana Toraja.

“Pak Nico ini memenuhi syarat untuk lanjut ke tahapan berikutnya dalam penjaringan calon kepala daerah yang akan diusung oleh Partai Demokrat,” katanya.

Sementara itu, Nico juga menyampaikan jika selama ini dirinya memiliki hubungan emosional dan tanggungjawab moril yang besar untuk memprioritaskan Partai Demokrat dalam kontestasi Pilkada.

“Walaupun ada riak tapi itu bukan gelombang sehingga saya masih berharap diusung Demokrat,” kata Nico.

Ia juga menyebut jika Partai Demokrat tidak meninggalkan dirinya selama menjabat Bupati Tana Toraja lewat masukan dan kritik yang membangun dari Partai Demokrat dalam rangka mengawal visi-misi pemerintahan.

“Kami berkomitmen dan yakin untuk menang Pilkada serta berjanji tidak akan mempermalukan Demokrat di Tana Toraja,” pungkasnya.