Sensasi Camping di Hutan Pinus Bulu Tanah di Bone

KabarMakassar.com — Selama ini Hutan Pinus Bissoloro, Kabupaten Gowa yang dikenal publik Sulawesi Selatan. Sehingga berbondong-bondong para penikmat alam maupun sekedar weekend bersama keluarga. Selain sering dijadikan tempat berkemah, tempat ini dijadikan lokasi foto prewedding dan konser musik tahunan.

Namun kini, Kecamatan Lappariaja tepatnya di Lappa Paoe, Bulu Tanah, Desa Mattampawalie Desa Lappariaja juga sedang berbenah menggarap potensi wisata hutan pinusnya.

Hutan pinus tersebut sangat cocok bagi pencinta alam untuk camping atau berkemah dengan sensasi dingin nan lembut dengan memasang hammock. Bahkan ketika di lokasi Anda mendengar gemuruh angin seperti deraian pertanda datangnya hujan deras. Hutan pinus Bulu Tanah dapat di akses dengan motor dan mobil dari Jalan Poros Sengeng Palie, Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pengunjung akan disambut juga dengan pemandangan hamparan sawah, pegunungan dan hutan. Tetapi, perlu juga kehati-hatian sebab jalanan agak sempit dan sesekali melewati pendakian, penurunan dan tikungan yang tajam.

Salah satu anggota keluarga, Fitri (25) dari Parigi tampak antusias berswafoto dan selfie dengan latar hutan pinus tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya sampai di sini juga di hutan pinus Bulu Tanah karena jalanannya sudah beraspal, dari dulu sering dengar namanya Bulu Tanah” ungkapnya.

Sebaiknya datang pada pagi atau senja hari agar memperoleh hasil foto selfie atau swafoto yang lebih bagus. Selain latar pohon pinus di beberapa lokasi perbukitan Teletubbies di sekitaran Bulu Tanah dapat diabadikan.

Sementara itu, salah satu warga Lappariaja, Ikram (23) yang ditemui di tempat mengharapkan hutan tersebut tetap dijaga keasriannya dan kebersihannya.

“Hutan ini adalah salah satu paru-paru kehidupan di Bone sehingga semua pihak harus turut merawat dan tidak membuang sampah sembarang serta menjaga norma yang ketimuran dengan tidak berbuat mesum di sini,” harapnya.

Ketika tim Kabarmakassar.com bertandang ke lokasi tersebut tampak keramahan menyambut setiap pengunjung. Dan para pengunjung juga belum dipungut atau dikenakan tarif parkir. Dengan rampungnya pengerjaan aspal menuju lokasi tersebut yang digadang-gadang jalanan dari Kecamatan Lappariaja-Kecamatan Tellulimpoe tembus Pangkep akan semakin mudah diakses. Pihak desa setempat pun melakukan pembukaan jalan rintis masuk ke hutan pinus.

Bagi Anda pecinta alam atau yang hobi camping hutan pinus Bulu Tanah bisa jadi salah satu alternatif.

Salah satu pecinta alam Ismail warga Watampone yang pernah berkemah atau camping di hutan pinus tersebut menghimbau pengunjung yang akan berkemah agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

“Bagus lokasinya untuk camping cuma harus diantisipasi ranting kayu yang jatuh. Hati-hati saja kalau nginap pakai tenda karena angin malam kencang sekali kayak mau terbang tenda,” imbuhnya ketika dikonfirmasi lewat Whatsapp, Sabtu, (25/1).