Launching Tim untuk Liga 1 2020, PSM Kembali Pasang Target Juara

KabarMakassar.com — PSM Makassar resmi melaunching skuadnya yang akan mengarungi kompetisi musim 2020. Acara dengan nuansa Bugis-Makassar itu berlangsung di halaman Stadion Andui Mattalatta (Mattoanging), Makassar, Kamis (27/2) malam.

CEO, pelatih, official dan 32 pemain PSM Makassar pada acara launcing yang mengusung tema ‘Menjaga Tradisi Juara’ tersebut, kompak menggunakan pakaian adat Bugis-Makassar berwarna merah.

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, launching dengan nuansa merah dan adat Bugis-Makassar ini menandai tekad besar PSM Makassar untuk mengarungi kompetisi musim 2020.

Soal target untuk musim 2020 ini, pria yang akrab disapa Appi itu mengatakan, PSM kembali memasang target juara Liga 1.

“Untuk target, tentu saja juara liga. Tak ada kata lain, harus Juara,” kata Munafri.

Pada kesempatan tersebut Appi juga mengatakan, meski para pemain dan pelatih PSM Makassar berasal dari berbagai daerah bahkan negara, namun ia menegaskan bahwa skuat Juku Eja memiliki tekad yang sama, yaitu membawa PSM juara.

“Mereka boleh datang dari kota atau negara berbeda, tapi mereka akan berjuang mengorbankan darah dan keringatnya untuk menegakkan panji PSM, mereka tidak akan mempermalukan Kota Makassar,” ujarnya.

Ambil Formulir Pendaftaran, Appi Berharap Bisa Diusung PPP

KabarMakassar.com — Bakal Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengambil formulir pendaftaran untuk mengikuti proses penjaringan di calon wali kota di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

CEO PSM yang akrab disapa Appi itu datang bersama tim pemenangannya ke Sekretariat DPW PPP Provinsi Sulsel di Jalan Sungai Saddang, Makassar, Jumat (21/2).

Appi mengaku, dirinya sangat serius untuk mengikuti semua proses tahapan penjaringan di PPP. Ia berharap, partai berlambang Ka’bah itu bisa kembali menjadi parpol pengusungnya seperti di Pilwalkot Makassar 2018 lalu.

“Besar sekali harapan saya untuk bisa bersama-sama dengan Partai Persatuan Pembangunan. Partai ini ada partai yang bisa di bilang sangat berpengalaman di setiap kontestasi politik yang ada di Indonesia,” kata Appi.

Sementara, Ketua Desk Pilkada DPW PPP Sulsel Andi Dallatongeng menjelaskan, pengambilan formulir ini merupakan tahapan yang harus dilalui oleh semua bakal calon wali kota yang berniat untuk bisa diusung oleh PP di Pilwalkot Makassar tahun ini.

Setelah mengambil dan mengembalikan formulir, kata dia, para bakal calon juga harus mengikuti fit and propert test yang hasilnya nanti akan menjadi bahan pertimbangan bagi PPP dalam mementukan usungannya di Pilwalkot Makassar 2020.

“Pendaftaran dimulai dari tanggal 20-22 Februari. Sementara untuk fit and proper test akan digelar pada 23-24 Februari,” terangnya.

Sekadar diketahui, Appi sebelumnya juga berharap bisa diusung oleh Partai Golkar. Namun harapannya untuk bisa diusung partai berlambang pohon beringin tersebut pupus setelah hasil Rapat Pleno DPD Golkar Sulsel bersama Tim 9 yang dipimpin langsung Nurdin Halid pada Ahad (9/2) lalu, memutuskan tak memasukkan namanya dalam tiga nama bakal calon wali kota Makassar ke DPP, guna diseleksi dan dipilih salah satunya untuk kemudian ditetapkan atau direkomendasikan sebagai usungan di Pilwalkot Makassar 2020.

Ketiga nama yang dikrimkan DPD Golkar Sulsel ke DPP yakni Syamsu Rizal, Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Irman Yasin Limp.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Golkar Sulsel, Kadir Halid menjelaskan, nama Appi tak masuk dalam tiga nama yang dikirimkan ke DPP karena beberapa pertimbangan dan juga melihat hasil penilaian selama proses penjaringan.

“Kemarin sudah diberi ruang saat melawan kotak kosong, tapi tidak menang. Itu pertimbangan pertama. Kedua, hasil uji kompetensi Appi di urutan keempat, sementara hanya tiga nama yang dikirimkan ke DPP,” jelasnya.