Maksimalkan Pengelolaan Keuangan Daerah, BPKPAD Gelar Coaching Clinic ASB

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) menggelar kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Analisis Standar Belanja (ASB) menggunakan Simda Integrated di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel, di Makassar, Selasa (3/3).

Menurut jadwal, kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari atau hingga 5 Maret 2020.

Kepala BPKPAD Selayar, Mesdiyono mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya aparatur dan memaksimalkan pengelolaan keuangan daerah.

Melalui kegiatan ini, kata dia, pihaknya berharap organisasi perangkat daerah (OPD) dapat mengetahui dan memahami tata cara penyusunan ASB menggunakan Simda Integrated, sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga pengaplikasiannya benar-benar menjadi komponen pengukur efisiensi anggaran dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Dengan formula ASB, perencanaan dan pengusulan anggaran kegiatan baik fisik maupun nonfisik akan terintegrasi dengan baik. Sebab, standarnya sudah tersedia dengan pendekatan kewajaran kegiatan secara ekonomis, efisien dan efektif,” terangnya.

“Kita berharap, dengan kegiatan ini OPD dapat menentukan kewajaran biaya suatu pelaksanaan kegiatan dan meminimalisasi biaya-biaya yang kurang jelas,” tambahnya.

Sementara, Kepala BPKP Perwakilan Sulsel, Arman Sahri Harahap dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan, ASB merupakan salah satu instrumen anggaran berbasis kinerja sebagaimana diamanatkan dalam peraturan pemerintah tentang pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.

“Analisis Standar Biaya (ASB) yang disusun melalui Simda Integrated adalah perubahan paradigma pengelolaan keuangan daerah, dan adalah sebuah keharusan bagi pemerintah daerah. Tujuannya, untuk menyusun anggaran berdasarkan kinerja yang akan dicapai dan dapat dinilai kewajarannya secara ekonomi, efisien dan efektif,” jelasnya. (*)