DPRD Sidrap Mulai Pembahasan Tiga Ranperda

KabarMakassar.com — DPRD Kabupaten Sidrap mulai melakukan pembahasan tingkat 1 terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Rabu (19/2).

Tiga Ranperda tersebut yakni dua usulan dari eksekutif, masing-masing Ranperda tentang Pengelolaan Limbah Domestik, dan Ranperda tentang Penetapan Desa, serta Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini yang merupakan ranperda inisiatif DPRD.

Terkait dua Ranperda usulan dari pihjak eksekutif, Bupati Sidrap Dollah Mando menjelaskan, Ranperda Penetapan Desa diusulkan karena pihaknya menganggap perlu ada kejelasan status dan kepastian hukum atas desa, sehingga memiliki landasan yuridis dalam pelaksanaan pemerintahan.

“Kejelasan status dan kepastian hukum atas desa dikonkretkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) mengenai penetapan desa dalam wilayah administratif Kabupaten Sidrap yang sedang kita laksanakan prosesnya saat ini,” kata Dollah.

Sementara untuk Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik, Dollah mengatakan, Ranperda ini dimaksudkan untuk mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.

“Yang juga tidak kalah penting adalah memastikan keberlanjutan ketersediaan air bagi manusia,” ujarnya.

Rencananya, pembahasan tiga Ranperda ini akan dilanjutkan dengan agenda rapat paripurna pemandanganumum fraksi-fraksi DPRD dan pendapat bupati terhadap ranperda Inisiatif pada Kamis (20/2) besok, dan rapat paripurna dengan agenda tanggapan bupati atas pemandangan umum fraksi dan jawaban Bapemperda atas pendapat bupati pada Jumat (21/2) mendatang.

Peringati Hari Jadi Sidrap ke-676, KAHMI Gelar Jalan Sehat

KabarMakassar.com — Jalan Sehat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sidrap yang digelar dalam rangka memperingati hari Jadi Kabupaten Sidrap ke-676, Jumat pagi (14/2), dipadati ribuan peserta.

Kegiatan Jalan Sehat yang mengambil lokasi start dan finis di Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae itu juga dilepas langsung

oleh Sekjen Majelis Nasional KAHMI, Manimbang Kahariady.

Bupati Sidrap sekaligus Ketua Majelis Daerah KAHMI Sidrap Dollah Mando dan Ketua Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulsel Moehammad Roem bersama Ketua DPRD Sidrap Ruslan, Dandim 1420 Sidrap, Letkol J P Situmorang serta unsur Forkompinda lainnya turut membaur bersama ribuan masyarakat dari berbagai kalangan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya saat finis, Bupati Sidrap Dollah Mando menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas partisipasinya dalam acara tersebut.

“Terima kasih telah berpartisipasi dalam jalan sehat menyambut Hari Jadi ke-676 Sidenreng Rappang ini,” tuturnya.

Jalan sehat ditutup dengan penarikan undian, dimana hadiah utama berupa 1 unit motor. Selain itu, ada juga 4 sepeda, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Ini Data Terbaru Kerugian Akibat Bencana Angin Kencang di Sidrap

KabarMakassar.com — Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang menyebut nilai kerugian akibat angin kencang mencapai Rp8 Miliar lebih di 11 Kecamatan di Sidrap.

Kerugian itu terdiri dari kerusakan bangunan rumah, data yang diterima Rabu (8/1/2020) tercatat, sebanyak 1.936 rumah rusak tersebar di seluruh Kecamatan di Sidrap.

“Kerugian Rp8.668.100.000 kerugian akibat bencana di 85 titik diseluruh Kecamatan di Sidrap, semua kita bantu ini bervariasi sesuai tingkat kerusakannya dan sesuai dengan hasil verifikasinya”, ungkap Siara Barang.

Diketahui, kerugian paling banyak terjadi di Kecamatan Watang Pulu mencapai Rp 2.318.910.000.

Sementara itu, Bupati Sidrap H Dollah Mando terus memberi perhatian khusus kepada warganya yang menjadi terdampak bencana angin kencang tersebut.

“Data semuanya. BPBD berkoordinasi terus sama Pak Camat, Pak Kades dan Pak Lurah. Jangan sampai ada warga terdampak yang tak terdata,” kata Dollah Mando.

Rekapitulasi Laporan kejadian bencana Angin Kencang di Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Berikut rincian kerusakan dan nilai kerusakan akibat angin kencang di Sidrap :

  1. Kecamatan Watang Pulu
    – Rumah : 352 unit
    – Desa/Kelurahan : 10
    – Nilai Kerusakan : 2.318.910.000
  2. Kecamatan Maritengngae
    – Rumah : 488 unit
    – Desa/Kelurahan : 12
    – Nilai Kerusakan : Rp. 1.787.390.000
  3. Kecamatan Panca Rijang
    – Rumah : 120 unit
    – Desa/Kelurahan : 8
    – Nilai Kerusakan : Rp. 985.525.000
  4. Kecamatan Baranti
    – Rumah : 154 unit
    – Desa/Kelurahan : 9
    – Nilai Kerusakan : Rp. 793.650.000
  5. Kecamatan Tellu Limpoe
    – Rumah : 43 unit
    – Desa/Kelurahan : 5
    – Nilai Kerusakan : Rp.
  6. Kecamatan Watang Sidenreng
    – Rumah : 388 unit
    – Desa/Kelurahan : 8
    – Nilai Kerusakan : Rp. 738.250.000
  7. Kecamatan Kulo
    – Rumah : 488 unit
    – Desa/Kelurahan : 12
    – Nilai Kerusakan : Rp. 673.300.000
  8. Kecamatan Panca Lautang
    – Rumah : 88 unit
    – Desa/Kelurahan : i
    – Nilai Kerusakan : Rp. 218.175.000
  9. Kecamatan Dua Pitue
    – Rumah : 69 unit
    – Desa/Kelurahan : 9
    – Nilai Kerusakan : Rp. 195.500.000
  10. Kecamatan Pitu Riase
    – Rumah : 28 unit
    – Desa/Kelurahan : 2
    – Nilai Kerusakan : Rp. 101.000.000
  11. Kecamatan Pitu Riawa
    – Rumah : 25 unit
    – Desa/Kelurahan : 5
    – Nilai Kerusakan : Rp. 78.800.000

Total rumah terdampak : 1.936 Rumah
Total Desa/Kelurahan : 85

Wagub Sulsel Kunjungi Korban Angin Puting Beliung di Sidrap

KabarMakassar.com — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengunjungi langsung rumah warga yang terkena musibah angin puting beliung yang terjadi di kampung Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kelurahan Batulappa Kabupaten Sidrap, Sulsel, Selasa, (7/1/2020).

Diketahui, angin puting beliung ini terjadi pada Minggu (5/1). Sedikitnya puluhan rumah warga dan sejumlah pohon di beberapa titik di Kabupaten Sidrap, dari data yang diperoleh, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun data yang masuk hingga saat ini, baik rusak ringan, sedang dan berat mencapai 751 rumah yang rusak.

Dalam kunjungannya Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Sidrap dan Wakil Bupati Sidrap serta Komando Distrik Milter (Dandim) Letkol Inf. J P Situmorang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidrap Siara Barang.

Mansyur Lurah Batulappa mewakili masyarakat mengatakan, bahwa ini suatu kesyukuran bagi warga di sini sekaligus mengapresiasi kedatangan mereka karena merasa diperhatikan sebagai warga khususnya yang terkena musibah.
“Korban yang dikunjungi langsung oleh pak Wagub yakni Asis Laman, Usman/Najirah, korban yang luka Jumadil (12) tahun dan Khumaera (9) tahun,” ungkapnya.

Detail kerugian korban kata Mansyur, ada Rp1 juta, Rp2 juta hingga Rp50 juta yang dialami, “Kami berharap agar pemerintah provinsi memperhatikan semua kejadian yang ada di kabupaten Sidrap dan ini bukti pertamanya pak Wagub sudah merupakan gerakan hati nuraninya pak Wagub. Dan kedepannya kami meminta agar ditindaklanjuti,” harapnya.

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung warga yang terkena musibah.

Menanggapi hal itu, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa total tercatat khusus di Kabupaten Sidrap sampai dengan malam ini, terdata 1240 unit rumah mulai rumah rusak ringan, sedang, dan berat, serta korban luka terdata sebanyak 2 orang.

“Kami bersama tim BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Sulsel telah memberikan dan mendrop logistic. Koordinasi dan rekonstruksi kembali perlahan akan dilakukan besok untuk beberapa unit rumah,” ucap Andi Sudirman.

Ia juga menambahkan, perencanaan bersama sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta Pusat, untuk pemulihan secara terstruktur akan segera dilakukan.

“Kami meminta kepada seluruh stakeholder untuk mendoakan dan ikut berpartisipasi aktif dalam membantu saudara kita yang terkena musibah, semoga Allah Subhanahu Wata’ala memudahkan. Aamiin,” terangnya.

38 Kepala Desa di Sidrap Dilantik Dollah Mando

KabarMakassar.com — Bupati Sidrap, Dollah Mando resmi melantik 38 Kepala Desa periode 2020-2026. Pelantikan itu berlangsung di Aula Kantor SKPD Sidrap, Sabtu (4/01).

Usai melantik Kepala Desa, Bupati Sidrap, Dollah Mando berpesan agar dapat melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya. Kata dia, jangan kecewakan warga.

“Untuk pejabat lama, kami ucapkan terima kasih atas pengabdiannya. Semoga semua itu menjadi amal ibadah di sisi Allah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dollah Mando berpesan agar Kepala Desa yang baru menjaga persatuan untuk mempercepat pembangunan masing-masing wilayahnya.

“Pilkades sudah selesai. Jangan lagi mengkotak-kotakkan warga. Kembali bersatu untuk percepatan pembangunan Sidrap,” ucapnya.

“Adapun amanah dari Presiden terkait dana desa agar digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan warga dan percepatan pembangunan desa,” pesan Dollah.

Selain itu, Dollah juga berharap agar Kepala Desa memotivasi diri untuk melakukan gebrakan dan inovasi program baru.

“Motivasi diri anda untuk menjadi lebih baik dari pemimpin sebelumnya. Wujudkan inovasi baru yang membuat warga terkesan,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara itu, Wabup Sidrap Mahmud Yusuf, Ketua DPRD Ruslan, Kapolres, AKBP Budi Wahyono, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf JP Situmorang, Ketua PN Erna, dan Kasi Intel Kejari, Ikbal, serta ratusan warga.

Sekadar diketahui, 38 Kepala Desa yang resmi dilantik itu merupakan pemenang Pilkades serentak yang digelar Pemkab Sidrap 26 November lalu. Sebanyak 36 laki-laki dan 2 orang perempuan.

Berikut nama-nama Kepala Desa periode 2020-2026 yang dilantik.

  1. Desa Lombo, Pitu Riase (Wahidin, S.I.P)
  2. Tana Toro, Pitu Riase (Abdullah Paba)
  3. Timorang Panua, Panca Rijang (Hasanuddin)
    4 . Desa Meddenra, Kulo (A. Rahim)
  4. Desa Sereang, Maritengngae (Ukkas SE)
  5. Aju Bissue, Pitu Riawa (Jufri)
  6. Salobukkang, Dua Pitue (Sauli, S.sos)
  7. Buntu Buangin, Pitu Riase (Ramli)
  8. Anabanna, Pitu Riawa (M. Yunus Midong)
  9. Talumae, Watang Sidenreng (Anton Alwi)
  10. Kalosi Alau, Dua Pitue (A. Apris)
  11. Taccimpo, Dua Pitue (Edi M)
  12. Padangloang Alau, Dua Pitue (Dais Labanci)
    14.Padangloang, Dua Pitue (Syamsu Alam)
  13. Betao, Pitu Riawa (Conding)
  14. Bapangi, Panca Lautang(Rusna Tappa)
    17.Lainungan, Watang Pulu (A.Haruna)
    18.Ciro-ciroe, Watang Pulu (Amir Hamzah)
    19.Carawali, Watang Pulu (Abd. Hafid Mekka, S.IP)
    20.Corawali, Panca Lautang (A.Alimuddin)
    21.Tonrongnge, Baranti (Ilyas Akram)
    22.Kalosi, Dua Pitue (Abd. Malik)
  15. Aka-akae, Watang Sidenreng (Hasanuddin)
  16. Alesalewo, Panca Lautang (Bultan)
  17. Teppo, Tellu Limpoe (H. Sukarta)
  18. Polewali, Tellu Limpoe (Abdillah Yasin)
  19. Cenrana, Panca Lautang ( Kartono, S.Pd)
  20. Buae, Watang Pulu (H. Laupe)
  21. Belawae, Pitu Riase (M.Yasir)
  22. Lasiwala, Pitu Riawa (Abdul. Razak)
  23. Lagading, Pitu Riase (Abdullah)
  24. Betao Riase, Pitu Riawa (Suardi Laupe)
  25. Cipotakari, Panca Rijang (Zainal)
  26. Bila, Dua Pitue (H.Kuba)
  27. Bulo, Panca Rijang ( A. Rifai )
  28. Sipodeceng, Baranti (Maming Pallajareng)
  29. Teteaji, Tellu Limpoe (A.Sura)
  30. Sumpang Mango, Pitu Riawa ( H. Jamaluddin, S.Hi).