Tingkatkan Kesehatan Pekerja, Pertamina Launching Program Exercise Fit Tuesday

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII melalui fungsi Medical MOR VII melakukan launching program yang diharapkan dapat meningkatkan kesehatan para pekerjanya. Program ini diberi nama Exercise Fit Tuesday.

Program Exercise Fit Tuesday ini merupakan langkah Pertamina untuk memberikan alternatif ragam olahraga yang bisa dimanfaatkan pekerja untuk menjaga kesehatan. Kegiatan awal yang dilakukan pada Rabu (22/01) ini adalah Yoga, yang nantinya akan diganti secara berkala dengan kegiatan lain seperti Zumba, Body Combat, atau Aerobik.

Launching program dilakukan oleh Ketua Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah MOR VII, Ari Chairul yang dihadiri oleh pekerja wanita, PWP dan Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) Kantor Unit MOR VII. Tema yang diangkat adalah “Penyatu Jiwa dan Kesadaran Yang Tak Terbatas Dengan Yoga”.

Ari Chairul menyambut baik program ini dan berharap semua peserta bisa mengikuti kegiatan ini secara rutin. “Program ini sengaja dirancang agar para pekerja dan mitra kerja tidak merasa jenuh dengan jenis olahraga yang monoton”.

Pada kesempatan ini juga disosialisasikan program kerjasama antara Pertamina dengan Hotel Melia yang selama ini sudah berjalan agar pekerja dapat memanfaatkannya lebih maksimal lagi, berupa fasilitas gym, sauna, dan kolam renang. Sosialisasi ini disampaikan oleh Senior Supervisor Medical MOR VII, dr. Hengki Ferdianto.

Selain itu, dilaksanakan juga Healthy Pause oleh dokter poliklinik MOR VII, dr. Silvana Maya Widyastuti dan psikolog MOR VII, Tissa Wulandari, M.Psi yang mengangkat materi seputar Yoga For Healthy and Beauty.

Kegiatan ditutup dengan Yoga bersama seluruh peserta selama 60 menit dan pembagian doorprize menarik.

“Semoga tingkat kesehatan pekerja dan mitra kerja terus meningkat dan budaya rajin berolahraga terus terpelihara”, pungkas Ari Chairul.

Sekolah Islam Athirah Berkunjung, Pertamina Sosialiasi Produk

KabarMakassar.com — Kantor PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII mendapat tamu yang berbeda pada Selasa pagi ini. Dengan menggunakan busana adat khas Sulawesi Selatan, adik-adik dari Sekolah Dasar (SD) Islam Athirah bertandang ke Kantor PT Pertamina MOR VII, di Jalan Garuda, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Total rombongan yang berkunjung mencapai 75 orang yang terdiri dari anak didik, guru dan orang tua murid yang dipimpin oleh Kepala SD Athirah, Hasan.

Rombongan ini disambut oleh Ketua Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah MOR VII, Ari Chairul serta Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.

Kedatangan anak didik yang berasal dari SD Islam Athirah ini, menurut Ari Chairul, dalam rangka pengenalan berbagai macam profesi yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mereka nantinya.

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang,” pesan Ari Chairul kepada para siswa/i saat memberi sambutan dengan mengutip pidatonya Bung Karno.

Secara khusus Ari Chairul juga mengapresiasi suguhan drama yang seluruh pemainnya diperankan oleh siswa-siswi kelas dua SD Islam Athirah. Drama yang dimainkan dalam bahasa Inggris ini diambil dari cerita rakyat Sulawesi Selatan yang berjudul “Puteri Tandampalik”.

“Dengan mengangkat cerita rakyat, menjadi bukti bahwa Athirah sangat peduli dengan kekayaan budaya nusantara,” ujarnya.

Selain dimeriahkan dengan penampilan drama, momen ini juga digunakan oleh PT Pertamina untuk mengkampanyekan

“BBM Sehat LPG Aman” kepada anak didik, guru dan orang tua murid. “Momennya tepat karena produk Pertamina sudah menjadi bagian yang terpisahkan dari keseharian masyarakat,” ujar Hatim.

Dalam kesempatan ini, Hatim menjelaskan mengenai keunggulan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG non-subsidi yang dimiliki Pertamina. Hatim juga mengajak guru dan orang tua untuk terus menggunakan produk BBM dan LPG Non-Subsidi.

“Semoga menjadi inspirasi yang baik juga bagi anak-anak sekaligus mengajak siswa-siswi agar sejak dini mengenal penggunaan produk-produk Pertamina Non-Subsidi”, pungkasnya.