Sore Ini, Mendagri Launching Gerakan Sejuta Masker di Gowa

KabarMakassar.com – Mentri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dijadwalkan hadir langsung untuk melaunching Gerakan Sejuta Masker yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa, Rabu (8/7).

Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pukul 16.00 sore nanti di Gedung Haji Bate, Jalan Tumanurung, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan gerakan ini sebagai langkah tegas pemerintah dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker sebagai bentuk proteksi diri pada penularan Covid-19.

“Penyebaran virus melalui droplet sangat rentan jika kita tidak menggunakan masker. Sehingga dengan memakai masker sangat mudah untuk kita tertular virus,” kata Adnan.

Menurutnya, kehadiran langsung Mendagri pada launching Gerakan Sejuta Masker ini sebagai bentuk dukungan kepada Pemkab Gowa dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19 secara serius.

“Kami sangat berterimakasih karena Bapak Mendagri yang menyempatkan hadir pada kegiatan kita ini,” ujarnya.

Gerakan Sejuta Masker, lanjut Adnan, bukan hanya menyasar masyarakat di Kabupaten Gowa. “Gerakan ini juga nantinya diperuntukkan untuk masyarakat di Kabupaten Takalar dan Kota Makassar,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Taufik Mursad menyebutkan bahwa Pemkab Gowa sudah siap melaksanakan Gerakan Sejuta Masker ini.

“Soal kesiapan pemerintah daerah prinsipnya sudah siap. Jumlah masker yang tercatat sudah melampaui 1 juta lembar,” kata Taufik.

Bahkan, kata dia, hingga saat ini bantuan masker masih terus bertambah. “Makanya kita belum bisa memastikan jumlah real masker yang sudah terkumpul,” katanya.

Gerakan Sejuta Masker, ASN Gowa Sumbang 61 Ribu Masker

KabarMakassar.com — Gerakan Sejuta Masker yang diinisiasi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Khususnya dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa mencatat hingga Jumat, 3 Juli 2020 jumlah masker yang masuk sekitar 61.000. Sumbangan masker ini pun dari ASN.

“Mereka ada yang menyumbang dalam bentuk masker, ada juga yang menyumbang dalam bentuk uang. Allhamdulilah saat ini bantuan dalam bentuk masker maupun uang terus mengalir,” kata Kepala BKPSDM Gowa Muh. Basir saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7).

Ia menegaskan, pihaknya pun tidak memberikan target terkait jumlah bantuan yang harus diberikan setiap ASN. Sehingga mereka yang memberikan bantuan betul-betul sesuai dengan keihklasan dan kemampuannya.

“Target selesai sampai hari Senin, itu sudah harus fix. Olehnya, saya berharap ASN ikut berpartisipasi seikhlasnya. Ini juga jadi langkah nyata kita untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa,” harapnya.

Sebelumnya Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan Gerakan Sejuta Masker ini sebagai tidak lanjut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 25 Tahun 2020 tentang wajib masker dan rencana pembuatan peraturan daerah (Perda) Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan.

“Saya mau kita melakukan gerakan membagikan masker, kita berikan dulu maskernya sebelum perda kita berlakukan. Konsepnya sama sama saat kita menerapkan PSBB, kita bagikan dulu sembakonya baru kita terapkan PSBB,” kata Bupati Adnan.

Bahkan kata Bupati Adnan, kegiatan yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2020 mendatang ini akan dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Manta Kapolri ini akan turun langsung membagikan sejuta masker kepada masyarakat Kabupaten Gowa.

“Alhamdulillah Bapak Mendagri bersedia untuk hadir dan sudah fix untuk hadir langsung menjadi saksi dari Gerakan Sejuta Masker ini,” tutupnya.

Bupati Gowa Teken Perbub Tentang Wajib Pakai Masker

KabarMakassar.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Icshan meneken Peraturan Bupati (Perbup) terkait kewajiban menggunakan masker. Hal ini berlaku kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Gowa yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Langkah ini dilakukan oleh Pemkab Gowa untuk mempertegas komitmen pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan aturan tersebut. Utamanya kepada ASN sebagai aparat pemberi layanan ke masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Trantib Satpol PP Gowa, Rizky Abe mengatakan Sidak ini untuk memastikan seluruh ASN Pemkab Gowa tetap menggunakan masker saat beraktivitas sehingga betul-betul dapat disiplin dalam menjalankan aturan tersebut.

Apalagi, kata dia, saat ini Kantor Bupati Gowa sudah menjadi kawasan wajib mengenakan masker sehingga seluruh ASN yang berada dalam kawasan harus menggunakan masker termasuk dalam ruangan.

“Walaupun kita sudah sudah lakukan pemeriksaan sebelum masuk, tapi terkadang sampai di dalam ruangan ada yang buka masker. Makanya kami sidak ini dilakukan untuk mendisiplinkan,” kata Rizky Abe.

Tak hanya itu, kebijakan tersebut juga akan diberlakukan diseluruh kantor instansi dan pelayanan yang ada di Kabupaten Gowa. Dimana setiap kantor instansi wajib memeriksa para pegawainya apakah mengenakan masker atau tidak sebelum memasuki kantor ataupun ruangan.

“Sidak ini juga akan kita lakukan di seluruh kantor instansi yang ada. Apalagi Pak Bupati telah menginstruksikan bagi pegawai yang tidak menggunakan masker saat masuk kantor wajib disuruh pulang untuk mengambil maskernya,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan penggunaan masker pada jajaran ASN bukan hanya dilakukan pintu masuk Kantor Bupati Gowa tetapi juga akan dilakukan pada setiap ruangan.

“Dari sidak yang kita lakukan tidak ada ASN yang melanggar. Mereka tertib mengenakan masker meskipun saat berada di dalam ruangan, meski demikian kami tetap memberikan edukasi agar aturan ini dapat dijalankan secara disipr,” katanya.

Sebelumnya, Adnan Purichta Icshan telah menetapkan kawasan Kantor Pemkab Gowa menjadi kawasan wajib masker sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Karena, kata dia, penularan Covid-19 melalui droplet atau tetesan air liur.

“Covid-19 ini menular melalui droplet atau tetesan air liur yang keluar dari mulut kita. Droplet yang keluar sampai satu meter tidak sampai 1,5 meter. Itulah kenapa kita juga diminta untuk menggunakan masker dan jaga jarak,” kata Adnan.

Karena itu, ASN Pemkab Gowa harus bisa menjadi pelopor dalam memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dan meminta pimpinan SKPD untuk menerapkan protokol kesehatan kantor masing-masing.

“ASN itu pada kategori orang berpendidikan, harus menjadi contoh. Keman-mana dia harus pakai masker, kita tidak beloh menganggap enteng atau remeh karena kita tidak tahu siapa yang membawa virus,” pungkasnya.

Bupati Adnan Lepas 600 Peserta Gowa Fun Run 2020

KabarMakassar.com — Sebanyak 600 runners dari berbagai daerah bahkan luar daerah yang mengikuti Gowa Fun Run 2020 dilepas langsung Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, di area start dengan titik pelataran Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jalan Beringin, Minggu (12/1/2020).

Didampingi Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, Sekretaris Kabupaten Gowa H. Muchlis, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh Syuaib bersama pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, pelepasan dilakukan dengan penuh keseruan dan kemeriahan.

Bahkan di awal kegiatan, Bupati Gowa, Wakil Bupati Gowa, pimpinan SKPD dan peserta larut bersama mengikuti pemanasan sebelum memulai lari.

Adnan mengatakan pelaksanaan Gowa Fun Run ini adalah yang pertama kalinya di Kabupaten Gowa. Apalagi tujuan digelarnya kegiatan ini selain untuk mengajak masyarakat hidup sehat dengan berlari serta menjadi wadah bagi para runners. Juga menjadi langkah memperkenalkan destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut.

“Kabupaten Gowa selain memiliki destinasi wisata alam, pengunungan, dan air terjun, juga memiliki lokasi wisata-wisata bersejarah. Gowa ini sangat dikenal dengan sejarahnya makanya untuk rute yang dilewati adalah tempat-tempat wisata bersejarah yang ada di sini,” katanya.

Pihaknya pun mengaku akan memfasilitasi aktivitas dan kegiatan para runners, hal tersebut juga menjadi salah satu alasan dibangunnya lokasi joging track di Ruang Terbuka Hijau Syekh Yusuf Discovery yang akan menjadi lokasi berlari. Fasilitas joging track ini akan ditargetkan dapat digunakan pada Januari 2020 ini.

“Semoga para runners bisa menikmati setiap lokasi wisata bersejarah yang dilewati dan lengkap dengan suguhan penampilan seni yang dimiliki daerah ini,” terangnya.

Misalnya, di lokasi Makam Sultan Hasanuddin dan depan Kantor Bupati ditampilkan pertunjukan Pasukan Tubarani, di Masjid Tua Katangka ditampilkan penampilan Pasinrili, di perbatasan Gowa-Makassar ditampilkan pertunjukan Gandrang Bulo dari anak kecil dan di depan Balla Kayyua ditampilkan pertunjukan Gandra dan Pui-pui.

Kegiatan olahraga seperti ini harus didukung, pasalnya dengan berolahraga akan melahirkan tubuh yang sehat sehingga melahirkan pikiran cerdas. Pikiran-pikiran cerdas ini akan melahirkan karya-karya terbaik untuk pembangunan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan hingga Indonesia secara menyeluruh.

Ketua Panitia Gowa Fun Run 2020, Aditya Andre menjelaskan, para runners yang ikut berpartisipasi berasal dari beberapa kabupaten/kota di Sulsel di antaranya, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Barru, Parepare, Bulukumba. Bahkan, ada juga yang berasal dari luar daerah yakni Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dia mengaku, kegiatan yang pertama kali digelar ini termotivasi dari daerah lain yang terlebih dahulu melakukan kegiatan serupa.

“Kami lihat daerah lain sudah banyak mengadakan kegiatan seperti ini, makanya kami dari Komunitas Gowa Runners juga merasa terpanggil untuk bikin acara serupa dan ternyata disambut positif oleh Bapak Bupati Gowa,” terangnya.

Aditya berharap event ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan. Komunitas Gowa Runners. Gowa Fun Run 2020 ini juga dalam rangka Anniversary 1 Tahun Komunitas Gowa Runners.

“Bagi masyarakat Gowa yang memiliki hobby berlari kami sangat menyambut baik jika ingin bergabung dengan komunitas kami,” ungkap Adit.

Adapun rute yang dilalui antara lain Rujab Bupati Gowa (rute star dan finish) – Jalan Pacalaya – Jalan Kacong Dg. Lalang – Jlalan Syech Yusuf – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Mesjid Raya – Jalan Tumanurung – Jalan Palantikang – dan Jalan Palantikang I.

Pada akhir kegiatan diramaikan dengan Sumba Aerobik, penampilan band indie hingga pembagian doorprize.

Doa Adnan Harap Gowa Aman dari Bencana

KabarMakassar.com — Bupati Gowa, Adnan Putichta Ichsan mengajak jajaran ASN Pemkab Gowa, TNI/Polri dan seluruh masyarakat melakukan doa bersama untuk wilayah Kabupaten Gowa, Sulsel, dan Indonesia.

Hal itu dilakukan terkait adanya perkiraan BMKG bahwa Angin Monsun akan melintas di beberapa provinsi di Indonesia salahsatunya Sulawesi Selatan pada 10-12 Januari.

“Mari kita mendoakan saudara kita yang ada di Wilayah Gowa, Sulsel, dan Indonesia agar tetap dalam kondisi aman-aman saja serta prakiraan BMKG tidak terjadi,” ungkapnya, di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jumat, (10/1/2020).

Angin Monsun merupakan munculnya angin yang ditandai dengan curah hujan tinggi dan mirip dengan angin laut, tetapi ukurannya lebih besar, lebih kuat dan lebih konstan.

Sehingga datangnya angin monsun akan menyebabkan cuaca ekstrim, angin kencang, dan curah hujan tinggi (lebat).

“Saya minta kepada masyarakat usai sholat kita doakan daerah kita dan meningkatkan ibadah doa kepada Allah SWT agar daerah yang kita cintai ini dapat aman dari segala bencana,” tambah orang nomor satu di Gowa itu.

Sekadar diketahui Pemerintah Kabupaten Gowa telah membuat Posko Siaga Bencana yang disiapkan di tiga titik, masing-masing di Kantor BPBD dan Damkar Gowa, Kecamatan Somba Opu yang menjangkau Kecamatan Pallangga, Bajeng, Bajeng Barat, Bontomarannu, Barombong, Bontonompo, dan Bontonompo Selatan.

Kemudian Posko Tinggimoncong di Kantor Camat Tinggimoncong, menjangkau Kecamatan Pattallassang, Parangloe, Parigi, Tombolopao, selanjutnya Posko Bungaya di Kantor Camat Bungaya Menjangkau Kecamatan Manuju, Bontolempangan, Biringbulu, Tompobulu.

“Kehadiran posko ini sebagai sumber informasi terkait potensi cuaca dan jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan jumat ibadah ini menghadirkan Ustad H Dimas Maryoni dan diakhir ceramahnya ikut mendoakan Kabupaten Gowa dan mengingatkan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan menjadikan Allah SWT sebagai tempat diskusi dengan apapun permasalahan terjadi dikehidupan kita.

Cuaca Ekstrim Bupati Minta OPD Gowa Aktifkan Handpone 24 Jam

KabarMakassar.com — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta kepada semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dalam lingkup Pemkab Gowa untuk tetap mengaktifkan handphonenya satu kali 24 jam dan Camat untuk tidak meninggalkan tempat.

Perintah orang nomor satu di Gowa ini, sebagai tindak lanjut dari kondisi cuaca ekstrim memasuki musim hujan yang membutuhkan penangan lebih cepat.

“Saya meminta kepada semua pimpinan OPD untuk tetap mengaktifkan teleponnya. Camat saya perintahkan untuk tidak meninggalkan tempat,” ujar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Kamis (9/1/2020), di hadapan pejabat eselon II dan III, saat melakukan coffee morning.

Bupati juga dengan tegas akan memberikan sanksi kepada Camat jika didapati meninggalkan tempat tanpa ada isin sama sekali.

“Dengan kondisi dan cuaca seperti ini, masyarakat butuh kita semua,” katanya.

Apalagi angin Monsun menurut Adnan yang kemungkinan akan melintasi daerah ini, membutuhkan kesiap-siagaan semua pihak.

Bupati Adnan Lantik Ratusan Pejabat, Camat dan Lurah di Mutasi

KabarMakassar.com — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan resmi melantik sebanyak 240 pejabat yang terdiri dari 25 orang pejabat administrasi yang termasuk camat, sekretaris camat, lurah dan kepala bagian, kemudian 89 orang penjabat pengawas dan 126 orang pejabat fungsional.

Pelantikan tersebut dalam rangka mengisi jabatan yang lowong karena pejabatnya telah memasuki batas usia pensiun. Sementara untuk pelantikan jabatan administrator dan pengawasan lingkup sekretariat daerah Kabupaten Gowa dilakukan karena adanya perubahan nomenklatur organisasi dan jabatan. Misalnya yang sebelumnya terdapat 11 bagian dalam lingkup sekretariat daerah kini menjadi 10 bagian.

“Pelantikan ini untuk kepentingan organisasi dalam rangka memantapkan dan meningkatkan kapasitas kelembagaan organisasi perangkat daerah dan juga untuk menghindari potensi stangnasi dan kesenjangan dalam penyelenggaraan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Gowa,” ungkap Bupati Adnan usai melantik pada Pengangkatan Dalam Jabatan Serta Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator, Pengawas, dan Jabatan Fungsional Tertentu Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa Tahun 2020 di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Selasa (7/1).

Dalam pelantikan pengangkatan jabatan ini turut pula dihadiri Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malanggani, Sekretaris Kabupaten Gowa H. Muchlis, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh. Syuaib, Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola. SIK. MH, Kejari Gowa Muhammad Basjar Rifai, Kepala Pengadilan Negeri Gowa Hebbin Silalahi, dan Kepala Pengadilan Agama Gowa Ahmad Nur.

Pelantikan pengangkatan dalam jabatan eselon III dan eselon IV ini dapat bekerja dengan baik dengan meningkatkan profesionalismenya serta memperbaiki kinerjanya di lingkungan kerja masing-masing demi memberikan dan melayani kepentingan masyarakat secara baik dan merata.

“Ini adalah amanah yang harus dilaksanakan dan dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dengan amanah ini saya harapkan dapat ditunjukkan kinerjanya, profesionalismenya, integritasnya serta loyalitas yang tinggi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi demi terwujudnya roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya,” tegas Bupati Adnan.

Dirinya pun berharap, seluruh pejabat yang diangkat kali ini bekerja dengan niat tulus dan bersungguh-sungguh untuk memberikan hal terbaik demi perkembangan dan kemajuan Kabupaten Gowa di masa-masa mendatang. Apalagi, sebagai pejabat pemerintah daerah akan dilakukan evaluasi sesuai mekanisme kepegawaian yang berlaku.

Pasalnya dari penilaian ini menjadi indikator besaran tunjangan tambahan penghasilan yang diberikan kepada pejabat bersangkutan sesuai dengan Peraturan Bupati Gowa Nomor 14 Tahun 2019 pada 23 April 2019 lalu. Besaran tunjangan tambahan penghasilan ini akan kita nilai berdasarkan prestasi dan kedisiplinannya.

“Kami tidak butuh orang yang cerdas, tetapi kami butuh orang yang loyal dalam bekerja, rajin dan disiplin, serta orang yang bisa menjadi contoh dan bekerja sesuai aturan. Jika hal ini telah di pedomani, maka kami pastikan akan terciptalah pembangunan pemerintahan sesuai yang diharapkan,” terangnya.

Sementara, Indra Wahyudi Yusuf yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Kerjasama berharap dengan pengangkatan jabatannya sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan tersebut dapat semakin bekerja dengan profesional sesuai yang diharapkan pimpinan.

“Semoga amanah ini bisa kami jalankan dengan baik dan memberikan yang terbaik demi kemajuan dan pembangunan Kabupaten Gowa di masa-masa akan datang,” singkat mantan Camat Sompaopu ini.

Pesan Adnan Hadapi Angin Monsun Asia Melintas di Sulsel

KabarMakassar.com — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiap-siagaannya dalam mengantisipasi curah hujan dengan intensitas tinggi (lebat) yang diprediksi terjadi pada 10 hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Hal tersebut berdasarkan data Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV yang memperkirakan akan terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi (lebat) berdasarkan perkembangan cuaca dan hasil pengamatan pada 10 hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Curah hujan tersebut salah satunya disebabkan karena angin Monsun Asia akan yang akan melintasi wilayah Timur Indonesia dan salah satunya melintas di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Meskipun lintasan dari angin monsun asia ini tidak berdampak besar di wilayah Kabupaten Gowa tetapi tetap saja kita harus meningkatkan kesiapsiagaan. Kita harus bisa mengantisipasi, minimal langkah mitigasi telah disiapkan,” katanya dikonfirmasi, Selasa (7/1).

Kesiapsiagaan lainnya yang perlu dilakukan yaitu bagi pengendara minimal menghindari pohon-pohon besar saat melintas di waktu tersebut. Mulai mengambil langkah antisipasi saat terjadi banjir ataupun longsor kepada masyarakat yang daerahnya berpotensi.

Termasuk dengan memanfaatkan kehadiran Posko Siaga Bencana yang disiapkan di tiga titik masing-masing di Kantor BPBD dan Damkar Gowa, Kecamatan Sungguminasa yang menjangkau Kecamatan Pallangga, Bajeng, Bajeng Barat, Bontomarannu, Barombong, Bontonompo, dan Bontonompo Selatan. Kemudian Posko Tinggimoncong di Kantor Camat Tinggimoncong, menjangkau Kecamatan Pattallassang, Parangloe, Parigi, Tombolopao, selanjutnya Posko Bungaya di Kantor Camat Bungaya
Menjangkau Kecamatan Manuju, Bontolempangan, Biringbulu, Tompobulu.

“Kehadiran posko ini sebagai sumber informasi terkait potensi cuaca dan jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Ia menegaskan, hal penting lainnya yang harus dilakukan yakni meningkatkan ibadah dan doa kepada Allah SWT agar daerah yang kita cintai ini dapat aman dari segala bencana.

Sementara, Kasubdit Pelayanan Bidang dan Jasa BMKG Wilayah IV Siswanto mengatakan, posisi angin monsun asia saat ini antara 0 derajat hingga 5 derajat khatulistiwa sampai 5 derajat lintang utara. Pergeserannya saat ini dari Selat Kalimata dan akan berjalan menuju ke Sulsel.

“Fenomena angin monsun asia ini disebabkan karena adanya pergerakan massa udara basah (MGO) di Samudera Hindia yang mengarah di wilayah Timur Indonesia, dan saat ini berada di bagian tengah atau di wilayah Sulsel,” katanya.

Menurutnya, angin monsun asia ini mengakibatkan pertumbuhan awan yang sangat intens dan mempengaruhi kecepatan angin cukup ekstrim hingga 31 knot.

“Saat ini sudah ada di Selat Kalimata dan mulai berjalan menuju tengah. Puncak posisinya di Sulsel itu pada 10 hingga 12 Januari mendatang yang berakibat terjadi curah hujan tinggi dan angin kencang yang berpotensi terjadi banjir maupun longsor,” ujarnya.

Konsentrasi lintasan angin monsun asia ini berdampak di tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Pinrang, Kota Parepare dan Kabupaten Barru. Dampak dari hal ini akan terjadi peluang banjir yang cukup besar.

“Saat ini perkiraan BMKG berdasarkan pengembangan terkonsentrasi di tiga daerah. Hanya saja kami mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota lainnya di Sulsel tetap melakukan langkah antisipasi karena di waktu itu terjadinya hujan akan merata,” ujarnya.

Lanjutnya, khusus di wilayah Kabupaten Gowa untuk saat potensi hujan lebat masih kecil, tetapi pihaknya tetap akan melihat perkembangan yang terjadi. Hal tersebut dengan melihat perkembangan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, olehnya tetap dilakukan antisipasi.

“Di tahun ini puncak musim hujan akan terjadi sepanjang Januari sehingga seluruh pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiap-siagaannya. Karena bagaimana pun di Sulsel adalah wilayah yang sering terjadi kondisi bencana, terutama di Kabupaten Gowa yakni banjir dan tanah longsor,” tutupnya.

Beredar Isu Status Waspada Bili-bili, Bupati Gowa: Itu Hoax

KabarMakassar.com — Beredar Informasi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengeluarkan himbauan meminta masyarakat siaga karena kondisi Bendungan Bili-bili dalam status waspada atau ketinggian air yang melebihi batas normal.

Hal itu ditampik Bupati Gowa ketika memastikan ketinggian air di Bendungan Bili-bili, Desa Moncongloe, Kecamatan Bontomarannu masih dibawah batas normal.

“Itu mungkin peringatan tahun lalu. Entah dari mana dan siapa yang mengedarkan informasi itu lagi. Saat ini kondisi di Bendungan Bili-bili, debit airmya masih dibawah batas normal,” kata Adnan dalam keterangannya, Jumat (3/1/2020)

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak terhasut dengan kabar dan berita yang tidak jelas sumbernya.

“Jangan mudah termakan berita, karena itu hoax, dahulukan mencari kebenarannya,” tegasnya.

Meskipun demikian, Bupati Adnan tetap mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Dan berharap masyarakat dapat meningkatkan intensitasnya dalam beribadah dan berdoa agar dihindarkan dari segala macam bencana.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Ir. Suparji menyebutkan, hingga saat ini status Bendungan Bili-bili masih dibawah normal dengan Tinggi Muka Air (TMA) sebesar 80,35 mdpl dan volume 53.194 juta m3.

“Secara teknis, TMA yang normal berada pada angka 99 meter. Jika sudah di atas 100 meter, baru dalam status SIAGA. Artinya, bendungan harus membuka pintu airnya atau spilway tinggi-tinggi untuk mengurangi tekanan air pada dinding waduk,” terangnya.

Sementara, berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) Makassar menyebutkan perkiraan cuaca mulai Jumat hingga Sabtu besok di 18 Kecamatan di wilayah Kabupaten Gowa berpotensi hujan lokal, hujan sedang hingga hujan tebal dan dapat berpotensi kilat/petir.

Untuk suhu udara pun mulai dari 20 hingga 31°C, kelembapan udara 75 – 95 % dan potensi angin: Barat Daya – Barat Laut/ 10 – 30 km/jam.