Bank Sulselbar Cabang Gowa Serahkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19

KabarMakassar.com — PT Bank Sulselbar Cabang Gowa menyerahkan bantuan penanganan Covid-19 berupa uang tunai sebesar Rp100 juta kepada PKK Kabupaten Gowa, di Posko Induk Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa, Kamis (7/5).

Bantuan diserahkan langsung oleh Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Gowa, Hj. A. Rini Takaryani kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan.

Rini Takaryani mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulselbar, yaitu Bank Sulselbar (BSSB) Peduli.

Bantuan ini, kata dia, juga merupakan bentuk dukungan Bank Sulselbar kepada Pemerintah Kabupaten Gowa untuk penanganan Covid-19.

“Semoga dengan adanya bantuan ini dapat digunakan dalam membeli APD untuk tenaga medis dan sembako untuk orang-orang yang tidak mampu,” tuturnya.

Sementara, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, bantuan ini sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Bantuan yang kita terima ini akan diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Gowa untuk penanganan Covid-19,” tandasnya. (*)

Antisipasi Covid-19, Kantor Bank Sulselbar Cabang Maros Disemprot Disinfektan

KabarMakassar.com — Sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Tim Gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros melakukan pentyemprotan disinfektan di kantor-kantor pemerintah dan instansi daerah serta ruang publik, termasuk Kantor Bank Sulselbar Cabang Maros.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Maros, Hazjul mengatakan, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Bank Sulselbar dan Bank Sulselbar Syariah Cabang Maros komitmen untuk berkontribusi dalam mitigasi penyebaran covid-19 yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Hal tersebut dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di area kantor, baik dalam maupun luar kantor. Selain itu, penggunaan hand sanitizer, masker dan sarung tangan pada frontliner,” kata Hazjul, Sabtu (21/3).

Hazjul juga mengimbau para nasabah yang melalukan transaksi penarikan Rp3 juta ke bawah untuk menggunakan ATM Bank Sulselbar atau ATM bersama dan M-Banking untuk transaksi lainnya.

Selain ittu, kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengimbau para pegawai di lingkungan kerja masing-masing agar memanfaatkan fasilitas ATM dan Mobile Banking yang dimiliki Bank Sulselbar, serta mengoptimalkan penggunaan Oto Kas.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kesehatan, perlindungan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini, serta meridhai upaya-upaya kita dalam pencegahan penularan Covid-19,” ucapnya.

Cegah Penularan Covid-19, Kantor Bank Sulselbar Disemprot Disinfektan

KabarMakassar.com — Sebagai upaya antisipasi dan pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19), PT Bank Sulselbar melakukan penyemportan disinfektan di lingkungan kantornya di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Makassar, Kamis (19/3).

Plt Direktur Utama PT Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan mengatakan, hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi karyawan yang bertugas maupun nasabah yang melakukan transaksi langsung di kantor Bank Sulselbar.

“Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Tetap fokus dan memastikan proses pelayanan tetap berjalan normal, tapi kita harus mengoptimalkan langkah-langkah mitigasi atas ancaman ini,” kata Irma.

Selain penyemprotan disinfektan, Bank Sulselbar juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pegawai dan nasabah serta menyediakan hand sanitizer.

“Bank Sulselbar tetap melakukan pelayanan, namun memastikan protokol kewaspadaan Covid-19 juga dijalankan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Bank Sulselbar juga telah menerapkan sejumlah kebijakan sebagai antisipasi Covid-19. Diantaranya larangan melakukan perjalanan ke daerah atau negara yang telah terpapar Covid-19.

Bank Sulselbar Cabang Selayar Diterpa Kabar Hoax

KabarMakassar.com – Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Selayar, Andi Mattonrokan menegaskan, sampai dengan Rabu (18/3), tidak ada karyawan Bank Sulselbar cabang Selayar yang terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Hal ini disampaikan Mattonrokan menyikapi beredarnya kabar yang menyebut salah seorang staf Bank Sulselbar Cabang Selayar terindikasi terinfeksi Covid-19.

“Tidak ada karyawan kami yang terinfeksi Covid-19. Kami sangat menyesalkan adanya informasi yang tidak benar ini, karena akan mempengaruhi layanan kami ke masyarakat,” katanya, Rabu (18/3).

Mattonrokan mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya nasabah Bank Sulselbar untuk pandai-pandai memilah informasi agar tak termakan kabar hoax.

Apalagi, kata dia, saat ini sudah ada posko siaga terkait informasi kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Jadi kalau mendengar informasi yang belum diketahui kebenarannya, harusnya konfirmasi dulu ke Posko siaga,” jelas Andi Mattonrokang.

Sebelumnya, Bupati Selayar, Muh. Basli Ali yang juga dikabarkan sempat menelpon pimpinan Bank Sulselbar Cabang Selayar untuj menyampaikan informasi adanya salah satu karryawan bank Sulselbar Selayar yang terinfeksi Covid-19 juga dengan tegas membantah kabar tersebut.

Bahkan menurut informasi yang beredar, Bupati Selayar telah menelpon ke Pimpinan Bank Sulselbar untuk menyampaikan informasi ini.

Namun Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali (MBA) saat diklarifikasi pada Selasa (17/3) malam, mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax. Bahkan MBA menyebut ia tidak pernah menelpon untuk menyampaikan informasi ini.

“Tidak benar, dan itu hoax. Saya tidak pernah menelpon ke pimpinan Bank Sulselbar,” tegasnya.

Basli Ali pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi hoax soal Covid-19.

Fokus Tingkatkan Bisnis Ultra Mikro, Bank Sulselbar Gandeng PT PNM

KabarMakassar.com — PT Bank Sulselbar terua mendukung usaha pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi Ultra Mikro.

Hal ini dibuktikan PT Bank Sulsebar dengan bekerjasama atau menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PMN).

Penandatanganan kerjasama dengan PT PNM tersebut dilakukan di Jakarta pada Rabu, (11/3) kemarin.

“Bentuk kerjasamanya dilakukan dalam kesepakatan kredit PT Bank Sulselbar kepada PT PNM sebesar Rp 100 miliar,” kata Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Sulselbar, Rosmala Arifin, melalui keterangan resmi yang diterima KabarMakassar, Kamis (12/3).

Rosmala menjelaskan, sokongan dana tersebut diberikan PT Bank Sulselbar kepada PT PNM l, yang nantinya akan disalurkan ke perempuan pra-sejahtera yang tergabung dalam kelompok usaha ultra mikro.

“Penyalurannya melalui program Meekar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera),” terangnya.

“Diharapkan dengan kerjasama ini PT Bank Sulsebar dapat berkontribusi langsung terhadap pertubuhan ekonomi mikro di Indonesia,” tuturnya.

Bank Sulselbar Gencar Sosialisasikan Tabungan Valas

KabarMakassar.com — Bank Sulselbar hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi ke nasabah maupun masyarakat terkait salah satu produknya, yakni Tabungan Valas dalam valuta asing, baik untuk perorangan maupun nonperorangan.

Plt Direktur Utama Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan mengatakan, hal ini dilakukan karena Tabungan Valas merupakan produk yang sangat segmented (segmentasi), sehingga kemasan produk tersebut dibuat lebih bagus dari sisi persyaratan maupun pricing.

“Sekarang yang kita kejar saat ini adalah masyarakat, karenanya kita butuh waktu untuk sosilialisasi membuat masyarakat menggunakan tabungan valas di Bank Sulselbar,” kata Irma, Jumat (28/2).

Meski masih dalam tahap sosialisasi, Namun Irma mengaku jumlah rekening tabungan valas di Bank Sulselbar sudah mencapai ratusan.

“Jumlah rekeningnya sudah ratusan,” ujarnya.

Irma menjelaskan, ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh nasabah Tabungan Valas di Bank Sulselbar. Diantaranya keuntungan dari sisi bebas biaya administrasi.

“Tidak ada biaya administrasi dan lain sebagainya. Ini kita lakukan sebagai upaya bagaimana agar nasabah juga bisa dapat keuntungan,” tutupnya.

Tekankan Transparansi, Bank Sulselbar Jalin Kerjasama dengan Kejati Sulsel

KabarMakassar.com — Bank Sulselbar menunjukkan komitmennya untuk menjalankan Good Providers Goverments dan menerapkan prinsip transparansi dengan menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel dalam pengawasan operasionalnya.

Plt Direktur Utama Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan mengatakan, pihaknya menggandeng Kejati Sulsel untuk berkolaborasi guna memastikan bahwa prisip transparansi benar-benar diterapkan dan dijalankan dalam pengelolaan Bank Sulselbar.

“Tujuan kita adalah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita berkomitmen menjalankan Good Providers Goverments dengan baik, karena kita akan didampingi oleh kejaksaan dalam operasional,” kata Irmayanti disela kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang hukum yang digelar Bank Sulselbar bersama Kejati Sulsel di Hotel The Rinra, Jumat (28/2).

“Jadi ini adalah bentuk bahwa kita ingin transparan. Bahkan pada penegak hukum kita juga ingin buktikan bahwa adanya transaparansi dalam pengelolaan bank,” lanjutnya.

Lebih jauh Irma mengatakan, kerjasama yang akan dilakukan dalam waktu dekat bersam dengan Kejati Sulsel ini juga merupakan langkah tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam hal percepatan ekonomi pertumbuhan bisnis.

“Apa yang menjadi arahan pak gubernur kemarin tentang percepatan ekonomi pertumbuhan bisnis, kita lebih nyaman untuk melakukan ekspansi dan pertumbuhan bisnis dengan berkolaborasi bersama kejaksaan. Artinya, ada upaya pencegahan terhadap penyimpangan yang bisa terjadi. Karfena memang yang terbaik itu adalah pencegahan,” ujarnya.

Sementara Kepala Kejati Sulsel, Firdaus Dewilmar berharap, kerjasama yang nantinya akan dilakukan dengan Bank Sulselbar ini dapat saling menguatkan satu sama lain, khususnya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan di Sulsel.

“Ekspansi yang dilakukan Bank Sulselbar dalam menyalurkan kredit itu kita akan dampingi, dan akan kita lakukan tukar menukar informasi. Kemudian kalau ada regulasi yang menghambat bisnis perbankan khususnya di Bank Sulselbar, kita akan komunikasikan dengan BI dan OJK,” terangnya.

NA: Bank Sulselbar Terima Setoran ONH Keputusan Tepat

KabarMakassar.com — Badan Pelaksana Keuangan Haji (BPKH) resmi menjadikan Bank Sulselbar sebagai bank penerima Ongkos Naik Haji (ONH). Kerjasama tersebut telah dimulai sejak awal Januari 2020 lalu.

Gubernur Sulsel, Prof H M Nurdin Abdullah, menilai, keputusan yang diambil BPKH untuk menjadikan Bank Sulselbar sebagai bank penerima ONH, sudah sangat tepat. Apalagi, potensi dana dari ONH Sulsel cukup besar, mencapai Rp 800 miliar.

“Saya yakin, BPKH tidak salah menempatkan Bank Sulselbar sebagai bank penerima ONH,” kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di sela-sela penyerahan surat keputusan BPKH kepada Bank Sulselbar, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Senin (17/2).

Dalam kapasitas sebagai Gubernur Sulsel dan juga pemegang saham pengendali di Bank Sulselbar, Nurdin Abdullah pada kesempatan tersebut menugaskan kepada manajemen Bank Sulsel untuk membiayai UKM dan berbagai sektor yang menjadi program unggulan pemerintah. Dengan demikian, akan semakin banyak warga Sulsel yang terdaftar sebagai calon peserta haji.

Sementara, Pelaksana Tugas Dirut Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan, menyampaikan rasa syukur atas dorongan Gubernur Sulsel dan seluruh elemen masyarakat Sulsel yang telah mendukung penuh dan menjadikan Bank Sulselbar sebagai bank devisa.

“Per bulan Januari, BPKH sudah melalui kerjasama dengan Bank Sulselbar. Ini adalah kado bagi Bank Sulselbar sejak Januari atas diresmikannya sebagai bank devisa,” jelasnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan untuk Kementerian Agama dan BPKH, yang mempercayai Bank Sulselbar sebagai bank penerima ONH di Sulsel dan Sulbar.

Sedangkan Ketua Badan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Abdul Hamid Paddu, mengatakan, kerjasama antara Bank Sulselbar dengan BPKH ini tidak terlepas dari bantuan Gubernur Sulsel. Ia juga memuji sosok Nurdin Abdullah sebagai pemimpin yang konsisten mendukung pembangunan di Sulsel.

“Kami bangga Sulawesi Selatan dipimpin oleh Gubernur Sulsel Bapak Prof Nurdin Abdullah, yang memiliki visi pembangunan yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Samsul Niang dan Rafsel Ali, manajemen Bank Sulselbar, Kepala Kantor Kementerian Agama Sulsel, dan undangan lainnya.

Awal 2020, Bank Sulselbar Luncurkan 4 Program di Maros

KabarMakassar.com — Bank Sulselbar Cabang Maros melakukan inovasi di awal tahun 2020 dengan meluncurkan empat produk baru. Empat produk baru yang diluncurkan kitu, yakni Agangku (laku pandai), Pembiayaan Emas, Taspen Smart Card, dan Trade Product and Service.

Kepala Bank Sulselbar Cabang Maros, Hazjul mengatakan, kehadiran keempat produk baru ini dimaksudkan untuk meningkatakan efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan operasional pelayanan kepada masyarakat.

”Bank Sulselbar sudah bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Sulsel untuk penyetoran biaya perjalanan haji (ONH), dan Bank BPD juga telah menawarkan berbagai produk dan jasa yang dimiliki Bank Sulselbar. Jadi, saat ini masyarakat Maros utamanya para PNS sudah bisa melakukan penyetoran biaya ONH ke Bank BPD Cabang Maros,” kata Hazjul, saat memberikan sambutan pada kegiatan RAT Koperasi ASN Marannu Kabupaten Maros, yang dihadiri Kadis Pendidikan, Kadis Kopumdag, Ketua Dekopinda, dan Ketua PKP-RI Kabupaten Maros, Ahad (16/2) kemarin.

Selain itu, lanjut Hazjul, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan menggunakan GoPay lewat fitur GoBills.

“Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajaknya, serta membantu Pemerintah Provinsi Sulselbar dalam memaksimalkan potensi penerimaan daerah,” ujarnya.

Ribuan Peserta Ramaikan Event Jelajah Bumi Massenrempulu Cross Country

KabarMakassar.com — Ribuan peserta ambil bagian dalam event Jelajah Bumi Massenrempulu Cross Country yang digelar Bank Sulselbar bersama Komunitas Sepeda Massenrempulu, Ahad (16/2).

Event yang digelar dalam rangka HUT ke-60 Kabupaten Enrekang ini mengambil rute mengitari wilayah bagian utara Bumi Masseempulu hingga kota Enrekang, dengan lokasi start dan finish di Lapangan Abubakar Lambogo, Batili, Kabupaten Enrekang,

Bupati Enrekang, Muslimin Bando dalam sambutannya saat melepas peserta Jelajah Bumi Massenrempulu Cross Country menyampaikan apresiasinya atas digelarnya event ini.

Muslimin Bando mengatakan, keindahan alam Enrekang memang menjadi nilai tambah bagi mereka yang gemar bersepeda.

“Saya lihat ini sangat ramai dan meriah sekali, karena diikuti oleh pesepeda dari berbagai daerah. Semoga para peserta menikmati keindahan alam Enrekang sambil berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi,” kata Muslimin Bando.

Selain itu, lanjut Muslimin Bando, kegiatan ini juga akan menggeliatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Enrekang. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pedagang yang menjajajkan jualannya di sekitar lokasi start/finish. Mulai dari penjual makanan dan minuman, hingga penjual aksesoris dan perlengkapan sepeda.

“Hotel-hotel di dalam kota juga terisi oleh peserta yang menginap,” ujarnya.

Pada event ini, panitia menyiapkan berbagai doorprize menarik berupa sepeda gunung untuk peserta.