Melayat ke Solo, Amran Sulaiman Kenang Pesan Almarhumah Ibunda Jokowi

KabarMakassar.com — Menteri Pertanian RI periode 2014-2019, Andi Amran Sulaiman melayat ke rumah duka almarhumah Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, di Solo, Kamis (26/3) pagi.

Saat memasuki rumah duka, Andi Amran Sulaiman beriringan bersamaan dengan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti.

Diketahui, Andi Amran Sulaiman memang termasuk tokoh yang dekat dengan Ibunda Jokowi. Menurut Andi Amran, ada satu pesan almarhumah yang selalu diucapkannya setiap kali bertemu.

“Ini pesan almarhumah yang sangat menyentuh hati setiap saya bertemu dengan beliau semasa hidup. Beliau selalu bilang, bila ada yang menfitnah kamu, doakan,” kenang Andi Amran.

Setelah melayat ke rumah duka di Solo, Andi Amran Sulaiman pun langsung kembali ke Makassar dengan pesawat pribadi.

Ketua Umum DEIT Bertemu Andi Amran Sulaiman

KabarMakassar.com — Ketua Umum Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) Annar Salahuddin Sampetoding bertemu mantan menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Makassar, Kamis (16/01/2020).

Annar bertemu dengan Andi Amran Sulaiman di AAS Building, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kota Makassar, Sulsel, bersama rombongan DEIT.

Pertemuan ini sendiri, berlangsung dalam suasana keakraban, maklum dua tokoh nasional dari timur ini adalah sahabat lama.

“Pertemuan ini hanya silaturahmi biasa saja. Pak Amran adalah sahabat yang terus diberi dukungan,” kata Annar Salahuddin Sampetoding kepada wartawan di Makassar, usai pertemuan.

Annar mengatakan, ia bertemu Amran memperkenalkan DEIT sekaligus mengajaknya memberi masukan-masukan buat kemajuan ekonomi Indonesia Timur.

Andi Amran Sulaiman mengatakan, ia menyambut baik kehadiran DEIT, dan berharap DEIT bisa memberi kontribusi nyata bagi ekonomi Indonesia, khususnya Indonesia Timur.

“Masa depan Indonesia itu ada di timur Indonesia, resources ada di timur. Itu yang harus dimanfaatkan,” katanya.

Andi Amran juga menyatakan, siap berkolaborasi dengan DEIT dan akan bekerjasama dalam membangun kawasan timur.

Selain berdiskusi, mantan menteri yang dikenal melawan mafia impor ini juga mengajak pengurus DEIT meninjau gedungnya yang ia bangun di Makassar.