Bupati Pinrang Salurkan Langsung Bantuan Kepada Korban Bencana Alam

Kabarmakassar.com — Bupati Pinrang, Irwan Hamid menyerahkan secara langsung bantuan korban bencana angin kencang di tiga Kecamatan yang terdampak. Ketiga Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Lanrisang, Suppa dan Mattiro Bulu.

Saat menyerahkan bantuan, Bupati didampingi Kapolres Pinrang, AKBP Bambang Suharyono, Dandim 1404 Pinrang, Letkol ARM Lukman Sasono, dan masing-masing Camat. Turut hadir Pimpinan OPD terkait, para Lurah dan Kades.

Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid saat menyerahkan bantuan mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas bencana alam ini.

Menurutnya kejadian ini adalah bencana alam. Yang lebih penting, kata Dia adalah bagaimana kita menghadapi kejadian ini dengan bersabar dan melakukan langkah penanganan.

Irwan Hamid menyampaikan bahwa Pemerintah akan berbuat maksimal untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana tersebut.

“Jangan lihat dari nilainya, lihatlah ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat terkena dampak Bencana,” kata Irwan, Kamis (16/1/2020).

Lanjut Irwan, bantuan ini juga diserahkan kepada masing masing Lurah, Kepala Desa dan kemudian bantuan tersebut diteruskan kepada korban bencana.

Ia perintahkan kepada para Camat, Kades dan Lurah setelah menerima bantuan tersebut agar tidak menunggu lama dan langsung menyalurkan bantuan di masing masing warga penerima bantuan kemudian segera melaporkan hasil penyalurannya.

“Kepada Kades dan Lurah, setelah menerima bantuan ini, tolong langsung serahkan bantuan kepada warga yang terdampak,” Pesannya.

Untuk Kecamatan lain, berdasarkan jadwal dari BPBD Pinrang, proses penyalurannya akan dilaksanakan hingga dua hari ke depan.

Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Salurkan Bantuan

KabarMakassar.com — Bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Samba Desa Tamalanrea Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar terus mengalir.

Kali ini giliran Ketua Tim Penggerak (TP) Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli melakukan anjangsana sekaligus menyalurkan bantuannya berupa uang tunai. Terpantau Ketua TP. PKK Kabupaten Kepulauan Selayar bersama jajarannya tiba di TKP Selasa siang (14/1/2020).

Turut hadir pada penyerahan bantuan ini, Camat Bontomatene bersama Ketua TP. PKK Kecamatan Bontomatene dan jajarannya serta Kepala Desa Tamalanrea bersama Ketua TP. PKK Desa Tamalanrea.

Korban kebakaran Erni Nianingsih alias Basse mengucapkan terima kasih kepada Musrifah Basli bersama rombongan.

Musrifah Basli mengatakan Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian para pengurus TP PKK Kabupaten dan sudah merupakan kegiatan rutin PKK melalui PKK Peduli.

“Atas nama TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar saya mengucapkan turut berduka atas musibah ini dan semoga korban ibu Erni tabah menghadapi cobaan ini,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada Camat Bontomatene dan Kepala Desa Tamalanrea agar memberikan perhatian dan secepatx melaporkan kepada OPD terkait, agar korban dapat memperoleh bantuan termasuk penggantian administrasi kependudukannya khususnya Kartu Keluarga dan KTP.

Sementara korban diketahui adalah seorang janda beranak empat dan bekerja menjadi pemetik jambu dengan upah harian dari pemilik kebun.

Kejadian nahas itu terjadi pada Sabtu 11 Januari 2020 kemarin. Si jago merah menghanguskan rumah milik Erni tanpa ada satupun barang yang bisa terselamatkan, karena pada saat kejadian, korban sementara bekerja memetik jambu mente di kebun bersama satu orang anaknya.

Sebelumnya Pemerintah Daerah Kepulauan Selayar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran.s

BPBD Tator Kirim Bantuan Logistik ke 5 Kabupaten Terdampak Banjir

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja (Tator) melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Tator bakal menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, bahan bangunan dan terpal untuk lima kabupaten yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilolo mengatakan jika dalam waktu dekat pihak Pemkab Tator bakal mengirim bantuan kemanuasian bagi korban terdampak banjir dan bangin kencang di lima kabupaten diantaranya, Kabupaten Sidrap, Pinrang, Kota Parepare, Barru dan Soppeng.

“Berdasarkan perintah bapak Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae kemarin, dalam waktu dekat pemerintah akan membawa dan memberikan bantuan kemanusiaan berupa logistik, bahan bangunan dan terpal untuk 5 Kabupaten yang terdampak bencana banjir,” tulis pesan Alfian Andilolo, Rabu (15/1).

Alfian juga menjelaskan jika bantuan kemanusiaan tersebut, Pemkab Tana Toraja memberi program bertajuk Sentuhan Peduli Sesama.

“Kita beri bantuan untuk wilayah yang terdekat dari Kabupaten Tana Toraja,” tambahnya.

Sementara itu data BPBD Provinsi Sulsel melansir 17 Kabupaten dan Kota di Sulsel yang terdampak banjir dan angin kencang data Periode Januari 2020 diantaranya,

1. Maros, Angin Kencang dan Puting Beliung, jumlah rumah rusak 17 rumah.
2. Pangkep, Angin Kencang dua kali kejadian , jumlah rumah rusak 2 rumah.
3. Barru, Angin Kencang (184 rumah rusak), Tanah Longsor (-) dan Banjir (121 rumah terendam banjir), total 305 terdampak.
4. Soppeng, Angin Kencang (102 rumah rusak).
5. Wajo, Puting Beliung (323 rumah rusak), bangunan sekolah rusak 4, 1 unit tempat ibadah dan 2 bangunan sarana kesehatan rusak, total 330 terdampak.
6. Sidrap, Puting Beliung (2014 rumah rusak), bangunan sekolah rusak 6, 2 rumah ibadah dan 1 sarana kesehatan, 4 kantor dan 30 kios rusak.
Banjir Sidrap, 460 rusak, 3 sekolah, 1 sarana kesehatan, 2 kantor dan 2 kios terendam banjir.
7. Enrekang, Angin Kencang 9 rumah rusak, dan 1 kantor rusak.
8. Pinrang, Angin Kencang dua kali kejadian, 888 rumah rusak, 1 sarana keseahatan rusak. Banjir Pinrang 206 rumah terendam banjir, 3205 Hektar sawah terendam, dan 25 rumah terdampak abrasi.
9. Toraja Utara, tanah longsor 3 kali kejadian, 1 rumah rusak, 1 sekolah, 1 kantor dan 1 sarana kesehatan, total 4 bangunan rusak.
10. Bulukumba, Angin kencang dua kali kejadian, 1 bangunan rusak.
11. Tana Toraja, Tanah Longsor 1 kali.
12. Jeneponto, Angin Kencang dan Puting Beliung 4 rumah terdampak.
13. Parepare, Angin Kencang 690 rumah rusak dan 2 rumah ibadah rusak akibat angin kencang.
14. Gowa, Angin Puting Beliung 16 rumah rusak.
15. Bone, Angin Puting Beliung, 23 rumah rusak.
16. Selayar, Angin Kencang 9 kali kejadian, 13 rumah rusak dan 1 sekolah.
17. Takalar, Angin Kencang dua kali kejadian, 2 rumah rusak.