Bupati Selayar Sampaikan Ucapan HUT Harganas ke-27

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar melakukan kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Senin (29/6). Perayaan kegiatan itu dirasakan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan tanpa upacara bendera.

Hal itu dikarenakan wilayah Kabupaten Selayar masih dalam suasana pandemi Covid-19 dan sementara menuju penerapan tatanan kehidupan baru dengan patuh pada protokol kesehatan.

Terkait hal itu, Bupati Selayar Basli Ali menyampaikan selamat Hari Keluarga Nasional ke-27 untuk tahun 2020. Basli mengajak untuk bersama mensukseskan pelayanan sejuta akseptor dan cegah stunting.

“Dalam masa pandemi ini marilah senantiasa mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19. Pakai masker, jaga jarak, hindari keramaian, dan cuci tangan,” kata Basli Ali.

Basli Ali Jamu Komandan Korem 141/Toddopuli di Rujab Bupati Selayar

KabarMakassar.com — Bupati Selayar, Basli Ali menjamu rombongan Komandan Korem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Djahsar Djamil di Rumah Jabatan Bupati, Jalan Sudirman, Benteng, Selayar, Sabtu (27/6).

Jamuan sarapan pagi itu dilakukan sebagai wujud silaturahmi antaran jajaran Forkopimda Kepulauan Selayar dengan TNI. Bahkan, Basli Ali tampak akrab dengan Danrem 141/TP berdiskusi ringan.

Terkait hal itu, Brigjen TNI Djahsar Djamil, mengaku takjub dan terpesona dengan suasana Kota Selayar yang tentram, indah, dan subur meski sebagian wilayahnya adalah laut.

“Luar biasa, ini kota yang indah dan sangat subur, walaupun pulau dan daratan tapi saya lihat tanahnya sangat subur sekali dan suasana kotanya sangat indah,” kata Brigjen TNI Djahsar Djamil.

Selain itu, ia juga menyampaikan perihal kunjungan kerjanya di Selayar yakni unutk memantau pelaksanaan Gladi Posko Kodim 1415/Kepulauan Selayar.

“Sebenarnya tujuan saya ke Selayar sekaitan Gladi Posko Kodim Selayar, melatih mereka untuk membantu Pemkab dan Polri dalam rangka pengamanan Pilkada yang akan datang” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh steakholder yang ada di Selayar terus miningkatkan sinergitas disegala lini. “Khususnya sinergitas dalam melindungi warga atas penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Bupati Selayar Pimpin Rakor Evaluasi Penangan Covid-19

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar terus melakukan evaluasi terkait penanganan Covid-19. Hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran pandemi tersebut.

Karena itu, Bupati Selayar, Basli Ali melakukan rapat koordinasi bersama para camat, lurah dan kepala desa untuk melakukan evaluasi penanganan Cobid-19 pada masing-masing wilayah.

Bahkan, Basli Ali memberikan instruksi kepada camat, lurah/kepala desa untuk tetap melakukan check di posko Covid masing-masing wilayah utamanya perbatasan daerah.

“Posko Covid-19 diwilayah masing-masing tetap dilaksanakan dan lebih ditingkatkan, mengingat lima orang warga kita yang terinfeksi, keseluruhannya adalah dari luar Selayar, jangan kasi kendor tapi jangan juga strem” kata Basli Ali, Rabu (24/6).

Ia mengatakan jika memang saat ini telah memasuki kehidupan baru atau new normal tapi pemantauan karantina mandiri juga tetap perlu ditingkatkan dengan protokol kesehatan dari tenaga medis.

Terkait anggaran yang mengalami recofusing dan diarahkan pada penanganan covid-19 seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), ia berharap para kepala desa untuk kembali mengalokasikan anggaran pada tahun berikutnya.

“Agar dianggarkan kembali, sebab kegiatan-kegiatan tersebut tentunya telah menjadi kesepakatan bersama masyarakat dan melalui musyawarah desa, jadi tetap harus kita perhatikan apa yang menjadi keinginan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala desa agar menyiapkan dan memperhatikan SPJ pemanfaatan dana desa dalam hal penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat terdampak Covid-19, sehingga ke depan tidak ada persoalan hukum didalamya,” pungkasnya.

Pengurus PGRI Audiens Bersama Bupati Selayar

KabarMakassar.com — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Selayar, Mustakim KR bersama pengurusnya melakukan audiens sekaligus bersilaturrahim dengan Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (14/6).

Pada kesempatan itu, Mustakim menjelaskan bahwa audiens yang laksanakan itu dalam rangka memperkenalkan pengurus baru, baik pengurus kabupaten maupun pengurus cabang periode 2019-2024.

“Audiens dan silaturrahim ini sudah lama diagendakan, tapi karena terhalang oleh pandemi Covid-19 sehingga baru bisa terlaksana hari ini,” kata Mustakim.

Ia mengaku pihaknya menyampaikan terkait program kerja PGRI yang disinergikan dengan program kerja Pemkab Selayar. “Kami juga meminta petunjuk dan arahan dari Pak Bupati terkait program kerja yang bisa bersinergi dengan program kerja Pemkab,” ungkapnya.

Ia berharap segenap pengurus PGRI untuk bekerjasama menjalin solidaritas menjalankan program kerja PGRI sekaligus mendukung program kerja Pemkab Selayar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini secara khusus untuk kesejahteraan para guru dan tenaga kependidikan lainnya di Selayar,” katanya.

Sementara itu, Basli Ali mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya audiens dan silaturrahim tersebut. Menurutnya jajaran pengurus PGRI telah banyak berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Selayar, terutama dalam masa pandemi Covid-19.

Ia menilai sektor pendidikan sangat berdampak pada masa pandemi covid-19. Terutama, siswa harus belajar di rumah dengan metode pembelajaran jarak jauh. Karena itu, ia meminta kepada PGRI untuk tetap memantau perkembangan proses belajar siswa.

“Perkembangan anak atau siswa di era saat sekarang ini akan sangat dipengaruhi oleh teknologi yang serba digital atau online. Jadi saya harap tetap memantau proses belajar siswa yang dilaksanakan di rumah,” kata Basli Ali.

Bupati Selayar Serahkan Bantuan Dana Stimulus Pelaku UMKM

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali menyerahkan bantuan dana stimulus secara simbolis bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak covid-19 di Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Minggu (14/6).

Pada kesempatan itu, Basli Ali mengatakan banyak dampak yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19, terlebih adanya himbauan pembatasan beraktivitas di luar rumah sehingga sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat termasuk bagi para pelaku UMKM.

“Makanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kepulauan Selayar akan terus berupaya untuk memberikan bantuan bagi masyarakat dan pelaku UMKM yang khususnya bagi terkena dampak covid-19,” kata Basli Ali.

Ia berharap bantuan dana stimulus yang digelontorkan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkum) dapat mengurangi beban pelaku UMKM. Semoga dapat membantu terlebih ada mekanisme yang harus dipedomani dalam penyaluran bantuan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disperindagkum Selayar, Hisbullah Kamaruddin mengatakan bahwa bantuan dana stimulus itu yang diberikan sebesar 600 ribu rupiah per bulan. Namun, kata dia, untuk bantuan itu dibayarkan sekaligus selama tiga bulan terhitung sejak April, Mei, dan Juni dengan total yang bayarkan sebesar Rp.1.800.000.

“Total penerima bantuan dana stimulus ini sebanyak 2.015 orang untuk skala Kabupaten Kepulauan Selayar dengan total anggaran 3,6 milyar lebih,” kata Hisbullah Kamaruddin.

Ia berharap bantuan yang diberikan itu agar benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. “Dengan diterimanya bantuan ini, saya harap para pelaku UMKM dapat mengelola usahanya sehingga dapat berjalan normal kembali,” pungkasnya.

Basli Ali Siap Komitmen Pembangunan Selayar Bebas Korupsi

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali (MBA) mendukung komitmen Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar dalam pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi wilayah birokrasi bersih dan melayani.

Dukungan dan komitmen ini dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani langsung oleh H. Muh. Basli Ali di ruang kerjanya yang disaksikan langsung oleh Kajari Kepulauan Selayar, Adi Nuryadin Sucipto, S.H., M.H, Kamis (11/6).

Pada kesempatan itu, Basli Ali mengatakan jika pihaknya akan sangat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang bersih dan upaya melakukan pencegahan korupsi di Lingkup Pemeritahan Kabupaten (Pemkab) Selayar.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung komitmen Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar dalam pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi. Semoga tetap sinergitas dalam penegakan hukum dan pelayanan publik yang prima,” kata Basli Ali.

Bupati Selayar Kunker di Kecamatan Bontoharu

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Bontoharu, Rabu (10/6). Bahkan, pada kesempatan itu, Basli Ali meninjau dua lokasi sekaligus.

Diantaranya adalah kebun bibit dan demplot Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Dusun Tanah Harapan, Desa Bontotangnga dan di Dusun Baera Utara di desa yang sama.

Pada kesempatan itu, Basli Ali mengapresiasi demplot KRPL yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai yang menanam berbagai macam bibit pertanian, yang bila ada masyarakat yang butuh bibit, tinggal melapor terkait bibit yang dibutuhkan.

Menurutnya demplot KRPL ini bisa dijadikan percontohan di desa lain. Karena itu, ia meminta agar lahan demplot tersebut bisa diperluas lagi. “Apa yang menjadi kebutuhan untuk pengembangan demplot ini, saya minta dibuatkan saja proposalnya supaya bisa kita bantu,” akta Basli Ali.

Ia juga meminta para pengelola yang tergabung dalam KWT agar terus melakukan koordinasi dengan penyuluh pertanian yang ada di Kecamatan Bontoharu. “Bila ada kendala dan jika perlu diteruskan ke pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian untuk dicarikan solusinya,” ujarnya.

Sementara itu, penyuluh pertanian Kecamatan Bontoharu, Muh. Sudarjo mengatakan bahwa sejauh ini pembuatan bedengan dan pagar, baru selesai termasuk penanaman bibit.

“InsyaAllah jika bibitnya sudah tumbuh, maka akan dilakukan langkah selanjutnya yaitu pemindahan ke lahan lainnya,” kata Muh. Sudarjo.

Ia berharap kepada masyarakat agar bibit ini dapat dimanfaatkan supaya bisa berkembang. “Sebagai penyuluh pertanian, saya akan terus membimbing masyarakat dan saya siap berbagi ilmu demi membantu masayarakat,” pungkasnya.

Bupati Selayar Serahkan Bantuan Kepada Warga di Desa Teluk Kampe

KabarMakassar.com — Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Pasimasunggu, Rabu (3/6).

Pada kegiatan itu, H. Muh. Basli Ali menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial (social safety net) secara simbolis kepada terdampak covid-19 di Desa Teluk Kampe.

Terkait hal itu, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Selayar, Patta Amir yang mendampingi langsung melakukan verifikasi terhadap warga yang belum terdata untuk diberikan bantuan.

“Selain menyalurkan bantuan, Pak Bupati juga melakukan pemantauan terhadap beberapa ruas jalan yang masuk dalam anggaran Tahun 2020,” kata Patta Amir.

Menurutnya, Basli Ali juga menyenpatkan untuk berdiskusi untuk menyerap sejumlah aspirasi masyarakat yang untuk nantinya dianggarkan pada anggaran perubahan tahun 2020.

“Permohonan maaf disampaikan oleh Pak Bupati terkait adanya beberapa pekerjaan fisik yang tertunda disebabkan adanya pemotongan dan penarikan anggaran dari pusat,” pungkasnya.

Diketahui, H. Muh. Basli Ali juga akan melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur dan Kecamatan Pasimarannu.

Pemkab Selayar Raih WTP Keempat

KabarMakassar.com — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulsel kembali menganugerahi penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun Anggaran 2019.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPK Sulsel Wahyu Priyono pada penandatanganan berita acara serah terima hasil pemeriksaan atas LKPD Pemkab Kepulauan Selayar TA 2019 yang dilaksanakan secara online zoom conference meeting, Jumat (29/5).

Berita acara dan penyerahan hasil pemeriksaan dari BPK Sulsel itu juga ditandatangani bersama oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali serta Ketua DPRD Selayar Mappatunru di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar.

Terkait hal itu, H. Muh. Basli Ali mengatakan penghargaan opini WTP ini sudah yang keempat kalinya pada masa kepemimpinanya bersama Wakil Bupati Dr. H. Zainuddin. Opini WTP, kata Basli, pertama kali diraih sejak tahun 2016 berturut-turut pada Tahun 2017, 2018 dan pada tahun Anggaran 2019 ini.

“Tentu saya sangat bersyukur atas opini WTP yang keempat itu. Ini adalah pertanda yang sangat baik terhadap pengelolaan keuangan oleh Pemkab Kepulauan Selayar,” kata Basli Ali.

Meski demikian, lanjut Basli, penghargaan opini WTP itu tidak terlepas dari seluruh unsur Pemkab Kepulauan Selayar, baik itu pimpinan DPRD beserta anggotanya dan seluruh OPD yang telah bekerja sangat serius dalam rangka mewujudkan penghargaan WTP.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan BPK Sulsel, atas segala arahan dan bimbingannya sehingga kita dapat mempertahankan opini WTP ini untuk yang keempat kalinya,” ungkapnya.

Hadir pula pada kegiatan itu Sekda Selayar Marjani Sultan, para asisten, Inspektur Kabupaten Ar. Krg. Magassing, Kepala BPKPAD Mesdiono, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Diketahui, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, 18 kabupaten/kota diantaranya terpantau menerima hasil pemeriksaan BPK Sulsel secara bersamaan, termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar.

Bupati Selayar Ikuti High Level Meeting Bersama Gubernur Sulsel

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali (MBA) mengikuti High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Gubernur Sulsel, Perwakilan Bank Indonesia, dan sejumlah Kepala Daerah se-Sulsel, Rabu (29/4) kemarin.

Pada kegiatan itu, Bupati didampingi langusng oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si, Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Salah satu yang menjadi topik pembicaraan terkait beberapa hal antara lain dampak penyebaran covid-19 yang sudah hampir di seluruh daerah di Sulsel yang mengakibatkan menurunnya aktivitas ekonomi masyarakat dan kegiatan usaha.

Karenanya, hal ini diprediksi akan berdampak pada perekonomian di Sulsel dan berpotensi pada kenaikan harga kebutuhan masyarakat pada bulan ramadan dan jelang hari raya idul fitri 2020.

Karena itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) menyampaikan sejumlah rekomendasi yakni meminta kepada para bupati dan walikota se-Sulsel agar melakukan pemantauan harga yang lebih intensif terutama komunitas penyumbang inflasi sehingga gejolak harga dapat dikendalikan.

“Pastikan ketersediaan pasokan di setiap kabupaten/kota, kecamatan dan desa, bila terdapat kekurangan maka dapat dilakukan kerjasama dengan daerah yang surplus serta dilaporkan ke provinsi,” kata NA.

Selain itu, NA juga meminta produsen, distributor dan agen agar tetap menjaga ketersediaan bahan pokok secara berkelanjutna dengan harga yang wajar. Ia juga minta TPID provinsi maupun kabupaten/kota bersama Satgas pangan diminta agar melakukan kunjungan/sidak ke pasar tradisional/modern, pengecer dan sentra distribusi untuk memastikan kewajaran harga dan menghindari tindakan yang dapat memicu kenaikan harga.

“Bersama dengan Forkopimda melakukan pengawasan terhadap penyaluran, ketersediaan, stabilitas harga dan ketersediaan BBM baik di provinsi maupun di kabupaten/kota di Sulsel. Untuk menjaga stabilitas harga maka tim TPID provinsi dan kabupaten/kota dapat melakukan operasi pasar, sidak pasar, pasar murah dengan sistem online,” pungkasnya.