Rujab Gubernur Berlakukan Cek Suhu Tubuh bagi Tamu dan Pegawai

KabarMakassar.com — Sejumlah upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulsel. Mulai dari menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan, imbauan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat, hingga memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk Sulsel seperti bandara dan pelabuhan.

Selain itu, sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19, sejak Ahad (15/3) malam, Pemprov Sulsel juga memberlakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun yang dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel terhadap setiap pegawai maupun tamu yang akan masuk ke dalam lingkungan atau area Rumah Jabtan Gubernur Sulsel di Jalan Sungai Tangka, Kota Makasssar.

Bupati Soppeng, Kazwadi Razak, dan rombongan Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe yang datang bersama istri dan jajaran untuk bertemu dengan Gubernur Sulsel pun tak luput dari pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermo gun.

Salah seorang dokter yang bertugas melakukan pengecekan suhu tubuh para pegawai dan tamu di Rujab Gubernur Sulsel, dr Muhammad Takwim menjelaskan, secara teknis dan menurut medis, suhu tubuh di kisaran 36,5-37,5 derajat celcius adalah suhu normal. Di atas itu, sudah masuk kategori demam.

“Sementara untuk kategori SOP pusat untuk observasi kasus Corona itu pada mereka yang memiliki suhu 38 derajat celcius,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermo gun, lanjut Takwim, para tamu di Rujab Gubernur Sulsel selanjutnya akan diberikan antiseptic/sanitizer. Mereka yang ingin mencuci tangan juga disediakan tempat dan fasilitasnya di ruang tunggu Rujab.

Saat ini tempat umum dianjurkan untuk menyediakan sanitizer, termasuk kantor pemerintah juga sudah dianjurkan, terutama pelayanan umum sebagai upaya pencegahan. Itu (sanitizer) biasanya bisa tahan sampai delapan jam. Maka sebaikya dan dianjurkan setelah menggunakan tiga kali (sanitizer), juga menggunakan sabun untuk cuci tangan pakai air,” ujarnya.