Produksi APD sendiri, Bantaeng Mampu Cetak 30 Face Sheild Perhari

KabarMakassar.com — Kabupaten Bantaeng mulai memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis berupa baju (hazmat suite) dan masker. Tak hanya itu, Kabupaten Bantaeng juga mulai memproduksi pelindung wajah (face sheild) di Akademi Komunitas Manufaktur (AKOM) Bantaeng.

Wakil Direktur AKOM Bantaeng, Mahlina mengatakan, produksi face sheild ini dilakukan dengan teknologi printer 3 dimensi, sehingga tingkat ketelitian dan presisi cukup tinggi.

“Saat ini produksi APD ini (face sheild) sudah bisa mencapai 30 unit per hari. Produksinya dilakukan dengan melibatkan mahasiswa AKOM,” kata Mahlina.

Sementara, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin sangat mengapresiasi AKOM Bantaeng yang memproduksi face sheild yang nantyinya bisa didistribusikan untuk membantu tenaga medis yang ada di Bantaeng dan sekitarnya dalam penanganan Covid-19.

“Semoga APD yang diproduksi di Bantaeng ini bisa ikut melindungi tenaga medis yang bertugas, sekaligus meringankan beban kebutuhan APD ini kita,” kata Azikin.

2.000 APD Bantuan BNPB Disalurkan ke 11 Rumah Sakit di Sulsel

KabarMakassar.com — Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyerahkan 2.000 buah Alat Pelindung Diri (APD) dan fasilitas kesehatan, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk 11 Rumah Sakit (RS) rujukan maupun penyangga penanganan Covid-19 di Sulsel, Rabu (25/3).

11 RS di Sulsel yang mendapat bantuan APD dari BNPB tersebut yakni: RST Pelamonia, RSUP Wahidin Sudirohusodo, RSUD Maros, RS UNHAS, RS DR Tajudin, RS Labuang Baji, RSUD Sinjai, RSUD Lakipadada Toraja, RST Parepare, dan RS Bhayangkara.

Pangdam Hasanuddin mengatakan dengan adanya bantuan APD ini dapat membantu para petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Insya Allah ini bisa membantu petugas-petugas kesehatan kita yang saat ini berada di garda terdepan,” kata Sumangerukka, saat menyerahkan bantuan tersebut kepada empat perwakilan RS di halaman RS Pelamonia Makassar.

“Karena salah satu tantangan, baik dari para petugas kita adalah memastikan mereka tidak terpapar. Sehingga alat-alat ini menjadi sangat penting. Oleh karena itu manfaatkan dengan baik alat pelindung ini khususnya para petugas medis, alat ini akan diperoleh secara bertahap,” sambungnya.

Terpisah, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku bersyukur APD bantuan dari BNPB ini telah tiba dan bisa langsung dibagikan ke sejumlah RS yang telah ditunjuk sebagai RS rujukan maupun penyangga penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah, hari ini telah tiba APD sebanyak 2.000 buah, dan langsung dibagikan ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Nurdin memastikan, distribusi APD ini ditangani langsung petugas medis, jajaran Pemprov Sulsel dan anggota TNI-Polri yang turut membantu sebagai bentuk kolaborasi untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah Sulsel.

“Semoga dengan adanya APD ini dapat memudahkan kerja para petugas medis kita, dan kita doakan semoga mereka semua diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujarnya.

Berikut bantuan APD yang akan diterima kepada Rumkit rujukan penanganan covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara:

a. Wilayah Sulawesi Selatan
1) RST Pelamonia 10 koli/500 pcs
2) RSUP Wahidin Sudirohusodo 5 koli /250 pcs
3) RS Bhayangkara 2 koli/100 pcs
4) RSUD Maros 2 koli/100 pcs
5) RS UNHAS 1 koli/50 pcs
6) RS. Dr. Tajudin Chalid 1 koli/50 pcs
7) RSUD Labuang Baji 1 koli/50 pcs
8) RSUD Sinjai 1 koli/50 pcs
9) RSUD Lakipadada Toraja 1 koli/50 pcs
10) RST Parepare 1 koli/50 pcs
11) RST Bone 1 koli/50 pcs

b. Wilayah Sulawesi Barat
1) RSUD Mamuju 2 koli/100 pcs

c. Wilayah Sulawesi Tenggara
1) RST Kendari 2 koli/100 pcs
2) RSU Bahteramas 2 koli/100 pcs

Kowari dan Forwag Serahkan Bantuan APD ke RSUD Syekh Yusuf

KabarMakassar.com – Komunitas Wartawan Kriminal (Kowari) dan Forum Komunikasi Wartawan Koordinatoriat Pemkab Gowa (Forwag) melakukan aksi peduli dalam bentuk penyerahan bantuan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga media di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa yang menangani pasien atau kasus Covid-19.

Penyerahan bantuan APD berupa masker, sarung tangan plastik, pelindung kepala, kacamata, mantel pelindung badan untuk parqa tenaga medis di RSUD Syekh Yusuf ini dilakukan Saribulan selaku Koordinator Kowari dan Forwag, didampingi sejumlah jurnalis media online dan media elektronik (televisi) kepada Direktur RSUD Syekh Yusuf, Selasa (24/3).

Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Salahuddin, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan para jurnalis dalam kondisi merebaknya Covid-19 ini.

Terlebih, kata dia, dengan adanya peristiwa Covid-19 ini, APD memang sangat diperlukan oleh para tenaga medis.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari mitra kita yakni dari beberapa media atas bantuan APD kepada rumah sakit. Saya menganggap hal ini adalah sesuatu yang luar biasa. Kami tidak melihat berapa jumlah dari yang diberikan, tapi kita lihat dari partisipasinya memberikan semangat dan support bagi kami semua,” tutur Salahuddin.

“Mudah-mudahan APD yang diberikan ini dapat kami manfaatkan untuk kami di rumah sakit,” tambahnya.

Menurut Salahuddin, saat ini sangat sulit untuk memesan APD. Apalagi, semua rumah sakit menghadapi hal sama (kekurangan APD). Sehingga bantuan-bantuan dari pihak luar termasuk dari para awak media ini sangat bermanfaat buat tenaga medis di RSUD Syekh Yusuf.

“Bantuan ini memberikan motivasi bagi kami untuk kami lebih giat melaksanakan pelayanan di rumah sakit. Mudah-mudahan persediaan APD kami selama satu bulan ini cukup untuk kami bisa gunakan, dan kami sekarang selalu diminta untuk lebih proaktif lagi oleh Pak Bupati Gowa untuk menjaga ketersediaan APD di Gowa,” ungkapnya.

Salahuddin menerangkan, pasca Presiden RI mengumumkan darurat nasional, maka semenjak itu managemen RSUD Syekh Yusuf Gowa sudah membentuk tim untuk kesiapsiagaan.

“Kesiapsiagaan ini telah kita lakukan meskipun ada beberapa rumah sakit yang ditunjuk sebagai rujukan, sehingga kalau ada kasus-kasus yang kami curugai, maka kami segera lakukan rujukan,” ujarnya.

Sementara, Koordinator Kowari dan Forwag, Saribulan juga mengaku, para jurnalis juga merasa wajib membantu pemerintah khususnya jajaran tenaga medis dalam penanganan Covid -19 ini.

“Selain kami berperan memerangi berita-berita hoax, kami juga mencoba menyalurkan kepedulian kami dengan memberikan APD kepada tim medis. Bantuan yang kami berikan ini tidak seberapa, namun niat kami yang ikhlas itu yang utama,” kata Saribulan.

Selain ke RSUD Syekh Yusuf, lanjut Saribulan, bantuan yang sama juga akan diberikan ke salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Makassar.

“Kami menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pada donatur yang berpartisipasi pada gerakan kepedulian kami. Semoga apa yang kita lakukan secara ikhlas ini bernilai ibadah,” tuturnya.

Saribulan menambahkan, selain memberikan bantuan APD untuk tenaga medis, Kowari dan Forwag juga berencana untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian hand sanitizer kepada masyarakat.