Data BPBD Pinrang, 888 Rumah Rusak Diterpa Angin Kencang

KabarMakassar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang merilis data terbaru akibat terjangan angin kencang, Minggu (5/1) lalu sebanyak 888 Unit Rumah rusak ringan, sedang maupun rusak berat di sembilan kecamatan di wilayah Pinrang.

Kepala BPBD Pinrang, Andi Matalatta melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pinrang Muh Sayuti Made, menyebut bahwa data sementara sebanyak 888 rumah mengalami kerusakan dengan nilai kerugian akibat angin kencang mencapai Rp. 2 Miliar lebih di 9 Kecamatan di Pinrang.

“Kerugian di taksir sekitar 2 M lebih akibat bencana di 9 kecamatan sesuai data yang masuk, semua kita bantu ini bervariasi sesuai tingkat kerusakannya dan sesuai dengan hasil verifikasinya”, Kata Sayuti, kepada KabarMakassar.Com, Rabu (8/1)

Diketahui, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Lanrisang, Pinrang sebanyak 125 di susul Kecamatan Mattiro Bulu sebanyak 124 Unit Rumah yang mengalami kerusakan.

Rincian Data Kerusakan :

  • Kecematan Paleteang Total : 20 Unit
  1. Rusak Berat : 8 Unit
  2. Rusak Sedang : 11 Unit
  3. Rusak Ringan : 1 Unit
  • Kecematan Mattiro Sompe Total : 102 Unit
  1. Rusak Berat : 37 Unit
  2. Rusak Sedang : 14 Unit
  3. Rusak Ringan : 51 Unit
  • Kecematan Mattiro Bulu Total : 124 Unit
  1. Rusak Berat : 2 Unit
  2. Rusak Sedang : 5 Unit
  3. Rusak Rinngan : 117 Unit
  • Kecematan Lanrisang Total : 125 Unit
  1. Rusak Berat : 19 Unit
  2. Rusak Sedang : 38 Unit
  3. Rusak Ringan : 68 Unit
  • Kecematan Duampanua Total : 12 Unit
  1. Rusak Berat : 2 Unit
  2. Rusak Sedang : –
  3. Rusak Ringan : 10 Unit
  • Kecematan Cempa Total : 33 Unit
  1. Rusak Berat : 4 Unit
  2. Rusak Sedang : 29 Unit
  3. Rusak Ringan : –
  • Kecematan Tiroang Total : 42 Unit
  1. Rusak Berat : 17 Unit
  2. Rusak Sedang : 25 Unit
  3. Rusak Ringan : –
  • Kecematan Patampanua Total : 5 Unit
  1. Rusak Berat : 1 Unit
  2. Rusak Sedang : 3 Unit
  3. Rusak Ringan : 1 Unit
  • Kecematan Suppa Total : 425 Unit
  1. Rusak Berat : 72 Unit
  2. Rusak Sedang : 120 Unit
  3. Rusak Ringan : 233 Unit

Data Sementara

Rusak Berat : 162 Unit
Rusak Sedang : 245 Unit
Rusak Ringan : 481 Unit

Total Rumah Terdampak : 888 Unit Rumah

Pemkab Gowa Mulai Operasikan Posko Siaga Bencana di Sejumlah Titik

KabarMakassar.com – Posko Siaga Bencana yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mulai beroperasi sejak hari ini, Kamis (02/01/2020).

Pengoperasian posko siaga tersebut berdasarkan instruksi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam rangka memberikan respon cepat saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan.

Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Iksan Parawangsa mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan rencana pembentukan posko siaga ini.

Apalagi pada Januari hingga Februari tahun ini telah memasuki puncak musim hujan, sehingga perlu adanya penguatan kesiap-siaagaan dalam mengantisipasi jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan.

“Posko siaga ini memang akan kita buat untuk memberikan respon cepat saat terjadinya kondisi ekstrim. Tapi Allhamdulilah karena Bapak Bupati juga menginginkan hal demikian sebagai bentuk kesiagaan kami,” jelasnya saat di konfirmasi.

Untuk Posko Siaga Bencana yang dibentuk berada di pelataran Kantor Damkar dan Kantor BPBD Gowa untuk di wilayah dataran rendah. Sementara di wilayah dataran tinggi dibentuk di dua Kecamatan masing-masing di Kantor Kecamatan Tinggimoncong, dan Kantor Kecamatan Bungaya.

“Posko ini sebagai tempat dan sumber informasi bagi masyarakat dalam mengupdate kondisi cuaca selama memasuki musim penghujan. Kami pun telah menyiapkan tim yang akan menjaga posko secara bergantian untuk memberikan tindakan cepat,” ujarnya.

Dalam posko tersebut selain disiapkan akses informasi juga telah disiapkan alat-alat pemberian pertolongan pertama. Mulai dari tenda, perahu karet, alat kesehatan hingga bahan-bahan logistik dasar lainnya.

“Untuk tim yang berjaga masing-masing tim aparatur kecamatan, dan desa, serta tim relawan BPBD yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) seperti anggota Pramuka, Tagana, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan PMI yang disebar di masing-masing posko,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Rustam Razak mengatakan, posko ini tujuannya untuk mempercepat proses pelayanan apabila ada informasi terkait kebencanaan.

“Hal terpenting dari posko itu ada porsenil dan alat komunikasi, serta bagaimana membentuk jaringan dengan masyarakat. Adanya posko siaga ini bisa mengantisipasi terjadinya hal buruk saat banjir dan selalu siap siaga dalam keadaan apapun,” katanya.